Friday, February 19, 2016

Latihan Gabungan 20 Negara Arab Sinyal Deklarasi Perang Islam VS Syiah

Sinyal Deklarasi Perang Islam VS Syiah

Kondisi Terbaru Suriah 2016: Riyadh – Latihan gabungan 20 negara termasuk Arab Saudi memberikan sinyal kepada Iran bahwa negara Arab telah bersatu. Hal ini juga sebagai pesan bahwa Kerajaan Saudi tidak akan menjadi pengamat pasif dalam menanggapi konflik Suriah dengan campur tangan Iran di dalamnya.

Sebagaimana dikutip dari Arabnews, Rabu (17/02), komentar tersebut disampaikan seorang analis politik, Hamdan Al-Shehri menanggapi latihan gabungan yang melibatkan negara-negara Arab. Menurut sumber tidak resmi, sekitar 350.000 tentara, 2.540 pesawat tempur, 20.000 tank, dan 460 helikopter ikut berpartisipasi dalam latihan militer tersebut.

“Manuver militer ini merupakan pesan yang kuat bagi Iran, dimana sebagai usaha untuk menyatukan kekuatan militer dari negara-negara Arab dan Islam. Ini adalah manuver nyata pertama setelah Kerajaan mengumumkan pembentukan aliansi Islam 34 negara dalam melawan terorisme Desember lalu,” katanya.

Latihan militer tersebut, menurutnya, juga bertujuan untuk menyampaikan pesan langsung pada sejumlah regional di tingkat internasional. Dan langkah memilih tempat latihan di utara Saudi yang berdekatan dengan Irak, Iran dan Suriah merupakan langkah strategis untuk menyampaikan pesan pada Iran.

Sebagai bentuk perhatian terhadap perang Suriah, Arab Saudi juga telah menyatakan kesiapannya untuk mengirimkan pasukan karena lambannya pihak internasional dalam menghentikan pertikaian.

Pihak Kerajaan Saudi sendiri telah menyatakan melalui akun Twitter @DiraAlwatan, akan memback-up latihan gabungan yang dilakukan bersama 20 negara tersebut. Sementara itu, pasukan tempur Emirat juga dilaporkan telah tiba di kota Raja Khalid di Hafr Al-Bathin pada Senin malam.

Perlu diketahui, negara-negara yang terlibat dalam latihan militer itu diantaranya adalah Saudi Arabia, UAE, Jordan, Bahrain, Senegal, Sudan, Kuwait, Maladewa, Maroko, Pakistan, Chad, Tunis, Djibouti, Komoro, Oman, Qatar, Malaysia, Mesir, Mauritania, Mauritius. ( Indonesia ? )
Sumber: Kiblat.net