

Thursday, December 03, 2015
LONDON (atjehcyber) - Dua kelompok hak asasi di Inggris mengatakan lebih 4.000 warga sipil tewas akibat pemboman tanpa pandang bulu yang dilakukan AS dan koalisi, plus Rusia, untuk menghancurkan ISIS.
Ceasefire Centre for Civilian Rights dan Minority Rights Group International merinci lebih 2.800 warga sipil tewas di Irak oleh serangan udara koalisi pimpinan AS.















