Friday, May 22, 2015

Mewaspadai Upaya Menjebak Saudi di Antara Benturan Sunni-Syiah

Perubahan arah kebijakan Arab Saudi di bawah kendali Raja Salman tentunya dirasa membawa angin segar bagi kalangan Islamis dan terutama bagi Ikhwan. Akan tetapi, belajar dari pergolakan-pergolakan yang terjadi di berbagai belahan dunia, sejak dari Perang Teluk, Reformasi Indonesia, perang melawan terorisme, hingga Arab Spring, perlu sebuah kewaspadaan ekstra bahwasanya kemesraan antara Saudi dan Islamis bisa jadi justru merupakan jebakan yang berujung pada target penghancuran keduanya.
Baik Reformasi di Indonesia maupun Arab Spring, seringkali Islamis berada di garda terdepan. Namun kita jangan menyederhanakan permasalahan, bahwa pergolakan-pergolakan tersebut adalah proses demokratisasi yang akan menjadikan Islamis tampil sebagai leading. Kita sedang berada di pusaran fitnah akhir zaman yang dahsyat, ada tangan-tangan tak tampak yang bermain di belakang peristiwa-peristiwa besar, mendesain, merencanakan secara sistematis dan terstruktur, dengan agenda-agenda yang berkebalikan dengan yang diperkirakan kalangan Islamis.
Hasil dari pergolakan-pergolakan yang terjadi, bukanlah runtuhnya diktator menuju terwujudnya pemerintahan yang demokratis atau islami, tetapi justru makin termarjinalisasinya kalangan Islamis itu sendiri. Membenturkan antara kekuatan reformis dan status quo, antara kalangan sekuler dan Islamis, serta antara kalangan tradisionalis dan kontemporer, berakibat memperlemah kekuatan Sunni secara signifikan, terjebak pada berbagai kepentingan yang saling berbenturan. Akhirnya berujung jatuhnya satu per satu negara-negara Muslim Sunni ke dalam pengaruh Syiah, dimulai dari Iran, Suriah, Libanon, Irak, Afghanistan dan Yaman. Juga menguatnya peran politik Syiah secara global, termasuk di Indonesia.
Terkait dengan benturan antara Sunni dengan Syiah, tidak sesederhana menumpas pemberontakan Syiah Hutsi di Yaman atau berhadapan dengan Iran. Di balik menguatnya pengaruh Syiah, ada kolaborasi yang pelik di antara kekuatan-kekuatan super power dunia, benturan antara Barat dan Timur, dan tentru saja akar permasalahan dunia itu sendiri, Zionisme, serta pertarungan antara al haq dengan al bathil. Apa yang dicapai Syiah saat ini, tidak didapat dengan tiba-tiba, tetapi telah melalui upaya yang sistematis dalam berbagai bidang, tahapan demi tahapan yang sangat terukur, telah dilaksanakan selama beberapa dekade bahkan sejak beberapa abad yang lalu (Baca: Di Ambang Syiah).
Dalam perspektif era Kolonialisme Barat beberapa abad lampau, upaya penaklukkan dunia Islam tentunya amat memperhitungkan kondisi dunia Islam waktu itu, potensi friksi terbesar dan paling signifikan adalah antara Sunni dan Syiah. Rivalitas keduanya silih berganti mendominasi sejarah dunia Islam. Inilah yang melatarbelakangi kolaborasi manis antara Syiah dan berbagai kekuatan luar dalam berhadapan dengan Sunni. Dalam perspektif ini, kondisi umat Islam pada saat ini khususnya kalangan Sunni, bisa dikatakan berada di ujung tanduk, terkepung berbagai kepentingan yang bertarung memperebutkan supremasi dunia.
Ketika benturan antara Sunni dan Syiah terjadi secara terbuka, diperlukan sikap yang hati-hati dan kewaspadaan yang ekstra, terutama bagi kalangan Islamis dan Jihadis. Kita tidak hanya berada pada era kecanggihan teknologi yang kasat mata, tetapi juga era kecanggihan strategi dan tipu daya. Belajar dari peristiwa-peristiwa sebelumnya, memperhatikan kompleknya permasalahan yang dihadapi, jangan sampai keteguhan mereka justru menjadi blunder, terjebak dan menjadi bulan-bulanan, kontraproduktif dengan tujuan yang ingin dicapai, melengkapi kelemahan komitmen kalangan sekuler dalam tubuh Sunni itu sendiri untuk menjaga eksistensi Sunni.
Bisa jadi, kondisi dunia saat ini belum kondusif untuk tujuan akhir yang ingin dicapai, artinya masih membutuhkan kerja keras dan banyak pengorbanan. Terutama juga penting dicermati bagi Ikhwan, diperlukan kebesaran hati untuk tidak tersandera pada kezhaliman yang menimpa mereka selama ini, termasuk kepedihan yang menimpa mereka pasca Kudeta Mesir, demi kepentingan yang lebih besar, ketika umat ini berada di ujung tanduk. Bukan untuk meraih kekuasaan jangka pendek, dan memang tak mungkin akan dicapai di tengah cengkeraman tiran dunia, tetapi ustaziyatul alam yang universal, yang membutuhkan jalan yang lebih panjang.
Ketika umat Islam berada pada kondisi yang sangat lemah, tidak memiliki kemandirian secara teknologi, termasuk sebatas menjadi pemakai dalam bidang persenjataan militer, sekaligus berhadapan dengan pertarungan strategi yang sengit, diperlukan kemampuan yang baik untuk menempatkan diri di antara benturan berbagai peradaban dunia, bukan sebaliknya.
Seolah jalan terbentang, padahal tak ubahnya hanya sebuah jebakan, begitulah dahsyatnya fitnah akhir zaman. Kita perlu mewaspadai jika di balik pergolakan ini ada upaya ‘memursikan’ Saudi sekaligus juga penghancuran bagi Ikhwan. Sulit dibayangkan jika bagunan-bangunan megah yang baru saja dibangun di dua kota suci, hancur lebur menjadi abu.
Hasbunallah wanikmal wakil nikmal maula wanikman nashir.
Wallahu a’lam bishawwab.





'Elang' Qadisiyah Dan Penakluk Persia [ Mudah-mudahan Saat Ini Ada Duplikatnya ]

1. Bismillah,,, malem ini smbil nyambi ngerjkan tugas. Sya mw crita sdkit ttg 'Elang' Qadisiyah #alQaQabinAmru
2. beliau mnyatakan keislamannya setelah tahun kesembilan hijriyah stelah prang tabuk #alQaQabinAmru
3. Tiga perang besar telah beliau ikuti,,, Perang Qadisiyah, Perang Nahawand dan Perang Yarmuk #alQaQabinAmru
4. Pada Perang Nahawand pintu pembuka untuk msuk wilayah Persia, ia telah membunuh al-Fairuzan, panglima pimpinan Persia #alQaQabinAmru
5. Pd Perang Qadisiyah pintu gerbang pembuka penaklukan wilayah Irak, ia juga telah membunuh Rustum,pimpinan Persia yang di Irak #alQaQabinAmru
6. Pd Perang Yarmuk yang mnjdi pintu pembuka wilayah Syam, ia jg berperang sbg pndobrak wilayah kaum Romawi #alQaQabinAmru
7. Seorang Penyair, yg syairnya dibangun dari peperangan demi peperangan #alQaQabinAmru
8. Seorang yang dengan keutamaan suaranya jauh lebih baik daripada suara 1000 tentara #alQaQabinAmru
9. ktika pnaklukan Irak (bukan perang Nahawan), Khalid ibn Walid minta tmbhan psukan ke Abu Bakar, tp Khalifah hnya mngirimkan #alQaQabinAmru
10. :D kereeen,,, ktika ditnya oleh shbat: "Engkau akn mmbntu psukan yg tlah hncur hnya dg satu org saja??" #alQaQabinAmru
11. jwb Khalifah Abu Bakr, "Tak akan kalah sebuah pasukan yg di dalamnya ada prajurit sprti #alQaQabinAmru " :D
12. kmudian #alQaQabinAmru mmbntu Khalid dlm peperangan Yarmuk mlwan Romawi sbg panglima perangnya Khalid 'Saif min SuyufiLLAH"
13. dlm perang Qadisiyah, sblm membunuh Rustum, dihajarnya Gajah Putih tunggangan Rustum hingga mati #alQaQabinAmru
14. ktika Qadisiyah tlah direbut, Umar brtnya kpd Sa'ad bin Abi Waqqash (komandan Perang), "Siapa prajurit pling hebat??" #alQaQabinAmru
15. kmdian, Sa'ad mnjwab, "#alQaQabinAmru. Dlm 1 hri ia mlkukan 30 kli pnyerangan n dlm stiap pnyerangn psti ad seorng pnglima andlan yg trbunuh
16. Stlah Persia trpukul dg hancurnya Qadisiyah, n kmudian mlarikan diri ke Madain dikejarlah mreka brsama psukan Muslimin #alQaQabinAmru
17. hingga sampailah #alQaQabinAmru pd kota Nahawand,ikut membantu pimpinan an-Nu'man dlm pnaklukan Persia
18. krn jasa #alQaQabinAmru pula lah, Penaklukan Nahawand menjadi lebih mudah
19. ia memimpin psukan mujarradah, psukan elite berkuda tanpa baju besi yg memancing psukn prsia kluar dri bentengnya #alQaQabinAmru
20. ia adalah satu diantara 10 pendekar Rasulullah, ksatria Islam yg gagah berani #alQaQabinAmru
21. ia bukanlah komandan perang, pangkat tertinggi hanya panglima perang. Tpi seorang dia berbanding 1000 prajurit yg kuat #alQaQabinAmru
22. Seorang penyair yang tumbuh di lingkungan peperangan dan wafat di tahun 40 hijriyah. Smg Keberkahan Allah atasmu wahai #alQaQabinAmru


Iran bukanlah negara Islam tapi negara Syiah!!

Iran Adalah Negara Islam Titik! ( Kata Orang Buta, Tuli, Kurang Waras Alias Gila Dan Kurang Akal )

Revolusi Syiah Khumainiyah Iran, Wilayatul Faqih Syiah Rafidhah Harga Mati Untuk Merevolusi (Baca: Menumbangkan) Seluruh Pemerintah Negeri-Negeri Kaum Muslimin Di Berbagai Penjuru Dunia
Iran Adalah Negara Syiah Dengan Memakai Embel - Embel Islam
http://lamurkha.blogspot.co.id/2016/05/iran-adalah-negara-syiah-dengan-memakai_10.html

Iran  Negara syi'ah ! Bukan negara islam ! Sebuah fakta yang tak terbantahkan !
=============================
Yaa Ayyuhal Muslimun ....'

Wahai Umat Islam Di Seluruh Tanah Air - Indonesia ....'
SESUNGGUHNYA BENAR, jika kita mendengar kata ‘Iran’, pikiran kita akan menuju Timur Tengah dan membayangkan orang-orang Arab. Timur Tengah dan bangsa Arab identik dengan Islam, tapi tidak di Iran. Memang, di Iran juga ada orang Islam yang beraliraan Sunni, selain orang Syiah (tentu saja, dan celakanya, dunia dibikin sama dalam eksekusi imej itu bahwa Syiah merupakan bagian atau salah satu aliran dalam Islam), orang Yahudi, dan orang Kristen. Namun orang Islam di Iran sangatlah minoritas dan tertindas.

"Nubuwah Rasulullah Soal Munculnya Ulama-Ulama Penyeru Ke Pintu Neraka"

by @MilanistiMuslim
Chirpified By @M4ngU5il

1. Nubuwah Rasulullah SAW tentang kelak Munculnya Ulama-Ulama penyeru kepintu neraka dimana Jamaahnyapun Ikut terlempar kesana

2. Saat ini satu Kaki umat telah memasuki Fase ke 4 Fase Mulkan Jabariyah (Rezim Otoriter Era demokrasi) pic.twitter.com/Z4EpM5Ijjt
 
3. Dimana Sebelumnya Fase ke 3 umat berada di Fase Daulah Umayyah, Daulah Abbasiyyah dan terakhir Daulah Turky Utsmani yg runtuh di thn 1924

4. Dan pada Fase ke 4 inilah yang kita injak saat ini dimana banyaknya Munculnya Fitnah2, fitnah hari ini lebih sadis dihari selanjutnya

5. Selamat datang wahai umat di Fase berhembusnya fitnah Dajjal dmn sebagian dr kalian mengikuti kaki tangan Dajjal pic.twitter.com/oHknyzn93H
 
6. Lihatlah Realita & Fakta kekinian dg Nubuwah Rasulullah, dimana sebagian Umat lebih Mempercayai Tokoh2nya dibanding Alquran & Alhadist

7. Ulama adalah penyambung Lidah Nabi tapi sekarang seiring waktu ulama mulai tergelincir di akhir Zaman pic.twitter.com/4Y7ULfBYFG
 
8. Diantara Fitnah yang Paling mematikan adalah Munculnya Fitnah Ulama - Ulama Su' (Jahat) mereka berFatwa sesuai dg kehendak Hawa Nafsu

9. Ulama Su' mengajak pada kejahatan dan kesesatan, ia menyuguhkan keburukan dalam bentuk kebaikan dan membungkus Al-Batil dg Cover Al-Haqq

10. Seperti dalam Nubuwah Nabi 1400 tahun yang lalu yang telah ia gambarkan apa yang kan terjadi dimasa depan pic.twitter.com/M1THYxUtmx
 
11. Jika seorang Ulama dekat hubungannya dengan Para penguasa Mulkan Jabariyyah (Rezim Otoriter) maka tertuduhlah Diinnya
>> apakah ulama tsb mengambil sebagian dunia penguasa Mulkan Jabariyyah atau penguasa tsb mengambil Diin dari Ulama tsb

12. Mari renungkan perkataan Sayyid Qutub saat ia dimusuhi oleh rezim agar mencabut kembali perkataannya sehingga ia dimusuhi Rezim >>
>>Sungguh jari telunjuk yg bersaksi pd Allah dg mentauhidkannya didlm Shalat, tdk akan mau menuliskan 1 hurufpun untuk mengakui Hukum Rezim

13. Inilah Jalan ulama yang Jujur, inilah jalan jalan para Nabi dan para penegak Kalimat Allah Sampai pada puncak tertinggi

14. Nabi Ibrahim telah merasakan Dinginnnya api, Nabi Yusuf dipenjara Firaun, Nabi Zakaria dibunuh,Nabi Muhammad diancam dibunuh, dicela dll

15. Apakah ini Ulama yang dinubuwahkan Nabi yang akan Muncul diakhir Zaman itu ? Renungkanlah pic.twitter.com/hvC7qqX2g1
 
16. Inilah ulama Al-Haqq, kebenaran berada padanya pic.twitter.com/9c2e6RPHPr
 
17. Pahamilah dan renungkanlah Hadist Nubuwah Nabi tentang munculnya Ulama Jahat yang menyeru kepintu neraka pic.twitter.com/go7Y77xKkz
 
18. Hadist (Petunjuk yang benar yang tak dusta karna Nabi tak pernah Dusta, yang efeknya membuat kamu tak tersesat diakhir zaman)
19. Hadis tadi memberikan petunjuk agar kita terhindar dari Ulama2 jahat, Petunjuk Rasulullah SAW itu diantaranya >>
>> senantiasa berpegang pada jamaah yang berpegang teguh pd Alquran dan Alhadist yang artinya sesuai dg tuntunan Alquran dan As-Sunnah
>> dan menjauhi Firqah2 atau kelompok2/golongan2 yang dipimpin oleh ulama jahat tsb
20. Pelajarilah sejarah Buya Hamka mengapa ia dipenjara penguasa disaat itu & pelajarilah mengapa Buya Hamka mengundurkan diri dr Ketua MUI


Negara Mana Yang Pergantian Pemimpinnya Super Cepat Dan Super Murah??

Pergantian Pemimpin Negara Super Cepat Dan Super Murah Di Negara Kaya

Tahukah kita bahwa pergantian Raja di Arab Saudi hanya sekitar 5 menit saja.
Yakni seorang yang telah ditunjuk membaca surat keputusan bahwa raja setelahnya adalah Raja Salman hafizhahullah.
Kemudian diiringi Baiat atau sumpah yang tidak lebih satu menit kemudian salam-salaman.
Bahkan setiap PNS di sini mendapat uang bonus gaji dua bulan, kami selaku mahasiswa kecipratan bonus dua bulan hingga hampir 8 juta rupiah.
Jangan kita bayangkan di negeri kita.
Walau sebenarnya 
tanahnya hijau dan berair..
Namun manusianya tandus dan kering.
Ya Allah..
Dana pemilu 2009 sebanyak 
8,5 Triliun. 
Dana pemilu 2014 sebanyak 
16 Triliun. ( 20 T, red lamurkha)
Lalu apa hasilnya.?
Rakyat saling membenci..
Pemerintah 
selalu dimaki..
Sudah berbulan-bulan kita 
selalu menyalahkan pemerintah. 
Karena harga naik..korupsi…Pungli…beras..BBM…
Berbulan-bulan pula media saling tusuk menusuk…
Mengadu domba rakyat dengan membabi buta.
Padahal kita negara kaya..
Negara kita 
indah..
Negara kita 
ramah..
Tapi kenapa kita saling memakan sesama..
Syaikh syaikh kami di Madinah selalu memuji muji Indonesia. 
Tanahnya itu memang hidup..
Alamnya segar..penduduknya ramah..
Bahkan…
kalau anda lempar batu di Indonesia
Batu pun akan HIDUP..sampai berwarna hijau karena lumut.
Kenapa kita dalam masalah..
Itu semua 
karena sikap kita yang jauh dari agama…
Lihat di zaman Rasulullah. .
Kering kerontang…tumbuhan sulit hidup..
Manusianya kasar dan keras karena kondisi alam..
Tapi dengan agama yang beliau bawa..
Seorang 
Umar pun bisa menangis..
Imperial 
persia dan romawi dikalahkan oleh bangsa gurun yang hanya kenal Onta dan pasir saja.
Padahal 
persia dan romawi hidup dalam kemewahan namun jauh dari agama.
Rakyat 
saling menzalimi…
Sang 
kaya dibebaskan dari hukum..
Yang 
miskin tidak salah justru dihukum..
Pendetanya menghalakan apa yang dihalalkan raja.
Pedagangnya menipu yang lain..
Dan 
rentenir dipelihara.
Akhirnya 
mereka jatuh ditangan orang muslim yang ketika itu miskin harta namun kaya agama.
Sehingga dunia akan datang meringkuk di kaki mereka..
Kata ibnu Qayyim :” Dunia itu mirip bayangan badan..jika kau kejar..ia pasti menjauh..namun jika kau menjauh maka ia tidak ada pilihan lain selain mengikutimu.”
—-
Admin Suara Madinah
reposting: https://www.facebook.com/raehanul.bahraen/posts/10202815083897787



"Inilah 33 Persamaan Syiah Dengan Yahudi"

by @SurYosodipuro
Chirpified By @M4ngU5il

·        
INILAH 33 PERSAMAAN SYI’AH DENGAN YAHUDI
1.Tdk ada dr aspek mana pun yg tak sesat dr Syiah–baik aqidah,syariah, atau akhlak n muamalah.Syiah adalah Yahudi yg menggunakan baju Islam.
2.Syi’ah adalah Yahudi dan Yahudi adalah Syi’ah”. Syi'ah adalah produk Yahudi melalui tokoh munafik Abdullah bin Saba,
3.dia adalah seorang pendeta yahudi yang berpura-pura masuk islam untuk menghancurkan Islam dari dalam,
4. dia juga orang yang pertama mengisukan kalau Ali yang lebih berhak menjadi khalifah setelah Rasulullah wafat,
5.dia juga yang pertama kali mencela sahabat Rasulullah shallallahu alaihi wasallam. menjadikan Syiah dan Yahudi memiliki banyak persamaan.
6.1. Yahudi telah mengubah-ubah Taurat, begitu pula Syi’ah mereka punya Al-Qur’an hasil kerajinan tangan mereka yakni “
7.Mushaf Fathimah” yang tebalnya 3 kali Al-Qur’an kaum Muslimin.Mereka menganggap ayat Al-Qur’an yang diturunkan berjumlah 17.000 ayat,
8.dan menuduh Sahabat menghapus sepuluh ribu lebih ayat.
9.2. Yahudi menuduh Maryam yg suci berzina [QS.Maryam :28], Syi’ah melakukan hal yg sama terhadap istri Rasulullah ‘Aisyah Radhiallahu ‘anha
10. sebagaimana yang diungkapkan Al-Qummi (pembesar Syi’ah) dalam “Tafsir Al-Qummi (II 34)”
11. 3. Yahudi mengatakan, “kami tidak akan disentuh oleh api neraka melainkan hanya beberapa hari saja”. [QS. Al-Baqarah : 80]
12.Syi’ah lebih dahsyat lagi dengan mengatakan, “Api neraka telah diharamkan membakar setiap orang Syi’ah”
13.sebagaimana tercantum dalam kitab mereka yang dianggap suci “Fashl Kitab (hal.157)”
14.4. Yahudi meyakini, Allah mengetahui sesuatu setelah terjadinya sesuatu itu padahal Allah tadinya tidak tahu, begitu juga dengan Syiah.
15.Orang-orang Syiah menyebutnya sebagai akidah al bada’. Abu Abdillah berkata, “Seseorang belum dianggap beribadah kepada Allah sedikit pun
16. hingga ia mengakui adanya sifat bada’ bagi Allah.” (Ushulul Kafi fi Kitabit Tauhid: 1/331).
17. Allah berfirman : “Katakanlah,“Tdk ada seorang pun di langit n di bumi yg mengetahui perkara yg gaib kecuali Allah.” (QS. An-Naml: 65)
18.Sementara di sisi lain,mrk berkeyakinan bahwa para imam mrk mengetahui segala ilmu pengetahuan dan tak ada sedikit pun yang sama baginya.
19.Al Kulaini, seorang ulama paling terpercaya di kalangan Syiah berkata dlm bukunya,Bab bhw para imam mengetahui ilmu yg tlh n akan terjadi
20. dan tidak ada sesuatu apa pun yang tersembunyi bagi mereka.” (Al Kafi: 1/261).
21.5. Yahudi beranggapan bahwa ucapan “amin” dalam shalat adalah membatalkan shalat. Syi’ah juga beranggapan yang sama.
22. 6. Yahudi berkata, “Allah mewajibkan kita lima puluh shalat” Begitu pula dengan Syi’ah.
23. 7. Yahudi keluar dari shalat tanpa salam,cukup dengan mengangkat tangan dan memukulkan pada lutut. Syi’ah juga mengamalkan hal yang sama


Bashar Assad dalam Hari-hari Sulit ( Cepat Musnah, Insya Allah )

Kantor berita Reuters melaporkan rezim Bashar Assad saat ini mengalami hari-hari sulit, setelah mujahidin banyak menorehkan kemajuan di lapangan. Titik-titik militer penting yang diyakini tak terkalahkan, jatuh di tangan pejuang.
Seperti dinukil eldorar.com, Rabu (19/05), Bashar Assad kini membutuhkan bantuan lebih banyak dari Syiah Hizbullah Lebanon dibanding hari-hari sebelumnya. Sebagaimana diketahui, organisasi yang dipimpin Hasan Nasrallah itu secara terang-terangan mengumumkan berpartisipasi memerangi rakyat Suriah, sebelumnya tidak mengaku.
Beberapa hari terakhir merupakan hari paling sulit bagi Bashar Assad sejak tahun pertama atau kedua meletusnya revolusi. Pasukannya kehilangan kontrol banyak wilayah di provinsi Idlib setelah faksi-faksi pejuang menggelar operasi bersama.
Kemenangan mujahidin di provinsi tersebut semakin mengkhawatirkan Bashar Assaad. Pasalnya, pejuang tengah mencapai daerah dekat wilayah pesisir di barat daya Suriah, Lattakia, yang merupakan basis utama sekte Alawi, agama yang dianut Bashar Assad.
Pasukan militer dan milisi-milisi bersenjata pro pemerintah dikirim untuk menjaga wilayah tersebut. Bahkan, Syiah Hizbullah membuka kantor baru untuk ikut bersiaga menghadapi segala kemungkinan yang terjadi di wilayah itu.
Di saat bersamaan, Dualah Islamiyah meningkatkan tekanan di pusat Suriah. Mereka melancarkan serangan-serangan ke sejumlah wilayah yang masih dikontrol rezim. Serangan itu bahkan terjadi di daerah yang terdapat situs bersejarah.
Akan tetapi, sebagaimana ditulis Reuters, serangkaian kemunduran itu nampaknya tidak mengubah strategi Bashar Assad atau sekutu utamanya, Iran dan Rusia. Iran yang berpaham Syiah justru memanfaatkan konflik ini sebagai titik penting, untuk menunjukkan ketegangannya dengan Arab Saudi yang mendukung sejumlah faksi oposisi Suriah.
Sementara itu, kaki tangan Iran Syiah Hizbullah Lebanon melebarkan wilayah operasinya di Suriah untuk memperkuat militer Bashar Assad. Hal itu tak lepas setelah mujahidin meraih kemenangan beruntun di Idlib.
“Hizbullah hari ini bertempur di sejumlah wilayah di Suriah yang sebelumnya tidak kami sentuh,” kata Hasan Nasrallah, pemimpin gerakan Syiah Hizbullah yang dibentuk Garda Revolusi Iran pada 1982.
Seorang wartawan investigasi Lebanon yang dikenal dekat dengan Syiah Hizbullah, Salim Zahran, termasuk wilayah yang dimaksud Hasan Nasrallah itu provinsi Idlib. Bashar Assad mengalami kerugian besar lagi beruntun di wilayah tersebut.
Zahran menambahkan, saat ini Damaskus lebih banyak menerima bantuan dari sekutu-sekutunya. Bashar Assad menjadi terlibat penuh dalam pilihan menjadi sekutu Syiah Hizbullah.
Dari Iran, pernyataan terbaru negara tersebut menegaskan akan terus mendukung rezim Bashar Assad. Sejumlah pejabat tinggi Iran pekan lalu berkunjung ke Damaskus untuk menegaskan hal itu.
Iran juga menegaskan memberikan bantuan ekonomi kepada rezim Suriah yang terpuruk akibat konflik. Selain itu, Iran menegaskan akan terus bekerjasama militer dengan sekutunya itu.
“Saya datang ke Suriah untuk kembali menegaskan bahwa dukungan kami terhadap Suriah, pemerintahan dan “rakyatnya” adalah dukungan konstan dan permanen. Kami bangga dengan dukungan ini,” kata Alaudin Baroujerdi, Ketua Komite Keamanan Nasional dan Kebijakan Dewan Luar Negeri di parlemen Iran, saat berkunjung ke Damaskus pekan lalu.
Sumber: eldorar.com
Penulis: Hunef Ibrahim

Perpecahan di Tubuh Rezim Suriah

Damaskus kemungkinan sedang mengalami konflik internal serius. Ada indikasi nyata bahwa kini, rezim Suriah pimpinan Bashar Assad sedang dalam kondisi yang kritis. Beberapa media tengah gencar memberitakan perpecahan internal yang diduga terjadi di pemerintahan Bashar Assad.
Beberapa hari yang lalu, Suriah dikagetkan dengan penangkapan kepala Intelijen Keamanan Nasional, Ali Mamlouk karena dituduh memiliki hubungan dengan kelompok Islamis dan merencanakan kudeta terhadap Presiden Bashar Assad. Ali Mamlouk kini sedang menjalani tahanan rumah akibat penangkapan tersebut.
Tuduhan rezim terhadap Ali Mamlouk mungkin saja benar, namun penangkapan Ali Mamlouk bisa jadi bukan karena rencana kudeta terhadap bashar Assad, namun karena kritik Mamlouk terhadap pemerintah terkait sikap Damaskus yang cenderung memberikan wewenang berlebihan terhadap Teheran.
Kritik serupa juga pernah dilontarkan Jenderal Rustum Ghazaleh yang tewas dibunuh oleh Biro Keamanan Politik Suriah pimpinan Jenderal Rafek. Pembunuhan Rustum Ghazaleh ditengarai merupakan ujung dari kritik terhadap otoritas Iran di Damaskus yang berlebihan.
Seperti yang telah umum diketahui, Iran telah menjadi mitra utama pemerintah Bashar Assad dalam berperang melawan rakyatnya sendiri di Suriah. Keadaan genting yang melanda internal rezim akibat meluasnya oposisi dan kekalahan rezim di beberapa front mungkin saja membuat rezim meminta bantuan lebih dari Iran.
“Kecemburuan” tidak hanya terjadi di pemerintahan rezim secara umum, namun lebih spesifik juga tengah menjangkiti militer Bashar Asad akibat keterlibatan Hizbullah Lebanon dalam konflik Suriah yang dinilai berlebihan.
Kewenangan berlebih yang diterima Hizbullah dapat memantik konfrontasi internal dari perwira Suriah untuk melawan ketidakadilan antara Hizbullah dan militer regular pemerintah.
Konflik militer Suriah-Hizbullah bukanlah hal baru. Sejak awal konflik, ketegangan antara militer dan Hizbullah telah terjadi akibat ketakutan perwira di militer Bashar akan pengaruh Hizbullah akan menjadi seperti di militer Lebanon. DI Beirut, Hizbullah memiliki kewenangan yang luar biasa.
Meski konflik militer Suriah-Hizbullah sejauh ini tidak sampai konfrontasi militer, bukan hal mustahil jika Bashar Assad salah mengambil kebijakan soal Hizbullah akan mampu memantik tindakan berani dari militer Suriah untuk mengurangi peran Hizbullah di Suriah.
Di sisi lain, militer Suriah tengah menghadapi kekurangan personel akibat banyaknya kematian di medan tempur, pembelotan dan tertangkap oposisi. Kekurangan jumlah personel di militer Suriah semakin menghawatirkan setelah banyak yang tewas dan penolakan dari sebagian besar rakyat Suriah untuk ikut wajib militer.
Kekurangan personel juga disebabkan banyaknya pembelotan di tubuh militer akibat sikap rasis dan sikap di luar kemanusiaan dari militer Suriah. Mayoritas pembelot memilih masuk ke FSA untuk melawan Bashar Assad.
Kondisi kacau di dalam rezim Bashar Assad harusnya mampu digunakan oleh gerakan anti-pemerintah dan pejuang Islam untuk menambah kemajuan mereka.
Kondisi yang kacau dan perbedaan pendapat yang semakin meruncing di pemerintahan Bashar Assad jelas akan mampu mempengaruhi kebijakan rezim dan memecah konsentrasi Bashar Assad. Di satu sisi, Bashar harus melawan pergerakan oposisi yang meluas disisi lain, Bashar juga harus menyelesaikan perpecahan yang jika tidak berujung, akan mampu membawa kehancuran bagi rezim Bashar Assad sendiri. Wallahu’alam.
Penulis: Angga Saputra, pengamat Timur Tengah