Friday, August 21, 2015

Syaikh Zuraiqat Seru Mujahidin Suriah Pindahkan Pertempuran di Wilayah Syiah

Syaikh Zuraiqat Seru Mujahidin Suriah Pindahkan Pertempuran di Wilayah Syiah
Pemimpin Brigade Abdullah Azzam Lebanon, Syaikh Sirajudin Zuraiqat, menyeru seluruh faksi pejuang Suriah membuang jauh-jauh perselisihan dan bersatu dalam memerangi Syiah Hizbullah Lebanon dan militer rezim. Seruan itu disampaikan dalam pesan audio yang diunggah di internet baru-baru ini dan dinukil portal arabi21.com, Senin (17/08).
“Wajib bagi seluruh faksi (pejuang Suriah) mengedepankan fiqih khilaf antara mereka dan menghindari berpartai-partai serta memerangi fanatik organisasi,” tegas Syaikh kelahiran Lebanon ini.
Ia juga menyeru seluruh faksi mujahidin memindahkan pertempuran ke jantung rezim Suriah. Karena, mereka ingin mendirikan negara Syiah Nushairiyah di wilayah-wilayah mereka yang masih aman itu.
Syaikh Zuraiqat menjelaskan, jantung rezim itu adalah wilayah pesisir, Qalamun, Homs, Daraa dan ibukota Damaskus. “Inilah wilayah pilar yang ingin dijadikan negara Syiah. Hancurkanlah proyek mereka dan realisasikan proyek Ahlus Sunnah di Syam dengan pengorbanan kalian,” serunya.
“Pertahanakanlah revolusi kalian dengan senjata. Zaman ini adalah zaman senjata dan parit, bukan zaman makan-makan dan hidup mewah di hotel-hotel,” tegas Syaikh Zuraiqat.
Ia memberikan pesan khusus kepada warga Zabadani di pedesaan Damaskus yang menghadapi kampanye militer oleh rezim dan Syiah Hizbullah. Ia menegaskan bahwa Zabadani adalah kota penting yang harus dipertahankan.
“Allah telah membuka ‘pasar’ bagi kalian. Dia juga mendatangkan musuh kalian di bumi kalian. Allah telah berjual beli dengan kalian. Maka, juallah harta dan jiwa kalian untuk Allah, sebagaimana kalian katakan sebelumnya di masjid-masjid. Carilah kematian niscaya kalian mendapatkan kehidupan,” kata Syaikh yang pernah menjadi anggota Majelis Fatwa Lebanon ini.
Dia menambahkan bahwa kalian saat ini telah memerangi proyek Iran di Syam. Mereka berusaha menduduki Zabadani dan wilayah sekitar serta mengusir warganya untuk mendirikan negara Syiah di wilayah tersebut.
Perlu diketahui, meski kota Zabadani di wilayah Suriah namun Iran dan milisi Syiah Hizbullah berperan aktif di kota strategis itu. Hal itu terungkap jelas ketika mujahidin Ahrar Al-Syam menggelar negosiasi dengan rezim untuk menghentikan pertempuran sementara di kota tersebut.
Ahrar Al-Syam berhadapan dengan utusan dari Iran dan Syiah Hizbullah dalam negosiasi itu. Perwakilan rezim Suriah hanya sebagai pelengkap.
Syaikh Sirajudin Zuriqat merupakan ulama Ahlus Sunnah asli Lebanon. Beliau dikenal keras menghadapi Syiah, baik melalui militer maupun pemikiran. Diyakini, gerakan yang dipimpinnya berafiliasi dengan organisasi Al-Qaidah.
Sumber: arabi21.com

Penulis: Hunef Ibrahim


Dewan Ulama Senior Arab Saudi Sebut Perang Di Suriah Adalah Pemusnahan Massal Warga Sipil Tidak Berdosa

Dewan Ulama Senior Arab Saudi mengutuk keras pemboman yang dilakukan pesawat tempur rezim Syiah Bashar Al Assad disebuah pasar umum di kota Duma, Suriah, dan menyebutnya sebagai pembantaian massal warga sipil di Suriah.
Dalam keterangan Sekjen Dewan Ulama Senior yang dikeluarkan pada Senin (17/08) malam menyatakan, “Apa yang dilakukan saat ini di Suriah adalah sebuah pembantaian keji terhadap warga sipil yang dilakukan oleh teroris rezim Syiah Bashar Al Assad tanpa membedakan kecil atau besar serta pria ataupun wanita.”
Sekjen Dewan Ulama Senior melanjutkan, “Adalah kewajiban bagi pemerintah Muslim di dunia untuk dapat mencegah dan menghentikan bencana kemanusiaan lebih lanjut yang dilakukan oleh tentara rezim dan sekutunya.”
Selain itu Dewan Ulama Senior juga menyerukan masyarakat internasional untuk segera mengambil langkah serius menghentikan pemusnahan massal yang dilakukan oleh tentara rezim beserta sekutunya di Suriah.
Tercatat lebih dari 100 orang tewas dan melukai 300 an lainnya terluka setelah sejumlah bom menghantam pasar rakyat di kota Duma pada akhir pekan kemarin. (Alarabiya/Ram)