Tuesday, November 24, 2020

Kontroversi Tentang Silsilah Dan Asal Usul Ḥasan Al-Bannā

Banyak penulis dan akademisi mengajukan pertanyaan tentang silsilah sebenarnya dari Ḥasan al-Banna.  Masalah ini diangkat setelah periode terorisme yang dimasuki Ikhwān dari tahun 1944 dan seterusnya, mengejutkan masyarakat Mesir, dan menyebabkan orang-orang terkemuka seperti ʿAbbās al-ʿAqqād untuk mengajukan pertanyaan secara terbuka tentang asal-usul al-Bannā seperti sebelumnya.  Berbagai pertimbangan yang diajukan untuk mempertanyakan silsilah alBannā disajikan di bawah ini.  Namun, pembaca harus mencatat bahwa ini adalah area abu-abu dan membutuhkan penyelidikan yang jauh lebih menyeluruh dan terperinci.  Lebih lanjut, harus disebutkan bahwa ayah al-Bannā, Aḥmad ʿAbd al-Raḥmān al-Ṣāʿātī, yang meskipun Ṣūfisme kukuh, memiliki beberapa karya yang sangat bermanfaat seperti pengaturan Musnad Imam Aḥmad bin Ḥanbal, berjudul, “Ghāyat al  -Amānī Fī Tartīb Musnad Aḥmad bin Ḥanbal al-Shaybānī. "  Jenis upaya ini membuat sulit untuk menerima pertimbangan dan argumen yang disajikan untuk meragukan silsilah al-Bannā.  Bagaimanapun, Ahl al-Sunnah menilai orang berdasarkan keyakinan, metodologi dan aktivitas mereka.  Mengetahui silsilah seseorang tidak perlu mengevaluasi individu itu dalam terang Kitab, Sunnah dan cara salaf.  Garis bukti yang disajikan adalah sebagai berikut:

Monday, November 23, 2020

Abdullah Al Qashimi, Dijuluki Sebagai Ibnu Taimiyah Kedua, Dipuji Ulama Telah Membayar Mahar Surga. Menjadi Murtad, Setelah Terpikat Seorang Gadis Di Beirut

"Kisah Abdullah alQashimi, Kesombongan yang Membawa Pada Kekufuran"

Akhir Hayat seorang ulama yang sangat pintar (Su'ul Khotimah, menjadi atheis).

Oleh: Ust. DR. Miftah el-Banjary, MA
"Awal bukanlah segalanya, yang menjadi penentu adalah akhir dari amalan kita". Lihat akhir dari segalanya

Anda pernah mendengar nama Abdullah al-Qasimy? Dia terlahir di Buraidah Arab Saudi pada tahun 1907 dan meninggal tahun 1996.

Pada awalnya dia dikenal sebagai seorang ulama yang produktif menulis dan berdakwah.

Saking tinggi semangat ghirah dakwahnya serta cerdas analisisnya sampai-sampai dia dijuluki sebagai Ibnu Taimiyah kedua, disebabkan banyaknya tulisannya yang membela pemikiran Ibnu Taimiyyah dan Abdul Wahabi.

Karyanya yang berjudul "As-Shira' baini al-Islam wa al-Watsaniyyah" (Pertentangan antara Islam dan Pemuja Berhala) mendapatkan banyak pujian dari kalangan para ulama Saudi Arabia.

Sampai-sampai salah seorang imam masjid al-Haramain memuji karya pemikirannya. Syekh Shaleh al-Munajjid berkata ada diantara para ulama yang berkata, "Al-Qasimi telah membayar mahar surga dengan karyanya tersebut."

Sunday, November 22, 2020

Rekam Jejak Hipokrit Erdogan

 



Ancaman Erdogan Terhadap Negara Arab Teluk
“Tidak boleh dilupakan bahwa negara-negara tersebut tidak ada kemarin, dan mungkin tidak akan ada besok. Namun, kami akan terus mengibarkan bendera kami di wilayah ini selamanya, dengan izin Allah,” kata Erdogan pada hari Kamis 1 Oktober, berbicara kepada Majelis Umum Turki.
Siapa Dan Bagaimana Sepak Terjang Utsmaniyah (Otoman) Terhadap Semenanjung Arab (lengkap)
Serangan Erdogan Ke Arab Saudi: "Kapan Kita Akan Mendengar Suara Anda?"

●Akhir Oktober dilunasi Allah Azza wa Jalla - al-Qawiy
Gempa dahsyat pada Jumat (30/10/2020) melanda Turki dengan magnitudo 7,1 SR, kejadian berikutnya akan menyusul
Majusi Rafidhah saat ini juga Porak Poranda
https://www.suara.com/news/2020/11/03/094304/gempa-dahsyat-turki-korban-tewas-bertambah-jadi-94-orang


“Saya ingin menunjukkan bahwa kebrutalan Israel ini didukung oleh negara-negara Barat. Saya juga dengan sangat sedih ingin mengatakan bahwa beberapa negara Arab turut melakukan ini,” kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Thursday, November 5, 2020

Benarkah Sultan Abdul Hamid II Menolak Tawaran Herzl ? Membuktikan Hubungan Utsmani Dengan Zionis Yahudi (2)

Peran Sultan Abdul Hamid II Dalam Penempatan Yahudi di Palestina

Mengapa Turki Segera Mengakui Negara Zionis Israel, Saat Arab Sedang Berperang, Serta Erdogan Mengunjungi Makam Pendiri Zionisme Di Jerusalem ? (bagian pertama)
Hijrah Kaum Yahudi di Masa Daulah Utsmaniyah
(Penempatan Yahudi di Palestina di Masa Daulah Utsmani)
Membuktikan Hubungan Turki Utsmani dengan Gerakan Zionis Yahudi (1)
Turki Utsmani Menjual Palestina

Wednesday, October 21, 2020

Disertasi Doktoral Yang Ditulis Oleh Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj, M.A. Di Universitas Ummul Quro Makkah Tentang Imam Al-Ghazali - Ibnu ‘Arobi - Al-Junaid

 


●S3 Universitas Ummu al-Qura, jurusan Aqidah/Filsafat Islam, tamat 1414 H (1994 M), dengan judul disertasi “Hubungan antara Allah dan alam menurut perspektif tasawwuf falsafi” yang disertasi beliau ini dibimbing oleh dosen beliau yang bernama As-Syaikh DR. Mahmuud Ahmad Khofaaji
Dari sini kita tahu bahwasanya beliau ini adalah seorang yang pakar dalam bidang aqidah, baik dalam memahami kesesatan kaum Kristen maupun kesesatan kaum sufi.
 
Berikut ini saya terjemahkan muqoddimah dari disertasi doktoral yang ditulis oleh Prof DR Said Aqiel Siraj.
 

Saturday, October 17, 2020

Prof.Dr. KH. Said Aqil Husein Al Munawar, MA : Gurunya Dan Ulama Mutakhirin, Bisa Ketemu Nabi (Keadaan Sadar) Untuk Check Kebenaran Hadits Atau Sebelum Nulis Kitab"

 

Said Agil Al-Munawar, Gurunya Bertemu Dulu Rasulullah Untuk Mempastikan Kebenaran Hadits ....
https://youtu.be/NVzT7hTt7t4


 

Prof. Kh. Said Agil Husein Al Munawar, M.A - Kalau Sudah Karomah Tidak Bisa Diilmiahkan  

(Menit Ke 25)
https://youtu.be/EyeCl67aaBk

Mungkinkah Bertemu Nabi Dalam Keadaan Sadar, Bahasan Lengkap Hadits Bukhari (6993, 6994, 6996, 6997). Keyakinan ini bisa menyebabkan kesesatan dan kemusyrikan

Mengaku bertemu Nabi shallallahu’alaihi wa sallam dalam keadaan sadar bukan merupakan kemusyrikan. Tetapi itu merupakan keyakinan yang tidak benar, dan bisa menyebabkan kesesatan dan kemusyrikan. Yaitu jika seseorang mengaku bertemu Nabi shallallahu’alaihi wa sallam, kemudian, dia mendapatkan amalan-amalan ibadah yang tidak ada tuntunannya di dalam Al-Kitab dan As-Sunnah, lalu dia meyakini kebenarannya dan mengamalkannya, maka itu merupakan kesesatan.


Tahayul Dan Kurafat, Kedustaan Atas Nama Syariat. Kejahilan Yang Tidak Dilakukan Oleh Tiga Generasi Terbaik Setelah Nabi.


1.Bertemu  Rasulullah dalam keadaan sadar setelah beliau wafat (Ustadz Muslim Al-Atsari
2.Bertemu Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam Kondisi Sadar? (Fatawa Lajnah Daimah)
3.Pengakuan Bertemu Nabi Dalam Keadaan Terjaga (Ustadz DR Ali Musri Semjan Putra)
4.Ustadz Dr. Firanda Andirja Abidin, Lc.
5.Bertemu Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam Kondisi Sadar? (Ustadz Ammi Nur Baits)


1.Bertemu  Rasulullah dalam keadaan sadar setelah beliau wafat
 
Di dalam masalah ini terjadi perselisihan di antara Ulama. Sebagian mengatakan  hal itu mungkin terjadi dan telah terjadi. Sebagian Ulama yang lain berpendapat  hal itu tidak mungkin terjadi.
Oleh karena telah terjadi perselisihan, maka orang-orang yang beriman yang ingin mengetahui kebenaran harus mengembalikan kepada Al-Qur’an dan As-Sunnah, sebagaimana perintah Allah. Allah Ta’ala berfirman:
 
يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا أَطِيعُوا اللهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُوْلِى اْلأَمْرِ مِنكُمْ فَإِن تَنَازَعْتُمْ فِي شَىْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللهِ وَالرَّسُولِ إِن كُنتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللهِ وَالْيَوْمِ اْلأَخِرِ ذَلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلاً
 
“Hai orang-orang yang beriman, ta’atilah Alloh dan ta’atilah Rosul (Nya), dan ulil amri (ulama dan umaro’) di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al-Quran) dan Rasul (Sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu adalah lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.” (QS. An-Nisa’/4: 59)

Thursday, October 15, 2020

Tersebarnya Sufi Utsmani Dan Lahirnya Muhammad Bin Abdul Wahab

 


Daulah Utsmaniyah atau Turki Ottoman, menguasai dunia Arab sejak 1326 hingga runtuhnya kekuasaan mereka tahun 1922.

Selama itu, mereka membutuhkan cara untuk menyebarkan pengaruh dan kendali mereka, dan pada saat yang sama harus menopang anggaran kebutuhan kesultanan mereka di Istanbul.

Oleh karena itu, Utsmaniyah menyebarkan ritual keagamaan dan takhayul melalui tasawuf, seperti penyebaran budaya menyembah kuburan orang shalih, tempat keramat, berdoa kepada orang mati, batu, pohon, dan mengkultuskan ajaran dan tokohnya.

Mereka memanfaatkan keterikatan orang Arab pada Islam dengan membangun tempat suci dan masjid di sekitar kuburan orang-rang saleh dan ulama.

Monday, October 12, 2020

500 Tahun Menjajah Arab, Bahasa Turki Tertolak, Bukan Menjadi Sumber Peradaban, Bahkan Bahasa Arab Urutan 4 Bahasa Dunia.

 

Perhatikan tabel diatas, bahasa inggris dan Cina karena dominan besarnya populasi penduduk India (jajahan inggris) dan Cina, bahasa Spanyol disebagian besar Amerika Tengah dan Selatan (negara jajahannya). Bahasa Arab dominan dinegara-negara arab dengan peradaban arabnya (kekal). Syaikh Ali Al-Tantawi rahimahullah pernah mengatakan: “Bahasa Arab menempati urutan pertama di antara bahasa-bahasa dunia dalam hal akurasi ekspresi dan dari segi keindahan dalam deskripsinya.”

Bahasa Arab dan Indonesia, Bukan 
India atau Turki
 
Sejarah mencatat, bahasa Arab pernah menjadi bahasa sumber ilmu pengetahuan.
Bahasa Arab menjadi bahasa internasional yang digunakan berbagai suku bangsa di berbagai negara di dunia.
Baghdad di Timur dan Cordova di Barat, dua kota raksasa Islam menerangi dunia dengan cahaya gilang-gemilang, sekitar tahun 830 M (masa Abbasiyah).
Kala itu, warga Eropa dipandang rendah dan tidak berpendidikan jika belum menguasai bahasa Arab.
Pesatnya ilmu dan pengetahuan di dunia Islam tersebut menemui takdirnya, surut dan menghilang, setelah terjadi konflik Islam dan Kristen, sulitnya ekonomi, konflik kekuasaan dan keterbelakangan.
Menurut Abdul Mun’im Majid, dalam Sejarah Kebudayaan Islam, ada faktor lain yang menyebabkan kemunduran kebudayaan Islam yaitu:

Tuesday, October 6, 2020

Mitos Arab Saudi Memberontak Daulah Utsmaniyah

 


Pemerintah kolonial Inggris melalui perwakilannya Sir Henry McManon, Kepala British High Commisioner di Kairo pernah meminta Syarif (Gubernur) Makkah, Hussein bin Ali, untuk melakukan pemberontakan melawan Kerajaan Turki Ottoman (Daulah Utsmaniyah).

Inggris menjanjikan Syarif Hussein “khalifah” baru pengganti Ottoman, yang akan memerintah wilayah yg membentang dari Allepo sampai Yaman.
Ajakan serupa sebenarnya pernah diajukan pada Abdul Aziz ibn Saud, penguasa Najd perintis negara Arab Saudi modern.

Berbeda dgn Syarif Hussein, tawaran itu ditolak Ibn Saud. “Aku tak akan memerangi saudaraku seiman” begitu jawaban yang ditulisnya dalam balasan surat yang dikirimnya pada Inggris.

Bagi Ibn Saud, makar itu tidak saja keji, karena bagaimanapun Hijaz dan Makkah adalah bagian dari wilayah Kesultanan Turki Ottoman, tetapi juga merupakan ancaman serius bagi Najd, karena pembentukan negara baru di bawah komando Syarif Hussein berarti menyerahkan Najd pada Inggris.

Monday, October 5, 2020

Hakekat Kejahatan Daulah Utsmaniyah Dalam Sejarah Arab

 

Mereka Memerangi Saudi - Sebagian Kejahatan Daulah Utsmaniyah Terhadap Arab Saudi (lihat 74 Comments)
https://youtu.be/rjHW4hXRlTA


Hakekat Daulah Utsmaniyah dalam Sejarah Arab

Kebencian Turki Utsmani Terhadap Arab


Hakekat Daulah Utsmaniyah Dalam Sejarah Arab

 
Dilema masalah moral, tidak hanya menghampiri kaum muda atau generasi milenial yang sering disorot. Tetapi juga sejarawan yang bermudah-mudah dalam menukil informasi sejarah.
Tujuannya, selain politis, juga untuk memenuhi agenda ideologi dan agamanya. Walhasil, generasi kemudian menerima sejarah yang diputarbalikkan, penuh kepentingan terselubung.

Sunday, October 4, 2020

Diin Syamsuddin Promosikan (Taqrib) Sunni- Syiah Di ICC Jakarta, Al-Azhar Mesir Dan Ulama Besar Sebelumnya Ditipu Syiah !

 


Ali Khamenei Dan ICC Jakarta (Iran) Fitnah (Hujat) Sahabat Nabi
Ustadz Syiah ICC Pejaten Berdusta Lagi (lihat 321 Comments)
Kaum Intoleran ICC Jakarta Fitnah Sahabat Nabi (lihat 1,078 Comments )
Haul Khumaini Di ICC Jakarta Diserbu Muslimin
Ayatullah Mohammad Ali Taskhiri : Negara Kami Punya Senjata Pamungkas (ngancam- ngancam negara tetangga muslim)
Kejahatan Keji Qassem Soleimani Dan Ali Khamenei (Terhadap Ahlus Sunnah)

Friday, October 2, 2020

Allah Tampakan Kebusukan Erdogan, Ancam Arab Saudi, Tipikal Kekejaman Otoman Terhadap Diriyah Dan Madinah

Ancaman Erdogan Terhadap Negara Arab Teluk

“Tidak boleh dilupakan bahwa negara-negara tersebut tidak ada kemarin, dan mungkin tidak akan ada besok. Namun, kami akan terus mengibarkan bendera kami di wilayah ini selamanya, dengan izin Allah,” kata Erdogan pada hari Kamis 1 Oktober, berbicara kepada Majelis Umum Turki.


●Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :
لاَ يَكِيْدُ أَهْلَ الْمَدِينَة أحدٌ إِلَّا انْمَاعَ كَمَا يَنْمَاعُ الْمِلْحُ فِي المَاءِ
“Tidaklah seorangpun yang berencana buruk kepada penduduk kota Madinah kecuali ia akan lebur sebagaimana garam yang lebur di air”(HR Al-Bukhari)
مَنْ أَخَافَ أَهْلَ الْمَدِيْنَةِ ظَالِمًا لَهُمْ أَخَافَهُ اللهُ وَكَانَتْ عَلَيْهِ لَعْنَةُ اللهِ وَالْمَلاَئِكَةِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِيْنَ لاَ يُقْبَلُ مِنْهُ صَرْفٌ وَلاَ عَدْلٌ
“Barangsiapa yang menakut-nakuti penduduk kota Madinah dengan mendzalimi mereka, maka Allah akan menjadikan mereka takut, dan atas dia laknat Allah, para malaikat, dan seluruh manusia, tidak akan diterima darinya amal wajibnya dan tidak juga amal sunnahnya” (HR An-Nasai)
●Akhir Oktober dilunasi Allah Azza wa Jalla - al-Qawiy
Gempa dahsyat pada Jumat (30/10/2020) melanda Turki dengan magnitudo 7,1 SR, kejadian berikutnya akan menyusul
Majusi Rafidhah saat ini juga Porak Poranda


Siapa Dan Bagaimana Sepak Terjang Utsmaniyah (Otoman) Terhadap Semenanjung Arab (lengkap)
Serangan Erdogan Ke Arab Saudi: "Kapan Kita Akan Mendengar Suara Anda?"


Sikap Asli Erdogan Atas Negara Arab Teluk
 
Warga Saudi dan Arab pada umumnya sama, mereka merasa Erdogan selalu melakukan “kebijakan yang negatif” terhadap negara Arab.
Dan apa yang disinyalir selama ini, terafirmasi oleh Erdogan sendiri dalam beberapa kali pernyataannya saat berpidato di negerinya.
 
Yang terbaru, pidato Erdogan tampak penuh permusuhan terhadap negara-negara Arab Teluk, kembali beredar.

Friday, September 18, 2020

Dagelan Seri 2 : Erdogan (Turki) Vs Zionis Israel.

 

Seri  1 : Majusi Rafidhah Iran Vs Zionis Yahudi (Induk Semang Syiah)


Erdogan Akan Membebaskan Masjid Al Aqsa ??? Video Hubungan Erdogan Dengan Zionis Israel
Erdogan menang, pemerintah Iran dan Israel senang?
Erdogan Adalah Yahudi Muslim (Munafiq)
Erdogan (Ataturkish) Dan Penjualan Yerusalem Palestina, Bertemu Dengan Tokoh Zionis Pembantai Sabra Dan Shatilla Di Jesrusalem
Erdogan (Turki’Suf) – Zionis Yahudi Simbiosis Mutualisme. Kedengkiannya Bersama MajuSyi’ Iran Terhadap Negeri Tauhid Saudi. Suriah (Syam) Hancur Oleh Bangsa Non Arab.
Erdogan Bersahabat dengan Israel dan Syiah

Thursday, September 17, 2020

Presiden Erdogan Bersumpah Dengan “Kehormatan (Selain Nama Allah)”

Seseorang bersama dengan yang dicintainya” (HR Al-Bukhari no 6169)
Sumpah dalam Al-Qur’an
HUKUM BERSUMPAH DENGAN MENYEBUT NAMA SELAIN ALLAH
Kitab Sumpah & Nadzar BAB SUMPAH (BAB SUMPAH)
Hukum Bersumpah Atas Nama Selain Allah
Oleh Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin


Presiden Erdogan mengambil sumpah jabatan sebagai presiden Turki di bawah sistem pemerintahan yang baru di Parlemen Turki, Senin kemarin, (9/7/2018). Berikut bunyi lengkap sumpah jabatan presiden Erdogan, seperti dikutip dari media Turki, Hurriyet, Selasa, (10/7/2018), sebagai berikut :
Erdoğan’ın ettiği yemin şöyle: “Cumhurbaşkanı sıfatıyla, Devletin varlığı ve bağımsızlığını, vatanın ve milletin bölünmez bütünlüğünü, milletin kayıtsız ve şartsız egemenliğini koruyacağıma, Anayasaya, hukukun üstünlüğüne, demokrasiye, Atatürk ilke ve inkılâplarına ve lâik Cumhuriyet ilkesine bağlı kalacağıma, milletin huzur ve refahı, millî dayanışma ve adalet anlayışı içinde herkesin insan haklarından ve temel hürriyetlerinden yararlanması ülküsünden ayrılmayacağıma, Türkiye Cumhuriyetinin şan ve şerefini korumak, yüceltmek ve üzerime aldığım görevi tarafsızlıkla yerine getirmek için bütün gücümle çalışacağıma Büyük Türk Milleti ve tarih huzurunda, namusum ve şerefim üzerine and içerim.”

Tuesday, September 15, 2020

Di Makah, Jamaah Umrah Turki Mengikuti Perilaku Barbar Majusi Rafidhah Iran

Hakekat Yel yel Bela Al Quds di Masjidil Haram oleh Jemaah Umrah Turki

Jamaah Turki Mengikuti Perilaku Barbar Majusi Rafidhah Iran, Pemimpin  Jamaah Shaleh Turqon, Ketua Lembaga Amal, Penghubung Hamas Dengan Turki. Sebelumnya Dia Terlihat Belasungkawa Atas Kematian Qasim Sulaiman (Komandan Pasukan Elite Al Quds Iran) Di Gaza.Dia Tampak Muncul Dalam Pertemuan Dengan Pemimpin Hamas Lebanon Ali Barokah Dan Pemimpin Politik Hamas Usamah Hamdan.

Kejahatan Keji Qassem Soleimani Dan Ali Khamenei (Terhadap Ahlus Sunnah)


Monday, September 14, 2020

Majusi Rafidhah Iran Lebih Berbahaya (Terhadap Islam Dan Kaum Muslimin) Dari Yahudi Dan Nasrani. Turki (Erdogan) Dan Zionis Israel Sama Bahayanya Terhadap Arab (Saudi)

1. SYIAH

Apakah Golongan Syi'ah Lebih Berbahaya Dari Yahudi?
Ahwaz (Suni Arab, Jajahan Iran) Jauh Lebih Tertindas Dari Palestina !!
Ada Apa Dengan Saudi? Kok Ada Sebagian ORMAS ISLAM Yang Membencinya ?? Saudi Dimata Liberal,Syiah,kelompok Al-Qaeda,kaum Tradisional,
Akademisi: Iran Jadi Ancaman Stabilitas Regional
Ali bin Abi Thalib pernah membakar sebagian dari orang syiah dan sebagian lagi melarikan diri dari pedang beliau
Antara Negeri Haramain Dan Persia
Antara Yahudi dan Syiah, Mana Lebih Berperan?

Saturday, September 5, 2020

Kebodohan Syi’ah (Takfiri Tulen) Menyembunyikan Taqiyah. Uji DNA Di Iran Dan Pakistan, Mereka Bukan Keturunan Ali RA - Fathimah RA. Agama Syi’ah Mulai Terbentuk (Terorganisir) Pada Akhir Abad 3 H.

Husein Shahab Anggota Dewan Syuro ABI (Ahlulbait Indonesia) - Seri Taqiyah Syiah Indonesia  (lihat 318 Comments)
https://youtu.be/GlT506zZu4c


Khamenei Fitnah Sahabat Nabi (lihat 928 Comments)
https://youtu.be/5vDgAqH0Udg


Fuad Al-Hadi - Seri Taqiyah Syiah Indonesia (lihat  229 Comments)
https://youtu.be/q-7rvM_-H3w

Thursday, September 3, 2020

Kandidar Doktor Di Perancis Gemar Memanipulasi Penderitaan Rakyat Palestina, Dengan Retorikanya Membela Rafidah Iran.

Qadiyah Palestina: Menjual Isu Palestina
https://youtu.be/CXhDgfjycVw

Wednesday, September 2, 2020

Mengapa Turki Segera Mengakui Negara Zionis Israel, Saat Arab Sedang Berperang, Serta Erdogan Mengunjungi Makam Pendiri Zionisme Di Jerusalem ?

Erdogan Menziarahi Kuburan Theodor Herzl, Pendiri Zionisme di Israel
https://youtu.be/oKgp052kciw


Hijrah Kaum Yahudi di Masa Daulah Utsmaniyah

Miris, Sultan Bayazid II, putera dari Muhammad Al-Fatih, mendorong Yahudi Andalus berhijrah ke negaranya. Dia mendengar dengan telinganya sendiri bahwa kaum Muslimin di Andalus meminta pertolongan namun dia mengabaikannya. Sultan Sulaiman Al Qanuni, yang memerintah sejak 1520 sampai 1566 M, menikah dengan seorang gadis Yahudi. An-Nu’ami mengatakan bahwa Sultan Al Qanuni sendiri, yang memerintahkan untuk membangun pagar kota Al Quds. Dan mengizinkan beberapa orang Yahudi tinggal di beberapa tempat di Palestina pada tahun 1561. Al-Qanuni mengabaikan muslim Andalus dan tidak mengindahkan permintaan tolong mereka, sedangkan dia membawa orang-orang Yahudi dari Andalus dan memberikan mereka tanah di Palestina

Erdogan Akan Membebaskan Masjid Al Aqsa ??? Video Hubungan Erdogan Dengan Zionis Israel


Hijrah Kaum Yahudi di Masa Daulah Utsmaniyah

Tuesday, September 1, 2020

Untuk Pendengki “Pelayan Al Haramain Dan Ulama Madinah” : Pesawat Israel Melintas Udara Saudi, Berkhianat Terhadap Palestina?

Pesawat Israel Melintas Udara Saudi, Berkhianat Terhadap Palestina? 

Ancaman Bagi Orang Yang Membenci Kota Madinah Dan Ahlul Ilmunya..
Erdogan Akan Membebaskan Masjid Al Aqsa ??? Video Hubungan Erdogan Dengan Zionis Israel
Arab Saudi : Normalisasi Hubungan Dengan Israel adalah Pembentukan Negara Palestina Dengan Yerusalem Sebagai Ibu Kotanya. Tidak Ada Satupun Pemimpin Negara Arab (Official) Yang Mengakui (Menginjak) Jerusalem, Kecuali Erdogan (Turki).

“Trio Penghancur” Palestina Dan Pendukung Aktif Zionis Israel Sejak Berdirinya : Iran- Turki – “Qatar”
http://lamurkha.blogspot.com/2020/08/trio-penghancur-palestina-dan-pendukung.html
Kerjasama Ekonomi Zionis Israel - Turki
http://lamurkha.blogspot.com/2020/08/kerjasama-ekonomi-zionis-israel-turki.html

Monday, August 31, 2020

Sejarah Berdarah Daulah Utsmani Di Semenanjung Arab

Kejahatan Daulah Utsmani di Semenanjung Arab

Sejarah mencatat, telah terjadi invasi, pencurian, pembunuhan dan deportasi warga pribumi oleh Daulah Utsmani saat menduduki semenanjung Arab
 
Seruan mereka bukan untuk pembangunan dan perbaikan sebuah negeri, tapi pembantàian dan perusakan kehidupan manusia.
 
Sebuah sejarah yang penuh darah dan kejahatan.

Wednesday, August 26, 2020

Tuesday, August 25, 2020

Pembebasan Arab Saudi Melawan Penjajah Otoman (Utsmaniyah), Jatuh Dua Kali (Abad 18 M) Dan Kemudian Bangkit (Awal Abad 19 M), Banyak Ulama Madinah Yang Dibunuh

Sejarah Singkat Kerajaan Saudi Pertama Hingga Saudi Ketiga


Perkataan Pendiri Kerajaan Arab Saudi, Raja Abdul Aziz
 
Akun Alsaud_History kembali merilis perkataan penting pendiri Kerajaan Arab Saudi, Raja Abdulaziz, yang layak diukir agar tak lekang bagi generasi mendatang.

Di antaranya:

Sunday, August 23, 2020

Turki Utsmani Memecah Belah Umat Islam, Kekacauan Dan Perpecahan (Pelaksanaan Sholat) Yang Di Masjidil Haram

Dulu Di Masjidil Haram, Shalat Dengan 5 Imam Dalam Satu Waktu 

Menurut Husain Basalamah dalam Tarikh Imarah Masjidil Haram (h.233), kekacauan dan perpecahan (pelaksanaan sholat) yang terjadi di antara kaum muslimin di Masjidil Haram ini terjadi di masa kekhalifahan Turki Utsmani. Dulu Di Masjidil Haram, Shalat Dengan 5 Imam Dalam Satu Waktu.
 
Tahukah Anda bahwa dahulu di Masjidil Haram terdapat lebih dari satu pengimaman di dalam pelaksanaan sholat berjama’ah?

Saturday, August 22, 2020

Lorong Utsman Bin ‘Affan Di Masjidil Haram Dibangun Pada Era Daulah Utsmaniyah ?

Bukan Dibangun Pada Era Daulah Utsmaniyah: Lorong Masjidil Haram Utsman bin Affan
https://youtu.be/_BV1PzD79ro

Video ini membantah tulisan Kantor Berita Turki, Anadolu Agency, yang mengklaim bahwa Ruwwaq (Lorong) Utsman bin 'Affan di Masjidil Haram dibangun di era Daulah Utsmaniyah. Simak paparan sejarah dari sumber-sumber buku sejarah terpercaya.

Sejarah Najd Dan Hubungannya Dengan Daulah ‘Utsmaniyyah

 Sejarah Najd dan Hubungannya dengan Daulah ‘Utsmaniyyah

Berawal dari dakwah yang dikembangkan Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullahu, negeri Najd dan sekitarnya berkembang menjadi negeri tauhid yang diliputi ketentraman, setelah keterpurukan agama dan keterbelakangan sosial menggayuti negeri ini. Namun hal ini justru dianggap sebagai ancaman besar bagi Daulah Utsmaniyah yang banyak dipengaruhi aqidah Sufi.
 
Pengetahuan tentang sejarah Najd dan negeri-negeri di sekitarnya sangatlah penting untuk diketahui setiap muslim dalam rangka mengenal hakekat sebenarnya dari dakwah Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullahu, di mana fakta dan sejarah tentang dakwah beliau telah banyak diputarbalikan oleh ahlul batil hingga kini, baik dari kalangan Syi’ah Rafidhah, Tashawwuf, ataupun kaum hizbiyyin dari kalangan neo Khawarij, baik dari kelompok Hizbut Tahrir ataupun yang lainnya.