Friday, April 10, 2015

Mengapa Serang Yaman, bukan Israel ? ! Untuk Orang Dungu ( Ahmaq ) dan Bodoh ( Jaahil ) Baca Artikel Ini !

Jika ada yang bertanya:

"Kenapa Raja Salman Saudi beserta koalisinya justru menyerang Yaman dan tidak mengarahkan pesawat-pesawatnya untuk membebaskan Palestina?"


Maka jawabannya adalah KISAH SHALAHUDDIN AL-AYYUBI berikut ini:

Ketika Shalahuddin al-Ayyubi memutuskan untuk menghancurkan kaum Syiah Rafidhah dan Daulah al-'Ubaidiyyah di Mesir, ada bertanya:
"Mengapa Anda memerangi kaum Syiah Rafidhah dan Daulah al-'Ubaidiyyah di Mesir, tapi membiarkan kaum Romawi Salibis (Kristen) menguasai Baitul Maqdis dan wilayah Palestina?"

Shalahuddin al-Ayyubi menjawab: "Aku tidak akan memerangi kaum Salibis lalu membiarkan 'punggung'ku tersingkap di hadapan kaum Syiah!"

Maka beliau pun membasmi Daulah Syiah al-'Ubaidiyah di Mesir, Maghrib dan Syam. Setelah itu, beliau pun memimpin penaklukan kembali Baitul Maqdis, membersihkan Masjid al-Aqsha dari kenistaan kaum Salibis dan mengembalikan Palestina ke pangkuan umat Islam.
(Lihat: Kitab Sejarah al-Bidayah wa al-Nihayah oleh Imam Ibnu Katsir)
*berdasarkan status fb Syekh Abdullah al-Ramadhany
http://www.pkspiyungan.org/2015/03/kenapa-raja-salman-tidak-serang-israel.html

Artikel terkait :
Sikap Panglima Shalāhuddin Al-Ayyubi Terhadap Syiah
http://lamurkha.blogspot.com/2015/03/ikap-panglima-shalahuddin-al-ayyubi.html

Dr Solah al-Khalidi: 'Mengapa Majusi Iran Lebih Berbahaya Dibanding Yahudi?'
                                     
Dr Solah Abdul Fattah al-Khalidi (الدكتور صلاح عبدالفتاح الخالدي) , seorang ulama Tafsir pergerakan dari Palestina, dalam pernyataan yang disampaikan di laman facebooknya, Ahad (29/3/2015), menyatakan bahwa majusi Iran lebih berbahaya daripada zionis Israel.
لماذا المجوس أخطر من
اليهود؟؟
(Mengapa Majusi lebih berbahaya dibandingkan Yahudi?). Dr Solah Abdul Fattah al-Khalidi menyatakan:

1. Wilayah kita yang sedang terjajah berada diantara dua musuh: pertama Yahudi di barat, dan yang kedua Majusi Persia (Iran) di timur.
2. Dua musuh tersebut sama-sama keji dan berbahaya, namun musuh kita di timur (Majusi) lebih berbahaya dibanding musuh kita di barat (Yahudi).
3. Mungkin sebagian orang agak aneh kemudian bertanya, mengapa Majusi lebih berbahaya dibanding Yahudi?
4. Jawabannya sangat sederhana: keberadaan Yahudi di tanah Palestina sangat jelas ketidak absahannya, tidak ada satupun alasan yang membenarkannya, umur Yahudi di tanah Palestina tinggal menunggu waktu, dan juga sangat mudah untuk mengusir mereka dari tanah Palestina. Penjajahan Yahudi ini akan berakhir sebantar lagi dengan izin Allah, karena tidak ada alasan logis apapun bagi Yahudi untuk terus bertahan di tanah Palestina.
5. Adapun Majusi merupakan bahaya besar, itu sudah berakar lama baik ditinjau dari sejarah, agama dan sentimen negatif mereka terhadap Islam.
6. Majusi ingin kembali mengulang masa keemasan Persia masa lalu, sekaligus ingin melenyapkan Islam yang dulu sudah menghancurkan imperium Persia.
7. Dan mereka juga ingin mewujudkan mimpi-mimpi kelompok Syiah dari zaman dulu, yang ingin membangun imperium Syiah sebagai awal berdirinya Daulah Al-mahdi.
8. Dan juga Majusi ingin melenyapkan muslim Sunni yang saat ini memimpin kawasan (timteng).
9. Karena alasan tersebut musuh Majusi lebih berbahaya dibanding Yahudi, mereka memiliki alasan lebih kuat untuk menghancurkan umat Islam dibanding dengan alasan yang dimiliki Yahudi.
Demikian 9 poin yang disampaikan Dr Solah al-Khalidi.
Olehkarenanya, hancurnya semua basis majusi syiah di semua negara Arab; Iraq, Suria, Yaman, dan Lebanon, akan membuka jalan luas untuk mengeyahkan majusi Iran dari muka bumi.
Karena itu, inilah pekerjaan rumah yang besar yang harus diselesaikan oleh umat Islam lebih dahulu sebelum membebaskan Palestina dan mengakhiri hegomoni Amerika di Timur Tengah.
Untuk mengetahui Profil Dr Solah Abdul Fattah al-Khalidi silahkan buka sumber dibawah ini :

Keheranan HTI Terhadap Saudi, Kenapa Bukan Israel Yang Diserang? Ini Jawabannya..
Mengapa Saudi tidak Menyerang Israel?

                                                      ngawurnya HTI 
Tanya: HTI juga mempertanyakan kenapa arab saudi tidak membantu palestina pada saat dibombardir israel. Nah mereka menganggap ada udang dibalik batu ketika arab saudi tiba-tiba menggempur houti di yaman
Jawab: Dalam berperang, harus memperhatikan tingkat kekuatan dan kemaslahatan. Serampangan, hanya merugikan banyak orang.
Dua alasan kuat Saudi menyerang Houthi:
1. Mendapat mandat dari presiden Yaman,sehingga legal secara hukum
2. Memungkinkan untuk meringkus habis Syiah Houthi, dengan meminimalkan korban dari kaum muslimin.
Artinya, secara perhitungan pasti menang.
Allah perintahkan kita untuk memperhitungkan kekuatan kaum muslimin dan musuh, ketika berperang.
وَأَعِدُّوا لَهُمْ مَا اسْتَطَعْتُمْ مِنْ قُوَّةٍ
Persiapkanlah kekuatan untuk menghadapi mereka.Allah juga berfirman,
أَلَمْ تَرَ إِلَى الَّذِينَ قِيلَ لَهُمْ كُفُّوا أَيْدِيَكُمْ وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآَتُوا الزَّكَاةَ فَلَمَّا كُتِبَ عَلَيْهِمُ الْقِتَالُ إِذَا فَرِيقٌ مِنْهُمْ يَخْشَوْنَ النَّاسَ كَخَشْيَةِ اللَّهِ أَوْ أَشَدَّ خَشْيَةً
Tidakkah kamu perhatikan orang-orang yang dikatakan kepada mereka: “Tahanlah tanganmu (dari berperang), dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat!”
Setelah diwajibkan kepada mereka berperang, tiba-tiba sebahagian dari mereka (golongan munafik) takut kepada manusia (musuh), seperti takutnya kepada Allah, bahkan lebih sangat dari itu takutnya
Karena itu, kaum muslimin ketika lemah, mereka dilarang berjihad. Ini bunuh diri, bukan jihad.
Beda Houthi, beda Israel.. Israel itu kepentingan negara barat. Dia tidak sendirian. Benar, rakyat palestina telah meminta bantuan agar masalah mereka diselesaikan.
Apakah menurut anda negara teluk tinggal diam?Jika ini yg ada di benak anda, berarti anda suudzan dengan mereka. Menganggap mereka tidak memiliki kepedulian.
Barangkali anda perlu ingat, perang Nakbah 1948. Ketika Saudi, Mesir, Yordan, Iraq, Suriah, dan Lebanon, semua bersatu utk mengusir Israel dari Palestina.
Anda tahu berapa korbannya? – Orang palestinasekitar 15 ribu – Tentara arab sekitar 7 ribu – Tentara Israel hanya 6.300an Wilayah Israel yang sebelumnya hanya 8,8%.
                                                                                                       
                                sebelum perangPasca perang nakbah, wilayah mereka meluas menjadi 78%.
                                            setelah perang
Perang, bagi Israel adalah kesempatan meluaskan wilayah mereka.
Apa yang bisa anda bayangkan, ketika Saudi secara tiba-tiba menyerang Israel?
Mungkin semua negara barat akan turut membantu Israel. Karena Saudi dianggap menyalahi piagam PBB, sehingga mereka punya alasan untuk menyerang kaum muslimin.
Kaum muslimin sudah siap? atau justru bunuh diri?Bisa jadi mereka akan mengebom Mekah dan Madinah.
Tinggal hitung berapa korbannya?
sumber : https://www.facebook.com/moslem.channel/posts/10153236029665680
Berpikirlah wahai HIZBUT TAHRIR INDONESIA,.. jangan sembarangan menuduh saudi,.. Apa kiprah anda terhadap PALESTINA, sebagai negeri yang dekat dengan tempat lahirnya gerakan HIZBUT TAHRIR ini??
Apa kiprah HTI di indonesia? Anda hanya bisa koar-koar berteriak tentang KHILAFAH, tapi saat bersamaan kalian MENGINJAK-INJAK SYARIAH yanga mulia.
Demontsrasi HARAM dalam islam, Musik HARAM hukumnya dalam islam,. Tapi dalam acara-acara tablig akbar kalian, sering kali nangkring alat band,.alat musik, persis seperti alat musik yang ada dikebaktian gereja,… KHILAFAH model apa yang akan kalian usung???

Kurang Puas ??? Anda Baca Artikel dibawah ini sambil Qahwa 



Raja Salman: Selesai Yaman, Palestina dan Suriah Selanjutnya
MONDAY, MARCH 30, 2015
Raja Salman: Urusan Palestina tetap menjadi hal terpenting bagi kami, sebagaimana sikap Saudi untuk terus memperjuangkan kemerdekaan bangsa Palestina serta menjadikan kota Al-Quds yang mulia
Kondisi Terbaru Yamam-Agresi Koalisi Arab Saudi: Pelayan Dua Tanah Suci Raja Salman bin Abdul Aziz menegaskan bahwa operasi militer gabungan Dewan Kerja Sama Negara-Negara Arab Teluk (GCC) bertajuk “Aashifatul Hazm” (Badai Penghancur) menumpas pemberontak Syiah Al Hautsi (Syiah Al Houthi) di Yaman akan terus berlanjut sampai mengembalikan pemerintahn Yaman dalam keadaan aman dan pemerintahannya sesuai syar’i.
Hal tersebut disampaikan Raja Salman dalam sambutannya pada pembukaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Liga Arab ke-26 di kota Syarm el-Syeikh, Mesir, Sabtu (28/03/2015) kemarin.
 “Kami tegaskan bahwa operasi militer “Badai Penghancur” akan terus berlanjut sampai mencapai targetnya, yaitu memberikan rasa aman kepada Yaman, dengan izin Allah Ta’ala,” ujar Raja Salman seperti dikutip alriyadh.com.
Raja Salman menjelaskan idiologi dan latar belakang diberlakukannya operasi militer terhadap Pemberontak Syiah Al Hautsi di Yaman.
Usai membahas masalah terorisme pemberontak Syiah Al Hautsi di Yaman, Raja Salman juga menyegarkan ingatan umat Islam agar tidak lupa masalah umat Islam di tanah Syam, khususnya Palestina dan Suriah.
 “Sesungguhnya urusan Palestina tetap menjadi hal terpenting bagi kami, sebagaimana sikap Arab Saudi terhadap masalah ini dari dahulu untuk terus memperjuangkan kemerdekaan bangsa Palestina dan berdirinya negara Palestina yang berdaulat serta menjadikan kota Al-Quds yang mulia sebagai ibu kotanya. Hal ini sejalan dengan keputusan Resolusi Legitimasi Internasional dan Inisiatif Perdamaian Arab tahun 2002, keputusan ini disambut hangat oleh Dunia Internasional tetapi Israel merasa tidak mengetahuinya,” tegas Raja Salman dalam sambutannya.
“Arab Saudi melihat bahwa telah tiba saatnya untuk menyadarkan kembali dunia internasional tentang kewajiban mereka untuk menjalankan keputusan Dewan Keamanan Inisiatif Perdamaian Arab,” lanjutnya.
Krisis Suriah tidak terlupakan dan menjadi perhatian penting Raja Salman dalam KTT Liga Arab. Dalam sambutannya, Raja Salman menyampaikan keprihatinan dan kesedihan mendalam terhadap kedzaliman yang terjadi di Suriah.
 “Krisis Suriah masih berputar pada tempatnya, penderitaan dan rasa sakit masih dirasakan rakyat Suriah akibat ulah sistem pemerintahan yang membombardir desa-desa dan kota-kota dari  udara dengan gas beracun dan bom peledak, sistem yang masih menolak semua upaya regional dan internasional untuk solusi damai,” kata Raja Salman.
 “Setiap upaya untuk mengakhiri tragedi Suriah harus berpegang pada keputusan pertama Konferensi Jenewa, kita tidak bisa membayangkan partisipasi dari tangan-tangan mereka yang diwarnai darah rakyat Suriah untuk menentukan masa depan Suriah,” kata Raja Salman memberi isyarat bahwa Suriah hanya mengharapkan partisipasi dari saudaranya seiman untuk bangkit kembali.
Di samping membahas politik dan keamanan kekinian di atas, Pelayan Dua Tanah Suci juga membahas masalah ekonomi, senjata nuklir dan senjata pemusnah massal.
Raja Salman juga mengatakan, alasan serangan militer ke Yaman adalah permintaan Presiden Yaman Abdrabuh Mansur Hadi yang meminta bantuan Negara-negara Arab pasca ‘kudeta’ dan tekanan kelompok pemberontak Al-Hautsi.
Sumber : 
http://www.hidayatullah.com/berita/internasional/read/2015/03/29/67471/raja-salman-operasi-militer-ke-yaman-berlanjut-palestina-dan-suriah-babak-selanjutnya.html#.VSjUVfmUcXc


Related Articles

Syiah Houthi, Yaman dan Uppercut Lengan Kanan
Syiah Houthi, Yaman dan Uppercut Lengan Kanan (Bagian Kedua)
Iran Dan Politik Standar Ganda Di Yaman
Mengapa Syiah Houtsi di Yaman Diperangi? Ini Alasannya
MUI, Ormas Islam, Imam Masjid Istiqlal Ali Musthafa Ya'qub Dukung Serangan Arab Saudi ke Yaman ( Insya Allah )
Hanya Kurang Dari 20% Wilayah Yaman Yang Masih Dikuasai Syi’ah Houthi ( 8 Bulan Lalu 80 %, Keberhasilan Luar Biasa ). Persengkokolan Iran Dan Syiah Houthi Di Yaman Pasti Akan Berakhir. Raja Salman : Palestina Dan Suriah Babak Selanjutnya
Alhamdullilah, Subhanallah...Serangan Saudi di Yaman ( hancurkan kafir Syi'ah ) Atas Perintah Raja Salman ( semoga Allah memuliakannya )
Yaman, Arab Saudi dan Ambisi Hutsiyin Kuasai Mekkah-Madinah
Kenapa Hautsi Bisa Kuasai Yaman?
Shan’a, Benteng Terakhir Pemberontak Khoutsi Yaman Telah Terkoyak ( Segera Jatuh, Insya Allah )
Standar Ganda Iran: Antara Yaman dan Suriah [ Kedustaan Rafidhah dan Dendam Majusi ]
Penyerangan Saudi Demi Membela Kebenaran, Bukan Ambisi Dunia,.. Tapi Demi Menyelamatkan Yaman Dari Syiah Laknatullah
Mengenal Kejahatan Syiah Hutsi di Yaman
Keutamaan Yaman (Dari Manakah Fitnah itu Datang?)
Belajar Dari Tragedi Yaman
Khotbah Imam Masjidil Haram Sudais Ini Membuat Syi'ah dan Barat Gentar
Ancaman Keji Syiah ( Yaman/Iran ) Serang Mekkah di Abad 20 !!!
Arab Berupaya Akhiri “Petualangan” Iran di Yaman
Pemberontak Hutsy di Yaman Hanyalah Kuda Tunggangan Iran!!
Karena Yaman Tak Seperti Lebanon
Siapa Pemberontak Syiah Hautsi Yang Diperangi Koalisi Negara Arab?
Dari Suriah Untuk Yaman: Syiah Tidak Akan Mengalahkan Umat Islam
Kebohongan ( taqiyah ) Syi’ah Rafidhi dari Ayatullah Al-'Udhma, Menteri Luar Negeri, Presiden hingga Jendral-jendral di Garda revulusi “Tidak Terlibat Pembrontakan di Yaman” ternyata Terkuak ! Inilah Tipikal Syiah, Lebih Keji dari Yahudi !
Update Perang Yaman, Membendung Hegemoni Syiah Iran di Timteng
Demi Ambisi Mempersaudarakan Syiah Kepada Ahlussunnah Indonesia, Sang Mufti Tidak Menjelaskan Fakta Kongkalikong Pemberontak Syiah Yaman-Ali Abdullah Saleh Dengan Jaringan Teroris Al Qaeda (Mempertanyakan Kejujuran Mufti Al Azhar & Mufti Syiah Lebanon)
Renungan untuk Ahlu Sunnah, menyikapi Tragedi yaman..
Dubes Saudi : Syiah Houthi Lebih Kejam dari ISIS dan Al-Qaeda, Lebih Banyak Membunuh
Alwi Shihab ar Rafidhi : Iran dan Indonesia Siapkan “Islam yang Benar dan Moderat ” ? !
Alasan Saudi Berantas Syi'ah Yaman ? Rencana Busuk Iran Mengganggu Negeri Ahlus sunnah.
PERINGATAN KERAS MUFTI SAUDI ARABIA KEPADA PENDUDUK YAMAN
Mengapa Sang Mufti Tidak Jujur? ( Propaganda Mufti Al-Azhar*Mufti Syiah Lebanon & Rahasia Besar Akar Peta Konflik Yaman Yang Tak Diungkapnya)