Friday, August 21, 2015

Dewan Ulama Senior Arab Saudi Sebut Perang Di Suriah Adalah Pemusnahan Massal Warga Sipil Tidak Berdosa

Ya Allah Ya Rabb, Binasakanlah  Syiah Suriah/Iran Laknatullah, Pembunuh Husain bin ‘Ali RA dan Keturunannya, Penindas Keji Ahlus Sunnah di Surih/Iran, Seperti “Kaum-kaum Terdahulu” Yang Telah Engkau Binasakan.

Duma- Suriah 2
pasar duma paska pemboman
Dewan Ulama Senior Arab Saudi mengutuk keras pemboman yang dilakukan pesawat tempur rezim Syiah Bashar Al Assad disebuah pasar umum di kota Duma, Suriah, dan menyebutnya sebagai pembantaian massal warga sipil di Suriah.
Dalam keterangan Sekjen Dewan Ulama Senior yang dikeluarkan pada Senin (17/08) malam menyatakan, “Apa yang dilakukan saat ini di Suriah adalah sebuah pembantaian keji terhadap warga sipil yang dilakukan oleh teroris rezim Syiah Bashar Al Assad tanpa membedakan kecil atau besar serta pria ataupun wanita.
Sekjen Dewan Ulama Senior melanjutkan, “Adalah kewajiban bagi pemerintah Muslim di dunia untuk dapat mencegah dan menghentikan bencana kemanusiaan lebih lanjut yang dilakukan oleh tentara rezim dan sekutunya.”
Selain itu Dewan Ulama Senior juga menyerukan masyarakat internasional untuk segera mengambil langkah serius menghentikan pemusnahan massal yang dilakukan oleh tentara rezim beserta sekutunya di Suriah.
Tercatat lebih dari 100 orang tewas dan melukai 300 an lainnya terluka setelah sejumlah bom menghantam pasar rakyat di kota Duma pada akhir pekan kemarin. (Alarabiya/Ram)


Hindari Pembantaian Massal, Otoritas Ulama Ghouta Syarqiyah Batalkan Pelaksanaan Shalat Jum’at Berjamaah


Otoritas ulama Ghouta Syarqiyah provinsi Damaskus memutuskan untuk meniadakan pelaksanaan shalat Jum’at di masjid-masjid yang berada di wilayah pinggiran timur ibukota Damaskus, setelah serangan intensif pesawat rezim Bashar Al Assad dalam 10 hari terakhir.
Dalam pengumumannya pada hari Kamis (20/08) kemarin, otoritas ulama Ghouta menyatakan, “Demi menjaga jiwa dari pembantaian rezim Bashar Al Assad, kami menyerukan warga untuk tidak melaksanakan ibadah shalat Jum’at berjamaah besok di masjid-masjid kota.”
Para ulama beralasan bahwa menjaga jiwa adalah wajib hukumnya daripada melaksanakan kewajiban shalat Jum’at yang dapat digantikan dengan shalat Zuhur oleh umat Muslim. “Ini sesuai dengan kaidah fiqh yang membolehkan sesatu yang dilarang ketika dalam keadaan darurat.”
Tercatat lebih dari 100 orang tewas dalam kurun waktu satu pekan terakhir, setelah pesawat tempur dan tembakan altileri berat rezim Bashar Al Assada menargetkan kawasan sipil dan fasilitas umum di daerah yang kini dikuasai oleh kelompok pejuang oposisi. (Alarabiya/Ram)