Saturday, January 16, 2016

Selamanya Iran Pecundang, Lewat Video Ini Syiah Bermimpi Hancurkan Arab Saudi Dalam Hitungan Hari ?! “Ya Allah, Robeklah (Hancurkanlah) Kerajaan Persia.” (HR. Baihaqi)

Mukjizat sabda Rasulullah, Iran tak pernah menang perang
Suasana pemakaman mayat tentara Rafidhah dari Iran

Mukjizat sabda Rasulullah, Iran tak pernah menang perang

Iran, negara dengan penganut Syiah terbesar, tidak pernah tercatat dalam buku-buku sejarah manapun sebagai pemenang dalam sebuah peperangan. Ternyata hal ini telah dikabarkan kepada kita jauh-jauh hari oleh Rasulullah melalui sabdanya.

Rasulullah pernah menyampaikan bahwasanya tidak akan mungkin ada kemenangan utuh bagi Iran. Maka sampai saat ini, tidak ada peperangan manapun yang dipimpin oleh Iran.

Terkait hal ini, da’i muda yang gencar membongkar kesesatan dan kekufuran Syiah, Ustadz Muhammad Abdurrahman Al Amiry, kembali menyampaikan pemikirannya kepada kaum Muslimin Indonesia mengenai peran Iran dalam menghancurkan kaum Muslimin.

Da’i yang dikenal dengan sapaan Abu Umar Al Amiry ini juga menegaskan bahwa Iran berada dibalik orang-orang tertentu dalam menghancurkan kaum Muslimin Indonesia. Menurutnya, orang-orang itu memang belum terlihat oleh sebagian orang, namun orang-orang cerdas akan melihatnya.

Bagaimana Iran yang tak pernah menang perang itu berupaya menghancurkan kaum Muslimin? Berikut tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Muhammad Abdurrahman Al Amiry dalam situs alamiry.net pada Rabu (4/11/2015) tersebut.
***
Mari berpikir…

Iran tidak pernah tercatat dalam buku-buku sejarah manapun sebagai pemenang dalam sebuah peperangan

Mengapa?

Karena Nabi Muhammad tidak pernah mendoakan kehancuran untuk raja manapun kecuali Raja Persia.

Beliau bersabda:

اللهم مزق ملكه
“Ya Allah, robekkanlah Kerajaan Persia.” (HR. Baihaqi)

Ketika Raja Persia telah runtuh, maka tidak akan ada Raja Persia selanjutnya.

Rasulullah bersabda:

إِذَا هَلَكَ كِسْرَى فَلاَ كِسْرَى بَعْدَهُ
“Jika Raja Persia telah runtuh, maka tidak akan mungkin ada Kerajaan Persia selanjutnya.” (HR. Bukhari Muslim)

Lihat, Nabi telah memberi kabar untuk kita di jauh-jauh hari bahwasanya tidak akan mungkin ada kemenangan utuh bagi Iran.

Maka sampai saat ini, tidak ada peperangan manapun yang dipimpin oleh Iran, bahwa mereka akan menang, tidak akan ada…

Lantas bagaimana Iran menghancurkan Ummat Islam?

Iran memiliki cara lain, mereka tahu, bahwa mereka tidak akan menang dalam peperangan jika mereka yang memimpin peperangan tersebut, karena telah ada kabar dari Rasulullah akan hal itu.

Maka mereka memerangi kaum Muslimin dari belakang…

Lihat, peperangan di Suriah. Iran ikut menghancurkan kaum Muslimin dari belakang Nushairiyyah yang dipimpin oleh Bashar Asad…

Lihat, di Libanon. Iran ikut menghancurkan kaum Muslimin dari belakang “Hizbullah” yang dipimpin oleh Hasan Nasrullah…

Lihat peperangan di Yaman. Iran ikut menghancurkan kaum Muslimin dari belakang Hutsiyyah…

Apa yang ingin dipetik dari penggalan singkat ini?

Saya ingin memberikan sebuah pikiran untuk kaum Muslimin, bahwa:

“Begitu pula dengan Indonesia. Iran berada di balik orang-orang tertentu dalam menghancurkan kaum Muslimin Indonesia. Mereka memang belum terlihat oleh sebagian orang, namun orang-orang cerdas akan melihatnya.”

Sehingga kalau kaum Muslimin Indonesia ingin mencari keamanan melalui Iran, maka bergembiralah bahwa mereka sudah menyalakan bom waktu yang akan menghancurkan mereka sendiri…(banan/arrahmah.com)


Sejarah Mencatat Iran Tak Pernah Menang Lawan Siapapun. Perang cyber antara Islam v.s Syiah di dunia maya semakin panas, setelah pendukung Syiah Iran baru-baru ini mengunggah sebuah video yang memperlihatkan bagaimana cara mengalahkan negara Sunni tersebut dalam hitungan hari.
Dalam video dengan judul “Gulf War 2” memperlihatkan Syiah Iran dapat dengan mudah menjangkau tempat-tempat strategis di Kerajaan Arab Saudi, baik ladang minyak, pusat pertahanan udara Saudi “Base Militer Malik Khalid” dengan rudal balistik.

Tidak hanya sampai disana, di video berdurasi 5 menit tersebut juga memperlihatkan ke ikutsertaan kelompok pemberontak Syiah Houthi di Yaman yang turut menghujani wilayah Kerajaan Arab Saudi dengan rudal balistik.


Catatan:
Di antara berita masa depan, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menceritakan tentang perjuangan umatnya di masa depan dan memastikan kemenangan mereka. Berkata Abu Hurairah ra. bahwa Rasulullah SAW bersabda:
Kerajaan Persia akan hancur, dan takkan ada lagi Raja Persia setelahnya. Kekaisaran Romawi juga akan hancur, dan tak ada lagi Kaisar Romawi setelahnya. Kalian akan membagi harta simpanan mereka di jalan Allah. Karena itu, perang adalah tipu daya.” (HR Bukhari dan Muslim)

Lihat, Nabi shallallahu alaihi wa sallam telah memberi kabar untuk kita di jauh-jauh hari bahwasanya tidak akan mungkin ada kemenangan utuh bagi Iran

Maka sampai saat ini, tidak ada peperangan manapun yang dipimpin oleh Iran, bahwa mereka akan menang, Tidak akan ada...

Lantas bagaimana Iran menghancurkan ummat islam?

Iran memiliki cara lain, mereka tahu, bahwa mereka tidak akan menang dalam peperangan jika mereka yang memimpin peperangan tersebut, karena telah ada kabar dari Rasulullah akan hal itu

Maka Syiah memerangi kaum muslimin dari belakang...
Bukti:

1.Lihat, peperangan di Suriah.. Iran ikut menghancurkan kaum muslimin dari belakang Nushairiyyah yang dipimpin oleh Bashar Asad...
2.Lihat, di Libanon.. Iran ikut menghancurkan kaum muslimin dari belakang Hizbullat yang dipimpin oleh Hasan Nasrullah...
3.Lihat peperangan di Yaman.. Iran ikut menghancurkan kaum muslimin dari belakang Hutsiyyah...

# Apa yang ingin dipetik dari penggalan singkat ini?

Saya ingin memberikan sebuah pikiran untuk kaum muslimin, bahwa,

“Begitu pula dengan Indonesia. Iran berada dibalik orang-orang tertentu dalam menghancurkan kaum muslimin Indonesia. Mereka memang belum terlihat oleh sebagian orang, namun orang-orang cerdas akan melihatnya”




Sumber: eramuslim.com, syiahindonesia.com