Friday, August 14, 2015

Masalah Mantan Rektor Paramadina Jadi Pemimpin Suatu Partai Da’wah

Coba dipikir, apakah mungkin Ustadz Daud Rasyid yang jelas anti liberal bisa diangkat jadi rektor Paramadina bahkan dipercaya oleh pendirinya yaitu Nurcholish Madjid?
Kalau rektor Paramadina itu (mantan rektor Paramadina yg dibicarakan ini) punya karya yg membantah keyakinan sangat rusak yang disebarkan Nurcholish Madjid, di antaranya bahwa Iblis kelak masuk surga dan surganya tertinggi karena tauhidnya murni, karena tidak mau bersujud kepada Adam; baru anda boleh bilang bahwa dia walau bekas rektor Paramadina namun jelas sangat menentang faham yg disebarkan Nurcholish Madjid.

Syiah Semakin Sesat, Yang Lain Makin Ketinggalan ( Saling Hujat Sesama Majusi )

web majusi syiah 

Jadi siapa yg "sah" sebagai wakil al Mahdi yg hrs ditaati? 
Jika marja’ & Ulama Syiah saling cakar & mengkafirkan! 
Sikap saling hujat dari Mua’ammim dan Marja’Syiah, terutama mereka menyerang marja’ yg tasyayyu’ siyasi seperti Ali Khamenei (Marja’ Teheran) dan Ayatollat al-Sistani (Marja’ Iraq).
Ada ulama syiah yg jelas-jelas tidak mencela sahabat seperti Syaikh Fazlullah Yazdi. Namun beliau pun menjadi bahan “serang” oleh ulama-ulama syiah lain.
Maka silakan lihat ulama-ulama syiah saling menghujat dan bahkan mengkafirkan.

Syaikh Ali Hasan Al-Halabi, Antara Ust. Abu Yahya Badrusalam dan Dewan Fatwa Saudi

Nama Syaikh Ali Hasan Al-Halabi, ulama asal Yordan tidak begitu asing bagi sebagian aktivis Islam di Indonesia. Terutama mereka yang terlibat dalam diskursus masalah takfir. Atau bagi para aktivis jihad yang menjadi rival adu pemikiran dengan BNPT (Badan Negara Penanggulangan Terorisme). Maklum, tokoh yang diusung sebagian aktivis Salafi di Indonesia itu pernah menjadi tamu undangan BNPT dalam rangka kampanye deradikalisasi.

Sejarawan Islam: Pergulatan Sunni-Syiah Telah Dimulai Sebelum Perang Salib ( Islam VS Syiah )


Akademisi dan Sejarawan Islam, Ustadz Alwi Ali Alatas menegaskan pergulatan konflik antara Sunni-Syiah di masa kini, banyak memiliki kemiripan dengan suasana sebelum masa Perang Salib.

Syeikh Wahbah al-Zuhaili dan Syi’ah

Kamis, 13 Agustus 2015 - 10:42 WIB
Dari sekian banyak guru itulah beliau menimba ilmu dan menempa diri sampai sebagai seorang ‘alim yang kaya karya.
Syeikh Wahbah mengkritik bahwa Iran telah “merayu” penduduk di sana untuk masuk ke dalam Syi’ah

Pertanyaan & Fakta Sejarah Yang Membuat Risau Para Ulama Syiah

Apa yang saya sampaikan berikut ini adalah sebagian pertanyaan dan fakta sejarah yang membuat risau para ulama Syiah dan membuat mereka bungkam karena tidak bisa membantahnya. Oleh karena itu jangan biarkan hanya para pengikut mereka saja yang melontarkan pertanyaan-pertanyaan. Saya menggali informasi dari sumber-sumber dan kitab-kitab mereka sendiri.

Salah satunya saya berhasil mewawancarai salah seorang Pemuka Agama Syiah yang merasakan kegalauan dan keresahan dalam hatinya.

Biadabnya Amerika, Setelah Serang Irak, Adu Domba Warganya, Sekarang Mau Pecah Negaranya Dan Jadikan Syiah Iran Polisi Timur Tengah !

Amerika Mulai Usulkan Pemecahan Irak
Baghdad. Kepala staf angkatan bersenjata Amerika yang akan segera pensiun, Jenderal Raymond Odierno, Rabu (12/8/2015) kemarin, mengatakan bahwa terwujudnya rekonsiliasi antara kelompok Syiah dan Sunni di Irak hingga kini bertambah sulit. Sangat mungkin, solusi satu-satunya adalah dengan memecah Irak.

Definisi Aswaja Menurut Rumusan Muktamar NU

Kian menjamurnya sejumlah kelompok berseberangan yang mengaku mengaku paham Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) mendorong Nahdlatul Ulama merumuskan dan menegaskan ulang sejumlah kriteria khas Aswaja yang dipegang NU pada Muktamar Ke-33 NU 1-5 Agustus 2015 lalu.
Menurut KH Afifuddin Muhajir, Ketua Komisi Bahtsul Masail Diniyah Maudliuiyah yang membahas persoalan ini, rumusan tersebut penting diangkat agar masyarakat mengerti kriteria Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah yang mengedepankan ketersambungan ajaran kepada Rasulullah dan sikap moderat.

Thursday, August 13, 2015

Mengapa Imam Al-Bukhari Menulis Kitab Shahihnya? Mengenal Sisi Lain Shahih Al-Bukhari

Oleh
Al-Ustadz Abu Unaisah Abdul Hakim bin Amir Abdat حَفِظَهُ الله تَعَالَى
Imam Al-Bukhâri rahimahullah menceritakan kepada kita di antara sebab-sebab beliau menulis kitab shahihnya:

كُنَّا عِنْدَ إِسْحَاقَ بْن رَاهُوَيْه، فَقَالَ: لَوْ جَمَعْتُمْ كِتَابًا مُخْتَصَرًا لِصَحِيْحِ سُنَّةِ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

”Kami pernah berada bersama Ishaq bin Râhuwaih[1] , lalu beliau berkata (kepada kami para pelajar hadits), 'Kalau sekiranya kamu mengumpulkan sebuah kitab yang meringkas khusus (hadits-hadits) yang Shahîh saja dari Sunnah Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam ”

قَالَ: فَوَقَعَ فِيْ قَلْبِيْ، فَأَخَذْتُ فِيْ جَمْعِ الْجَامِعِ الصَّحِيْحِ

Imam al-Bukhari mengatakan, "Maka perkataan beliau itu meresap ke dalam hatiku, lalu aku mulai mengumpulkan (menulis) al Jâmi’ush Shahîh”.

Analisa : Akankah Rezim Assad Menang?

Oleh : Dr Abdul Wahab Al-Effendi 
(penulis dan pengamat politik Timur Tengah)
Sejumlah indikasi muncul selama beberapa minggu terakhir, menunjukkan bahwa “akhir permainan” dalam krisis Suriah telah dimulai.
Indikasi terbesar dari hal ini adalah keterlibatan Turki dalam pertempuran yang terjadi di arena konflik Suriah untuk pertama kalinya sejak perang dimulai. Keterlibatan ini memiliki tujuan dan konsekuensi.
Hal ini disebabkan fakta bahwa Turki tidak terlibat pertempuran dengan kekuatan sendiri saja, tetapi juga didukung oleh NATO dan koalisi internasional. Ketika Turki memasuki pertempuran, mereka tidak melakukannya dengan main-main. Turki melakukannya karena ancaman pemecahan wilayah Suriah secara langsung mempengaruhi keamanan nasional.

Rezim Syiah Iran rebut Wilayah Kaya Minyak dan Buang Limbah ke Wilayah Aswaja (Bukti Kekejaman Syiah !)

Lebih dari sepuluh desa yang terletak di wilayah “Crete” Al-Ahwaz merupakan wilayah yang sangat kaya akan minyak bumi, tetapi masyarakat pedesaan setempat bertahun-tahun mengalami penjajahan dan penindasan yang tidak berujung dan sangat keras bahkan banyak diantara penduduk desa yang kehilangan akses air bersih yang dapat dikonsumsi.

Wednesday, August 12, 2015

Ulama Syiah: "Al-Quran yang Sebenarnya Dipegang Oleh Imam Mahdi" (Video)

Rakyat Palestina Tahu Kelicikan Syi'ah Rofidho

Pemimpin Hizbulat Libanon, Hassan Nasrullat, mengatakan, Iran adalah satu-satunya harapan yang tersisa untuk membebaskan Palestina dari pendudukan Israel. Penyataan itu muncul dalam pidatonya pada malam “Hari Quds” (Hari Yerusalem).

“Hanya ada satu negara yang mengancam Israel dan itu adalah Iran,” kata Nasrallat di depan ribuan orang dalam peringatan “Hari Quds” di Dahieh pinggiran Beirut, semalam.

Tuesday, August 11, 2015

[ Syiah/Majusi Lebih Berbahaya Dari Yahudi/Nasrani ! ] Iran Tegaskan Tetap Persenjatai Sekutu-Sekutunya di Kawasan Arab

Dr. Said Aqil Siradj, dulu dan kini
Selama 14 abad kejahatan ( dendam ) Majusi Syiah terhadap Muslim masih membara dan sejarah kekejamannya berulang-ulang !!

Menteri Luar Negeri Syiah Iran, Mohammad Javad Zarif, menegaskan bahwa negaranya akan tetap terus mempersenjatai sekutu-sekutunya di wilayah kawasan Timur Tengah, sebagai jalan melindungi Teheran dan kawasan dari kelompok-kelompok Sunni.
Pernyatan ini dikatakan Menlu Mohammad Zarif pada hari Minggu (09/08) kemarin, setelah sehari sebelumnya Jenderal Masoud Aljazair, pemimpin Garda Revolusi dan milisi Basij, mengumumkan bahwa dukungan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, terhadap Bashar Al Assad dan sekutu Teheran lainnya.

Monday, August 10, 2015

[ Rewrite ] Syiah Mencintai Husein?? Itu Dusta Belaka, Bahkan Syiah Berterimakasih Kepada Pembunuh Husein, Dan Husain Terbunuh Karena Tipudaya Orang Syiah..

syiah berterimakasih kepada pembunuh husein

TRAGIS, SYI’AH BERTERIMA KASIH KEPADA PEMBUNUH HUSEIN ! Sungguh banyak pertanyaan yang sebenarnya layak dilemparkan kepada para penganut Syi’ah Rafidhah. Fondasi agama yang rapuh membuatnya mirip dengan Kristen, setiap satu kebohongannya terbongkar, mereka terpaksa menciptakan dusta baru untuk menutupi kebohongan yang lama, dan demikianlah seterusnya.Mungkin, pertanyaan terbesar adalah masalah Imamah?

Semua Umat Nabi Muhammad Akan Masuk Surga, KECUALI YANG ENGGAN…

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
كُلُّ أُمَّتِي يَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ إِلَّا مَنْ أَبَى. قَالُوا: يَا رَسُولَ اللهِ وَمَنْ يَأْبَى؟ قَالَ: مَنْ أَطَاعَنِي دَخَلَ الْجَنَّةَ وَمَنْ عَصَانِي فَقَدْ أَبَى

“Seluruh umatku akan masuk jannah, kecuali yang enggan.”
Maka dikatakan:
“Wahai Rasulullah, siapa yang enggan?”
Beliau menjawab:
“Barangsiapa yang menaatiku maka dia pasti masuk jannah, sedangkan barangsiapa yang mendurhakaiku maka sungguh dia telah enggan (masuk jannah).”
(Hadits Riwayat Al-Bukhari)

Seandainya Bahasa Indonesia Diambil Kosakata Arabnya,… Mungkin Kita Akan Berbicara Dengan Bahasa Isyarat..

Kamu Anti Arab atau Anti Islam?
Saya heran sama orang yang anti Arab. Alasannya apa?
Kalau alasannya, “Kita harus cinta dan menjaga budaya asli Indonesia,” berarti kita juga harusanti Amerika, anti Korea, anti India, anti Australia, anti China, dan sebagainya.
Kalau alasannya, “Arab menjajah Indonesia dengan tameng penyebarluasan agama,” makasungguh lucu! Karena justru orang-orang Eropa yang TERBUKTI menjajah Indonesia sambil membawa agama Kristen. Sedangkan Islam masuk ke Indonesia lewat perdagangan dan secara damai, bukan lewat penjajahan.

Adat Bangsa Arab Jahiliyah

Sesungguhnya, masa fatrah (masa tidak adanya rasul) terus berlangsung di tengah bangsa Arab dalam jangka waktu yang begitu panjang, tanpa turunnya wahyu ilahi dan tidak pula ada pengemban …
Sesungguhnya, masa fatrah (masa tidak adanya rasul) terus berlangsung di tengah bangsa Arab dalam jangka waktu yang begitu panjang, tanpa turunnya wahyu ilahi dan tidak pula ada pengemban hidayah (hidayah al-irsyad). Kurun waktu itu terjadi antara masa kenabian Ismail ‘alaihissalam dan masa kenabian Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam sang penutup para nabi. Oleh sebab itu, beragam adat kebiasaan buruk pun mulai bermunculan di tengah masyarakat Arab jahiliah. Adat kebiasaan baik yang dahulunya ada, akhirnya tertutupi oleh adat kebiasaan buruk yang mulai mendominasi.

Said Aqil Siradj Anggap Warga NU yang Tak Hidupkan Syiar Sesat Syiah, Goblok!

Said Aqil Siradj Anggap Warga NU yang Tak Hidupkan Syiar Sesat Syiah, Goblok!
Menyedihkan, orang yang menggoblok-goblokkan warga Nahdliyin(NU) di depan sekte Syiah, kini terpilih menjadi Ketua PBNU lagi dalam Muktamar ke-33 Nahdlatul Ulama yang sempat diwarnai kericuhan di Jombang.

Perbedaan Kita Dengan Syiah Hanya Furuiyah, Benarkah?

Oleh: Dr. H. Syamsul Hidayat, M.A
Wakil Ketua Majelis Tabligh PP Muhammadiyah
Kepala Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir FAI UMS Surakarta

Ketika memberikan kata sambutan pada peluncuran buku “Kapita Selekta Mozaik Islam” karya Prof. Dr. Umar Shihab, salah satu Ketua MUI Pusat di Hotel Pan Pasifik, 14 Oktober 2014 yang lalu terdapat pernyataan al-Ustadz Prof. Dr. M. Dien Syamsuddin yang menarik untuk dicermati. Kenapa perlu dicermati? Karena sambutan itu disampaikan dalam kapasitas beliau sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, tetapi juga tidak boleh dipungkiri karena pernyataan tersebut disampaikan di depan publik yang juga didengar oleh warga Muhammadiyah, maka tidak bisa dipisahkan dari posisinya yang juga sebagai Ketua Umum PP Muhammadiyah.

Memohon Kepada Allah Agar Mati Syahid

Islam merupakan ajaran yang tidak saja mengatur  urusan kehidupan manusia di dalam kehidupannya di dunia. Islam mengatur kehidupan seseorang hingga persiapannya menuju alam berikutnya, yaitu Akhirat. Bahkan Islam menganjurkan setiap Muslim agar mengupayakan bentuk kematian yang paling mulia, yaitu mati syahid.  Mati syahid secara umum berarti mati dalam perjuangan menegakkan agama Allah sebagai akibat pembunuhan oleh fihak musuh, yaitu kaum kuffar di medan perang.
Namun selain itu, Nabi shollallahu ’alaih wa sallam juga menyebutkan beberapa bentuk kematian yang bisa mengantarkan seseorang kepada derajat mati sebagai syuhada. Misalnya orang yang meninggal karena tenggelam atau saat sedang mempertahankan hartanya yang dirampas para perampok atau mati karena terkena wabah atau seorang wanita yang sedang berjuang melahirkan bayinya.

Sunday, August 9, 2015

Fitnah Terhadap Marwan Bin Al-Hakam

Bantahan fitnah keji, caci maki, tulisan palsu/hoax begundal websyiah laknatullah liputanislam (25/02/2015 ) terhadap Marwan Bin Al-Hakam.

Fail 1/4

Saturday, August 8, 2015

Hadits Puasa 9 Hari Awal Bulan Dzulhijjah ? (Bagian 1)


Dari sebagian istri Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam :
أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَصُومُ يَوْمَ عَاشُورَاءَ، وَتِسْعًا مِنْ ذِي الْحِجَّةِ، وَثَلَاثَةَ أَيَّامٍ مِنَ الشَّهْرِ أَوَّلَ اثْنَيْنِ مِنَ الشَّهْرِ وَخَمِيسَيْنِ "
“Bahwasannya Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam biasa melakukan puasa ‘Aasyuuraa’, puasa sembilan hari awal bulan Dzulhijjah, dan puasa tiga hari dalam setiap bulan : hari Senin pada awal bulan dan dua Kamis”.
Hadits ini lemah, karena terdapat idlthiraab dalam sanad dan matannya yang berporos pada Hunaidah bin Khaalid. Berikut penjelasannya jalur periwayatan hadits tersebut :

Friday, August 7, 2015

Sikap Tegas Kh Hasyim Asy'ari Kepada Orang Yang Menyebarkan Paham Yang Bertentangan Dengan Syariah

Sikap Tegas KH Hasyim Asy'ari Kepada Orang yang Menyebarkan Paham yang Bertentangan dengan Syariah
Rasulullah saw bersabda: “Perumpamaan ulama di bumi adalah seperti bintang-bintang di langit yang memberi petunjuk di dalam kegelapan bumi dan laut. Apabila ulama mulai terbenam, maka jalan akan mulai kabur” (HR. Imam Ahmad). 
Demikianlah gambaran yang diberikan oleh Rasulullah saw kepada para ulama. Ulama itu laksana bintang di langit yang memberi petunjuk sehingga manusia tidak tersesat di dalam kehidupannya. Mengapa demikian? Karena ulama memiliki ilmu yang datang dari Allah dan Rasulullah saw. Dengan ilmu itulah, mereka memahami hakikat kehidupan dan bagaimana seharusnya kehidupan ini di jalani. 

Nasehat Menggugah Hadratus Syaikh Kh. Hasyim Asy’ari Untuk Menjaga Persatuan

Para sahabatku yg mulia… 

Berikut ini adalah mutiara nasehat Hadratus Syaikh KH. Hasyim Asy’ari kepada ulama utk menjaga persatuan dan mencegah perpecahan karena persoalan furu’ agama. Bagus dijadikan pedoman kita semua… 
Nasehat tersebut sangat aktual dan relevan dengan situasi kekinian kita, bikin mata dan hati saya meleleh… 
Diterjemahkan dari kitab al-Mawa’idz karya Hadhratus Syaikh KH. M. Hasyim Asy’ari Pendiri Nahdlatul Ulama, Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Jombang.
                                  Nasehat Menggugah Hadratus Syaikh KH. Hasyim Asy’ari  Untuk Menjaga Persatuan  
Bismillahirrahmanirrahim… 

Melihat Allah di Akhirat Anugerah Teristimewa (Bagian 3)

Bagian kedua :
Melihat Allah di Akhirat Anugerah Teristimewa (Bagian 2)

Pada edisi lalu, telah kita bahas tentang akidah Ahlusunah wal Jamaah dalam masalah melihat Allah di akhirat kelak berdasarkan dalil-dalil Alquran, hadis yang mutawatir, ijmak, dan akal, serta mungkinkah melihat Allah di dunia dan apakah Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam pernah melihat Allah. Nah, pada kesempatan kali ini, kita akan melanjutkan pembahasan ini pada beberapa poin berikut:

Melihat Allah di Akhirat Anugerah Teristimewa (Bagian 2)

Bagian Pertama
'Aqidah Ahlus-Sunnah : Kaum Mukminin Kelak Akan Melihat Allah di Hari Kiamat/Akhirat (Ru'yatullah)

Muqaddimah
Masalah ini merupakan salah satu pembahasan aqidah yang sangat penting. Bagaimana tidak, sedangkan hal itu merupakan kenikmatan yang teramat agung. Inilah salah satu pokok di antara pokok-pokok aqidah yang telah mapan dalam Islam, perkara aqidah yang didukung oleh banyak sekali dalil-dalil al-Qur‘an dan as-Sunnah, disepakati oleh seluruh nabi dan rasul serta para sahabat dan imam-imam Islam sepanjang masa. Pembahasannya menyejukkan pandangan Ahli Sunnah dan membuat geram para ahli bid’ah, dan menyembulkan semangat hamba untuk berlomba-lomba meningkatkan amal shalih dalam menggapainya.[1]

Imam Ali: Andai Saja Muawiyah Mau Menukar 1 Orangnya Dengan 10 Syiahku

Para pembaca yang dimuliakan Allah, bagi anda yang berhalangan mengikuti kajian “Ahlul Bait dan Sahabat” yang bisa kita ikuti di streaming radio al Umm http://radio-alumm.binamasyarakat.com/ setiap hari kamis pukul 16.00 WIB – selesai berikut kami sampaikan sedikit rangkuman dari kami kajian Edisi 12, yang disampaikan Al Ustadz Agus Hasan Bashori. Meskipun tidak sampai akhir kajian semoga yang sedikit ini memberi manfaat yang besar bagi kita semua :
Mari kita awali dengan menengok kebelakang tentang sepak terjang syi’ah.

Hipotesa Ringan Tentang "WAHABI" Phobia

HIPOTESA RINGAN TENTANG "WAHABI" PHOBIA

*Tahukah Anda jika Wahabi suka Mengkafirkan?
Saya tau ada kelompok yang suka mengkafirkan, dan tidak tanggung-tanggung, hampir seluruh Sahabat dan Istri-istri Nabi di kafirkan, dan kelompok itu bukan bernama Wahabi

Mereka adalah SYI'AH...!

*Tahukah anda jika Wahabi haus darah dan suka menumpahkan darah kaum muslimin?
Saya tau ada kelompok yang suka membunuh dan meng-halal-kan darah kaum muslimin, diantaranya yang sedang terjadi di Suriah, dan kelompok itu bukan bernama Wahabi. 

Mereka Adalah SYI'AH...!

*Tahukah anda jika Wahabi suka berbohong?
Saya tau ada kelompok yang suka berdusta, bahkan dianggap salah satu ibadah dengan "Taqiyah/Dusta", dan kelompok itubukan bernama Wahabi. 

Rais Aam NU Dr (HC) KH Ma'ruf Amin Dukung Fatwa Sesat Syiah

Akhirnya Ketua MUI Pusat KH.Maruf Amin Keluarkan Tulisan Dukung Fatwa Sesat Syiah

Dalam rubrik opini Harian Nasional Republika, Kamis 8 November 2012, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat bidang Fatwa DR (HC) KH.Ma’ruf Amin, mengeluarkan tulisan mendukung kesatan Syiah (Imamiyah Itsna ‘Asyariyah) sesuai fatwa MUI Provinsi Jawa Timur. Berikut ini tulisan lengkapnya:
Menyikapi Fatwa MUI Jatim
oleh: DR (HC) KH MA’RUF AMIN
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat

Singkirkan Benalu-Benalu di NU, Kembalikan Ke Ajaran Awal Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari

Oleh: Ust Munir Sokheh*
Sangat berbahaya bagi kelangsungan masa depan NU. Sosok-sosok elit NU seperti Prof Said Agiel Siradj, Masdar F Mas’udi (sosok menyamakan Zakat dengan Pajak), Gus Mus (Penasehat LibForAll), Ulil Abshar abdalla (Mantan kordinator JIL, mantunya Gus Mus), Abd Moqsith ghazali (pemuja Pluralisme agama), Zuhairi Mishrawi, Siti Musdah mulia (anti poligami, tetapi bela kaum homo-lesbi), Nuril Arifin (pemuja Gus dur), Alawi Nurul Alam (Pro Syiah) dan lain sebagainya adalah sederetan orang-orang yang sangat berbahaya bagi kelangsungan masa depan NU.
Mereka mendukung dan menyebarkan ajaran Syiah dan paham Liberal bahkan menjadi Misionaris-misionaris “bayaran” yang mengatasnamakan nama besar NU.

Thursday, August 6, 2015

Brigade Pembebasan Syam; Target Syiah Iran Sebenarnya Adalah Kota Makkah Dan Madinah

Brigade Pembebasan Syam memperingatakan bahwa pemerintah Iran menjadikan kota Makkah dan Madinah Al Munawwarah sebagai target utama proyek Syiah mereka di kawasan Timur Tengah, dalam sebuah pernyataan organisasi pada hari Rabu (05/08) kemarin.

Islam ( Ahlus Sunnah Wal Jama'ah ) VS Syiah !! , BUKAN Syiah VS Wahhabi !

     
  Realita !                                             Fitnah !

Pandangan Ulama Muktabar Terhadap Syiah

Ibnu Abbas, Ahlus-sunnah, dan Syiah

Abdullah bin Abbas adalah anak dari Al-Abbas bin Abdul Muththalib bin Qushay Al-Qurasyi  paman Nabi. Ibunya bernama Ummul Fadhl Lubabah binti Al-Harits Al-Hilaliyah. Beliau lahir tiga tahun sebelum Rasulullah hijrah ke Madinah dan berumur tiga belas tahun ketika Nabi wafat. Dari segi fisik disebutkan, bahwa ia berbadan gemuk, putih, dan tinggi. 

Ia berotak encer, pandai serta fasih berbicara. Banyak dari lawan bicara Ibnu Abbas mengikuti pendapatnya setelah berdialog dengannya. Seorang ulama tabi’in, Masruq bin Al-Ajda’ mengatakan, “Ketika aku melihat Abdullah bin Abbas, aku katakan, ‘Dia adalah orang yang paling tampan.’ Lalu ketika dia berbicara, aku katakan, ‘Dia orang yang paling pandai bicara.’ Dan ketika dia berbicara aku katakan, ‘Dia orang yang paling berilmu.’”

Umar Al-Khattab: Sang Pemadam Api Majusi

Dialah Umar bin al-Khattab radhiallahu 'anhu, sebagai salah seorang Khulafa' ar-Rasyidin yang telah membuktikan diri sebagai penolong agama dan berjihad demi  meninggikan kalimat tauhid (li'lai kalimatillah). 
Khalifah yang berhasil memadamkan api kejayaan Majusi, dan kini setelah berabad-abad kematiannya kembali berkobar dengan dan atas nama Syiah Rafidhah yang datang dengan kamuflase sebagai pencinta Ahlul Bait yang sesungguhnya adalah musuh keluarga Nabi dan segenap umat Islam. Karena itulah, orang-orang Majusi penyembah api bernama Syiah tak pernah redup bara amarahnya kepada Umar al-Khattab.