Tuesday, January 5, 2016

Pemimpin Rezim MajuSyiah Barbar Iran , Ayatosyaithon Ali Khamenei Merupakan Corong ( lebih keji ) Iblis

CVawD2aWIAI-Pdz

Semua kebarbaran/kekejian majusyiah Iran terhadap ahlus sunnah iran atas sepengetahuan Ali Khamenei ( sebelumnya Khomeini )!
Baca artikel sebelumnya :
Astaghfirullah, Khamenei Berbuat Cabul Kepada Anak Kecil Didepan Publik (Video 18+)
Syaikh Aidh Al-Qarny : Semoga Allah Menghitamkan Wajahmu Wahai Khamenei
Darurat Syiah, Ayatollah Ali Khamenei Tegaskan Iran Akan Ikut Campur Tangan Urusan Dunia Arab [ Terkuak Ekspansionis Syiah ]
Khamene’i Bersekongkol dalam ledakkan Masjid Sunni Di Iran Juga Perusak negeri Yaman !
Pernyataan ( kamuflase ) Penasehat Tertinggi Republik Iran
“Jika Teheran Berani Tembakkan Satu Peluru Saja, Maka Kami Akan Membuat Dunia Menyatakan, ‘Di Sini Pernah Ada Teheran!’,” Respon Menteri Dalam Negeri Saudi Terhadap Gertakan Jendral Pembual Iran.
Gawat, Penasehat Khamenei: Lumuri Ka’bah Dengan Darah Agar Imam Mahdi Muncul!
Pergantian Bos Dinasti Syiah Iran Terancam Ribut

Pemimpin Rezim Syiah Iran Merupakan Corong Iblis

January 5, 2016
Lagi dan lagi, pemimpin tertinggi Iran, Ayatollatt Ali Khamenei, menuduh Amerika Serikat (AS) mengobarkan perpecahan antara Sunni dan Syiah sebagai bagian dari keseluruhan “plot” melawan dunia Islam.
Pada hari Selasa (29/12), Khamenei mengatakan dihadapan pertemuan duta besar dari negara-negara Muslim bahwa “Inggris memiliki catatan menabur perselisihan dan sponsor perang antara Syiah dan Sunni dan Inggris sangat ahli dalam hal itu.”
“Namun, taktik Amerika saat ini bahkan lebih berbahaya. Mendukung satu sekte terhadap yang lain, mereka menentang esensi Islam dan mengarahkan permusuhan mereka pada Islam” lanjut Khamenei.
Khamenei menambahkan bahwa “sayangnya musuh sudah berhasil sampai batas tertentu dalam tujuannya untuk menciptakan perang internal di antara umat Islam.”
“Para pejabat Incumbent AS menentang Islam pada prinsipnya dan mereka berusaha untuk menabur perselisihan di kalangan umat Islam” kata Khamenei sambil menambahkan “mereka telah menimbulkan bencana saat ini di dunia Muslim.”
“Mengapa kita harus menyerah untuk plot ini dan membiarkan tujuan mereka tetap tidak kita ketahui?” Tanya Khamenei kepada pendengarnya. “Dengan wawasan, kita harus menolak.” tambahnya.
Khamenei telah mengatakan itu semua, tapi dari sudut pandangnya sendiri.
Menyalahkan segala sesuatunya pada AS bukanlah taktik baru dalam propaganda politik dan ideologi Iran sejak tahun 1979. Seperti pendahulunya, Khomeini, yang melakukan hal yang sama dalam bab tersendiri. Ini telah menjadi tradisi selama 35 tahun terakhir di negara dimana kepemimpinnya yang diberikan oleh “konstitusi” memiliki otoritas yang luar biasa, dengan semua eksekutif, militer, intelijen, legislatif, dan yudikatif yang beroperasi di bawah kedaulatan mutlak.

98a9cef809bc6662e0b723777086e93c

Klaim Khamenei dapat dengan mudah dibantah. Kontra-argumen pertama yang membantah klaim orang ini datang dari dalam negara Iran itu sendiri.
Bantahan pertama berasal dari Iran
Rezim Khamenei memiliki catatan sejarah panjang diskriminasi terhadap kaum Sunni (ahlussunnah) di dalam Iran sendiri, bahkan di daerah yang didominasi warga ahlussunnah, apalagi orang-orang yang berada di luar wilayah itu. Ahlussunnah tidak diperbolehkan membangun masjid baru atau sekolah, mesjid-mesjid ahlussunnah banyak dihancurkan oleh rezim, literatur Sunni sering dilarang dan hanya Syiah yang diperbolehkan untuk menjadi presiden.
Ada laporan yang terdokumentasi dengan lengkap mengutip penangkapan, pelecehan dan penindasan terhadap ahlussunnah di Iran, termasuk juga mereka yang bertaubat dari syiah ke Islam.
Tahun lalu ada tiga orang yang diidentifikasi oleh kelompok hak asasi manusia sebagai oknum yang aktif dalam dakwah Islam ahlussunnah yang dijatuhi hukuman mati setelah dinyatakan bersalah dengan klaim “perseteruan terhadap Allah melalui menyebarkan propaganda melawan sistem pemerintah Iran”.
Teheran, kota yang didiami lebih dari satu juta ahlussunnah, dilaporkan tidak memiliki masjid ahlussunnah dan bahkan ruang sholat informal milik ahlussunnah-pun telah ditargetkan oleh rezim syiah Iran.
Bantahan kedua berasal dari Suriah
Sejak hari-hari awal revolusi Suriah terhadap diktator brutal, milisi Khamenei IKUT TERLIBAT dalam pembunuhan warga Suriah dengan dalih awal untuk melindungi kuil Sayyeda Zainab dekat Damaskus.
Milisi Iran (IRGC Quds Force, paramiliter Bassij), sekutu Syiahnya di Lebanon (Hezbolatt), milisi Irak (Organisasi Badr, Khata’ib Hezbulatt, Asaib al-Haq, Kataib al-Muqawama al-Islamiyah fi al-Irak, Kataib al Ansar al-Wilayah, Kataib al-Imam Ali, Kataib Malik al-Ashtar, Harakat Hezbulatt al-Nujaba), dan tentara bayaran dari Afghanistan (Brigade Fatimiyoun) telah berperang atas nama Assad dan terlibat langsung dalam pembunuhan rakyat sipil Suriah yang tidak bersalah, milisi syiah berdalih atas nama “membela situs suci” yang tampaknya akan tersebar di seluruh Suriah, dari Daraa di selatan hingga ke pedesaan Aleppo di utara.
Milisi ini sangat terkenal karena reputasi sengit mereka dan khususnya video berdarah yang menampilkan kepala dan badan orang-orang Suriah yang dibakar di atas api.
Fakta-fakta di lapangan memberikan bukti yang sama sekali berbeda dengan apa yang “dikhotbahkan” oleh ideolog Iran ini.
Klaim Khamenei ini termotivasi oleh kebencian dan ditujukan untuk penipuan terhadap dunia. Jika Khamenei bukan Iblis yang sedang menyamar, setidaknya Khamenei adalah corong Iblis.
Orient News



Monday, January 04, 2016                                  
Pemimpin tertinggi dinasti persia Iran, Ayatollah Ali Khamenei, merilis kartun satire untuk menyamakan Arab Saudi dengan Islamic State (IS), karena mengeksekusi orang-orang pengikut Syiah. Kartun itu dirilis setelah Saudi mengeksekusi ulama top sekte Syiah, Nimr al-Nimr.


Kartun satire itu menampilkan algojo Arab Saudi dan algojo IS yang dijadikan satu tubuh. 

Gambar tubuh bagian kanan algojo itu mengenakan pakaian putih memegang pedang untuk memancung terpidana mati. Sedangkan bagian tubuh sebelah kiri bepakaian hitam memegang pisau belati untuk memenggal sandera yang mengenakan jumpsuit oranye.

"Adakah perbedaan?” demikian keterangan tertulis dalam kartun satire yang diterbitkan di website resmi Khamenei, menyamakan algojo Saudi dengan algojo Negara Islam (IS).

Sheikh Nimr niscaya akan menerima karunia Tuhan dan tangan pembalasan Tuhan pasti akan merenggut orang-orang kejam,” kata Khamenei.

Nimr berada diantara puluhan orang yang dieksekusi di Arab Saudi pada hari Sabtu pekan lalu atas tuduhan provokasi dan menghasut kerusuhan dan terlibat aksi terorisme. 


”Kemartiran SheikhNimr dan pertumpahan darah yang tidak adil adalah kesalahan politik dengan Arab Saudi. Mereka benar-benar khawatir tentang nasib manusia yang harus menonton kejahatan Saudi,” lanjut Khamenei, seperti dikutip Reuters.

Eksekusi itu telah memicu kemarahan di Iran, di mana Kedutaan Besar Saudi di Teheran dan Konsulat Saudi di Mashhad diserang massa dengan lemparan bom.