Sunday, August 9, 2015

Fitnah Terhadap Marwan Bin Al-Hakam

Bantahan fitnah keji, caci maki, tulisan palsu/hoax begundal websyiah laknatullah liputanislam (25/02/2015 ) terhadap Marwan Bin Al-Hakam.

Fail 1/4

Saturday, August 8, 2015

Hadits Puasa 9 Hari Awal Bulan Dzulhijjah ? (Bagian 1)


Dari sebagian istri Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam :
أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَصُومُ يَوْمَ عَاشُورَاءَ، وَتِسْعًا مِنْ ذِي الْحِجَّةِ، وَثَلَاثَةَ أَيَّامٍ مِنَ الشَّهْرِ أَوَّلَ اثْنَيْنِ مِنَ الشَّهْرِ وَخَمِيسَيْنِ "
“Bahwasannya Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam biasa melakukan puasa ‘Aasyuuraa’, puasa sembilan hari awal bulan Dzulhijjah, dan puasa tiga hari dalam setiap bulan : hari Senin pada awal bulan dan dua Kamis”.
Hadits ini lemah, karena terdapat idlthiraab dalam sanad dan matannya yang berporos pada Hunaidah bin Khaalid. Berikut penjelasannya jalur periwayatan hadits tersebut :

Friday, August 7, 2015

Sikap Tegas Kh Hasyim Asy'ari Kepada Orang Yang Menyebarkan Paham Yang Bertentangan Dengan Syariah

Sikap Tegas KH Hasyim Asy'ari Kepada Orang yang Menyebarkan Paham yang Bertentangan dengan Syariah
Rasulullah saw bersabda: “Perumpamaan ulama di bumi adalah seperti bintang-bintang di langit yang memberi petunjuk di dalam kegelapan bumi dan laut. Apabila ulama mulai terbenam, maka jalan akan mulai kabur” (HR. Imam Ahmad). 
Demikianlah gambaran yang diberikan oleh Rasulullah saw kepada para ulama. Ulama itu laksana bintang di langit yang memberi petunjuk sehingga manusia tidak tersesat di dalam kehidupannya. Mengapa demikian? Karena ulama memiliki ilmu yang datang dari Allah dan Rasulullah saw. Dengan ilmu itulah, mereka memahami hakikat kehidupan dan bagaimana seharusnya kehidupan ini di jalani. 

Nasehat Menggugah Hadratus Syaikh Kh. Hasyim Asy’ari Untuk Menjaga Persatuan

Para sahabatku yg mulia… 

Berikut ini adalah mutiara nasehat Hadratus Syaikh KH. Hasyim Asy’ari kepada ulama utk menjaga persatuan dan mencegah perpecahan karena persoalan furu’ agama. Bagus dijadikan pedoman kita semua… 
Nasehat tersebut sangat aktual dan relevan dengan situasi kekinian kita, bikin mata dan hati saya meleleh… 
Diterjemahkan dari kitab al-Mawa’idz karya Hadhratus Syaikh KH. M. Hasyim Asy’ari Pendiri Nahdlatul Ulama, Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Jombang.
                                  Nasehat Menggugah Hadratus Syaikh KH. Hasyim Asy’ari  Untuk Menjaga Persatuan  
Bismillahirrahmanirrahim… 

Melihat Allah di Akhirat Anugerah Teristimewa (Bagian 3)

Bagian kedua :
Melihat Allah di Akhirat Anugerah Teristimewa (Bagian 2)

Pada edisi lalu, telah kita bahas tentang akidah Ahlusunah wal Jamaah dalam masalah melihat Allah di akhirat kelak berdasarkan dalil-dalil Alquran, hadis yang mutawatir, ijmak, dan akal, serta mungkinkah melihat Allah di dunia dan apakah Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam pernah melihat Allah. Nah, pada kesempatan kali ini, kita akan melanjutkan pembahasan ini pada beberapa poin berikut:

Melihat Allah di Akhirat Anugerah Teristimewa (Bagian 2)

Bagian Pertama
'Aqidah Ahlus-Sunnah : Kaum Mukminin Kelak Akan Melihat Allah di Hari Kiamat/Akhirat (Ru'yatullah)

Muqaddimah
Masalah ini merupakan salah satu pembahasan aqidah yang sangat penting. Bagaimana tidak, sedangkan hal itu merupakan kenikmatan yang teramat agung. Inilah salah satu pokok di antara pokok-pokok aqidah yang telah mapan dalam Islam, perkara aqidah yang didukung oleh banyak sekali dalil-dalil al-Qur‘an dan as-Sunnah, disepakati oleh seluruh nabi dan rasul serta para sahabat dan imam-imam Islam sepanjang masa. Pembahasannya menyejukkan pandangan Ahli Sunnah dan membuat geram para ahli bid’ah, dan menyembulkan semangat hamba untuk berlomba-lomba meningkatkan amal shalih dalam menggapainya.[1]

Imam Ali: Andai Saja Muawiyah Mau Menukar 1 Orangnya Dengan 10 Syiahku

Para pembaca yang dimuliakan Allah, bagi anda yang berhalangan mengikuti kajian “Ahlul Bait dan Sahabat” yang bisa kita ikuti di streaming radio al Umm http://radio-alumm.binamasyarakat.com/ setiap hari kamis pukul 16.00 WIB – selesai berikut kami sampaikan sedikit rangkuman dari kami kajian Edisi 12, yang disampaikan Al Ustadz Agus Hasan Bashori. Meskipun tidak sampai akhir kajian semoga yang sedikit ini memberi manfaat yang besar bagi kita semua :
Mari kita awali dengan menengok kebelakang tentang sepak terjang syi’ah.

Hipotesa Ringan Tentang "WAHABI" Phobia

HIPOTESA RINGAN TENTANG "WAHABI" PHOBIA

*Tahukah Anda jika Wahabi suka Mengkafirkan?
Saya tau ada kelompok yang suka mengkafirkan, dan tidak tanggung-tanggung, hampir seluruh Sahabat dan Istri-istri Nabi di kafirkan, dan kelompok itu bukan bernama Wahabi

Mereka adalah SYI'AH...!

*Tahukah anda jika Wahabi haus darah dan suka menumpahkan darah kaum muslimin?
Saya tau ada kelompok yang suka membunuh dan meng-halal-kan darah kaum muslimin, diantaranya yang sedang terjadi di Suriah, dan kelompok itu bukan bernama Wahabi. 

Mereka Adalah SYI'AH...!

*Tahukah anda jika Wahabi suka berbohong?
Saya tau ada kelompok yang suka berdusta, bahkan dianggap salah satu ibadah dengan "Taqiyah/Dusta", dan kelompok itubukan bernama Wahabi. 

Rais Aam NU Dr (HC) KH Ma'ruf Amin Dukung Fatwa Sesat Syiah

Akhirnya Ketua MUI Pusat KH.Maruf Amin Keluarkan Tulisan Dukung Fatwa Sesat Syiah

Dalam rubrik opini Harian Nasional Republika, Kamis 8 November 2012, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat bidang Fatwa DR (HC) KH.Ma’ruf Amin, mengeluarkan tulisan mendukung kesatan Syiah (Imamiyah Itsna ‘Asyariyah) sesuai fatwa MUI Provinsi Jawa Timur. Berikut ini tulisan lengkapnya:
Menyikapi Fatwa MUI Jatim
oleh: DR (HC) KH MA’RUF AMIN
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat

Singkirkan Benalu-Benalu di NU, Kembalikan Ke Ajaran Awal Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari

Oleh: Ust Munir Sokheh*
Sangat berbahaya bagi kelangsungan masa depan NU. Sosok-sosok elit NU seperti Prof Said Agiel Siradj, Masdar F Mas’udi (sosok menyamakan Zakat dengan Pajak), Gus Mus (Penasehat LibForAll), Ulil Abshar abdalla (Mantan kordinator JIL, mantunya Gus Mus), Abd Moqsith ghazali (pemuja Pluralisme agama), Zuhairi Mishrawi, Siti Musdah mulia (anti poligami, tetapi bela kaum homo-lesbi), Nuril Arifin (pemuja Gus dur), Alawi Nurul Alam (Pro Syiah) dan lain sebagainya adalah sederetan orang-orang yang sangat berbahaya bagi kelangsungan masa depan NU.
Mereka mendukung dan menyebarkan ajaran Syiah dan paham Liberal bahkan menjadi Misionaris-misionaris “bayaran” yang mengatasnamakan nama besar NU.

Thursday, August 6, 2015

Brigade Pembebasan Syam; Target Syiah Iran Sebenarnya Adalah Kota Makkah Dan Madinah

Brigade Pembebasan Syam memperingatakan bahwa pemerintah Iran menjadikan kota Makkah dan Madinah Al Munawwarah sebagai target utama proyek Syiah mereka di kawasan Timur Tengah, dalam sebuah pernyataan organisasi pada hari Rabu (05/08) kemarin.

Islam ( Ahlus Sunnah Wal Jama'ah ) VS Syiah !! , BUKAN Syiah VS Wahhabi !

     
  Realita !                                             Fitnah !

Pandangan Ulama Muktabar Terhadap Syiah

Ibnu Abbas, Ahlus-sunnah, dan Syiah

Abdullah bin Abbas adalah anak dari Al-Abbas bin Abdul Muththalib bin Qushay Al-Qurasyi  paman Nabi. Ibunya bernama Ummul Fadhl Lubabah binti Al-Harits Al-Hilaliyah. Beliau lahir tiga tahun sebelum Rasulullah hijrah ke Madinah dan berumur tiga belas tahun ketika Nabi wafat. Dari segi fisik disebutkan, bahwa ia berbadan gemuk, putih, dan tinggi. 

Ia berotak encer, pandai serta fasih berbicara. Banyak dari lawan bicara Ibnu Abbas mengikuti pendapatnya setelah berdialog dengannya. Seorang ulama tabi’in, Masruq bin Al-Ajda’ mengatakan, “Ketika aku melihat Abdullah bin Abbas, aku katakan, ‘Dia adalah orang yang paling tampan.’ Lalu ketika dia berbicara, aku katakan, ‘Dia orang yang paling pandai bicara.’ Dan ketika dia berbicara aku katakan, ‘Dia orang yang paling berilmu.’”

Umar Al-Khattab: Sang Pemadam Api Majusi

Dialah Umar bin al-Khattab radhiallahu 'anhu, sebagai salah seorang Khulafa' ar-Rasyidin yang telah membuktikan diri sebagai penolong agama dan berjihad demi  meninggikan kalimat tauhid (li'lai kalimatillah). 
Khalifah yang berhasil memadamkan api kejayaan Majusi, dan kini setelah berabad-abad kematiannya kembali berkobar dengan dan atas nama Syiah Rafidhah yang datang dengan kamuflase sebagai pencinta Ahlul Bait yang sesungguhnya adalah musuh keluarga Nabi dan segenap umat Islam. Karena itulah, orang-orang Majusi penyembah api bernama Syiah tak pernah redup bara amarahnya kepada Umar al-Khattab.

Pembelaan Atas Negeri Saudi ( Sunni Salafy ) Pendukung Manhaj Salaf Dan Kembali Pada Al Haq

Pembelaan atas negeri pendukung manhaj Salaf
Kewajiban Berpegang Teguh Terhadap As-Sunnah Dan Waspada Terhadap Bid’ah
Segala puji bagi Allah yang telah menyempurnakan untuk kita agama ini dan telah mencukupkan untuk kita nikmat-Nya, serta telah meridhai Islam sebagai agama kita.Shalawat dan salam sejahtera semoga tetap terlimpah kepada Muhammad, hamba dan Rasul-Nya yang menyeru menuju ketaatan kepada Tuhannya, sekaligus menyampaikan peringatan keras terhadap sikap berlebihan (ghuluw) bid’ah dan maksiat. Semoga shalawat dari Allah tetap terlimpah kepada beliau, kepada keluarga dan sahabat serta umat beliau yang berjalan pada garis beliau dan mengikuti ajaran beliau hingga hari kiamat.
Sebuah Makalah Di Mingguan Idarat (India) Bermuatan Misi Serangan Terhadap Negara Pendukung Salaf

Perhatikan ! Para Penghina Allah Azza wa Jallah ( Al Wahhab/Wahabi) dan Penghujat Saudi, Dihinakan dan Diberantakan !

Pelecehan Asma Allah ''Al-Wahhab'' dalam Tudingan ''Wahabi''
Oleh: Badrul Tamam
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah Subhanahu wa Ta'ala. Rabb pencipta alam semesta yang mengetahui segalanya, yang tersembunyi maupun terang-terangan. Dia yang akan menghisab semua perbuatan hamba-hamba-Nya, yang besar maupun yang kecilnya.
عَالِمِ الْغَيْبِ لَا يَعْزُبُ عَنْهُ مِثْقَالُ ذَرَّةٍ فِي السَّمَاوَاتِ وَلَا فِي الْأَرْضِ وَلَا أَصْغَرُ مِنْ ذَلِكَ وَلَا أَكْبَرُ إِلَّا فِي كِتَابٍ مُبِينٍ
"Demi Tuhanku Yang mengetahui yang gaib, sesungguhnya kiamat itu pasti akan datang kepadamu. Tidak ada tersembunyi daripada-Nya seberat zarrah pun yang ada di langit dan yang ada di bumi dan tidak ada (pula) yang lebih kecil dari itu dan yang lebih besar, melainkan tersebut dalam Kitab yang nyata (lauhul Mahfudz)." (QS. Saba': 3)
Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada baginda Rasulillah Shallallahu 'Alaihi Wasallam, keluarga dan para sahabatnya yang telah mengagungkan Allah dengan sebenarnya, beriman kepada-Nya dan kepada Rasul-Nya dengan jujur dan benar. Semoga shalawat dan salam juga dilimpahkan kepada siapa saja yang mengikuti mereka dengan baik hingga akhir zaman.
Istilah Salafi-Wahabi terus digulirkan dan dikampanyekan oleh Said Agil Siraj untuk mendiskreditkan kelompok yang tidak sejalan dengan pemikirannya. "Wahabi" distigmakan sebagai kelompok sesat dan menyimpang yang harus diwaspadai. Bahkan, Said menuduh, gerakan Wahabi sebagai penebar benih radikal dan teror yang mengajarkan doktrin pengeboman. Lebih dari itu, dengan jelas Sa'id menyebutkan beberapa lembaga-lembaga dan tokohnya yang disebutnya sebagai Salafi-Wahhabi.

Kemunafikan Dan Kelicikan Orang Islam Liberal

Wednesday, August 5, 2015

Pejuang Aswaja Bebaskan Pangkalan Udara Terbesar Yaman Dari Syiah Houthi ( Pendengki Koalisi Arab = Syiah ! )

Pejuang Perlawanan Rakyat Ahlusunnah wal jamaah berhasil merebut kembali pangkalan udara terbesar Yaman dari pemberontak Houthi yang didukung Iran pada Selasa setelah serangan selama 24 jam menggunakan senjata berat yang disediakan oleh koalisi yang dipimpin Saudi , kata kementerian pertahanan. ( tidak mendukung mereka = syiah ! )

Pertanyaan Untuk Presiden Iran: Mengapa Tidak Ada Menteri Atau Gubernur Sunni Di Iran?

selama kunjungan presiden Iran, Hassan Rowhani, yang terakhir ke provinsi Kurdistan di Iran, yang didominasi oleh suku Kurdi Sunni, ada seorang wartawan yang mempertanyakan tentang alasan tidak adanya Menteri dari Sunni Iran, dan tidak adanya satu gubernur Sunni di provinsi Sunni sekalipun. Pertanyaan itu membuat marah Presiden, maka presiden syiah itu membantah wartawan dengan menekankan bahwa pemerintahnya tidak membedakan antara Syiah dan Sunni di Iran!!!! ( jawaban asmaq wa jahil )

Video .. Mengapa Syiah Minta Agar Presiden Mohamed Morsi Segera Dibunuh?

Tokoh Syiah Rafidhah asal Kuwait yang telah dicabut kewarganegaraannya menolak untuk memuji sahabat Nabi dan mendoakan rhadiyallahu anhum untuk mereka. Terutama sahabat besar Abu Bakar, Umar dan Usman. Hal itu disampaikan pertemuan Konferensi Gerakan Non-Blok.
Yasir Habib berkata: “Bagaimana Anda bertemu dengan mereka, sebagaimana yang dilakukan oleh Mohamed Morsi –semoga Allah menyegerakan eksekusi kematiannya- sebagai ganjaran atas perbutannya terhadap kami. Dia ingin mencatat sejarah, sebab untuk pertama kalinya dalam sejarah, ada pemimpin dari Arab datang ke ibukota Syiah Iran di muka mereka (kaum syiah) dia mengatakan “semoga Allah meridhai Sayyidina Abu Bakr, Omar dan Osman “.

Astaghfirullah, Khamenei Berbuat Cabul Kepada Anak Kecil Didepan Publik (Video 18+)

Innalillahi, astaghfirullahal ‘adzhim. Miris rasanya menyaksikan tayangan video ini. Pendeta yang begitu diagung-agungkan oleh pengikut agama Syiah, Khamenei terlihat berbuat cabul kepada seorang anak perempuan yang masih kecil dengan cara, maaf… mencium bibirnya beberapa saat. Na’udzubillahi min dzalik.

Kegigihan Ibnu Taimiyah Berjihad dengan Pena dan Pedang

Ibnu Taimiyah dikenal sebagai ulama yang cukup produktif melahirkan karya. Ia juga dikenal mujahid. Nahi munkarnya tidak hanya dilakukan dengan lisan, tulisan tapi juga fisik. Pernah mengikuti peperangan melawan penjajah Tartar. Karya besarnya diselesaikan justru di saat ia mendekam di penjara.

Surat Balasan Dari Penjara Damaskus


(Dalam Dekapan Takdir)

Bila kita mengetahui besarnya pahala dari setiap musibah, maka kita tidak akan pernah memohon agar musibah itu pergi dari kehidupan kita. Mungkin itulah yang membuat orang-orang besar itu teguh dalam menghadapi ujian.
Tiga bulan menjelang ajal semua peralatan tulis-menulis dibersihkan dari ruang tahanan Ibnu Taimiyah. Tak ada yang tersisa meski secarik kertas sekalipun. Walaupun demikian beliau tetap dibolehkan menerima surat yang datang dari murid-muridnya. Untuk membalas surat-surat tersebut, ia mencuci kertas surat yang masuk, menunggunya hingga kering lalu menulis surat balasan dengan arang diatas kertas yang sama.

Bangun Dari Tidur Panjangnya, (Karena Kena Tipu) Kini Umat Islam Bangil Menggugat Syi'ah...

Bermula dari ditemukannya surat rahasia Habib Hussein al- Habsyi – - pendiri YAPI - – yang ditujukan kepada seseorang di Iran pada tahun 1993 . Pihak YAPI tentunya kaget dengan terpublikasinya surat kepada seorang Syi ’ ah Iran itu . Sebab , surat itu berisi pernyataan Habib Hussein al- Habsyi , bahwa ia membuat taqiyah menyembunyikan ke - Syi ’ ah - an sebagai strategi dakwah . Padahal sebelumnya ia dikenal sebagai ulama ’ Sunni yang masyhur di kota Bangil.
Inilah sebagian isi terjemahan surat yang ditulis berbahasa Arab tersebut :

Idrus Ramli Ingin Bentengi NU dari Syiah dan Liberal ! ( Insya Allah )

Maju Sebagai Caketum PBNU, Idrus Ramli Ingin Bentengi NU dari Syiah dan Liberal
KH. Muhammad Idrus Ramli memantapkan dirinya untuk maju menjadi Calon Ketua Umum PBNU.
Menurut Gus Idrus -sapaan akrabnya- latar belakanganya untuk maju didorong oleh sejumlah Kyai sebagai penguatan Aswaja di tubuh organisasi NU.

Pernyataan Sesat : Pemimpin Yang Kafir Tetapi Adil Itu Lebih Baik Dibanding Dengan Pemimpin Muslim Tetapi Tidak Adil ?

Ucapan Syiaher !
Jangan sampai Indonesia nanti dipimpin oleh orang-orang seperti itu, lebih baik Indonesia dipimpin bukan orang muslim tapi adil, daripada dipimpin orang Islam tapi zalim," kata Alwi di Ponpes Al-Islam, Jumat (06/06)."Lebih jauh harus ditegaskan bahwa muara fiqh adalah terciptanya keadilan sosial di masyarakat. Sehingga Ali bin Abi Thalib pernah berkata: 'Dunia, kekuasaan, negara, bisa berdiri tegak dengan keadilan meskipun ma'a al-kufri dan negara itu akan hancur dengan kezaliman meskipun ma'a al-muslimin'. Ibnu Taimiyah juga pernah berkata: 'Allah akan menegakkan negara yang adil meskipun (negara) kafir dan Allah akan menghancurkan negara yang zalim meskipun (negara) muslim'.

Sanggahan :

Tuesday, August 4, 2015

Sumber Agama Islam itu Alquran dan Hadis, bukan Nusantara. Terima Saja Bahwa Islam Itu ya Arab

Prof KH Ali Musthafa Ya'qub, MA
Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta, Rais Syuriah PBNU
Tapi kalau Islam yang bersumber dari apa yang ada di Nusantara, baik akidah maupun ibadah harus asli dari Nusantara, maka itu tidak tepat. Islam Itu Agama, Nusantara Itu Budaya.
Kemunculan "Islam Nusantara" ini membuat sebagian orang membandingkan dengan "Islam Arab", bagaimana menurut Pak Kiai?
Saya tidak sependapat dengan bandingan-bandingan seperti itu. Islam itu Islam saja.

Mulai Terdesak, Hassan Nasrallah Kirim Pasukan Khusus Syiah Hizbullah Ke Suriah.Iran ‘Diselimuti’ Gelombang Panas 70 Derajat Celsius

Situs intelejen Zionis Israel, debka.co.il, mengungkapkan bahwa Hassan Nasrallah dikabarkan telah mengirimkan Brigade Ridwan yang menjadi pasukan khusus organisasi Syiah Hizbullah Lebanon ke Suriah.
Dilansir Debka dari seorang sumber militer Yahudi Zionis Israel yang tidak mau diungkapkan namanya menyatakan, “Nasrallah telah mengirim Brigade Ridwan ke kota Zabadani Suriah untuk membantu pasukan rezim Bashar Al Assad sejak hari Kamis (30/07) kemarin.”

Profesor AS: “ISIS Memang Brutal, Tapi AS Lebih Brutal”

Seorang profesor Amerik Serikat kelahiran India, Deepa Kumar membuat kehebohan dengan melemparkan pernyataan yang sangat keras terhadap AS.

Dalam sebuah pernyataan singkat yang dia unggah di akun media sosialnya, Deepa menyebut kebrutalan ISIS tidak sebanding dengan kebrutalan yang telah dilakukan AS.

Mengenaskan ........Beginilah Akhir Kisah Sang Pencela abu Hurairah –Radhiallahu Anhu ( Yang Lain Menyusul, Insya Allah )

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersanda:

لاَ تَسُبُّوْا أَصْحَابِيْ وَالَّذِيْ نَفْسِيْ بِيَدِهِ لَوْ أَنْفَقَ أَحَدُكُمْ مِثْلَ أُحُدٍ ذَهَبًا مَا بَلَغَ مُدَّ أَحَدِهِمْ وَلاَ نَصِيْفَهُ

“Janganlah kalian mencaci sahabat-sahabatku, seandainya salah seorang dari kalian menginfakkan emas sebesar gunung Uhud, maka (infaknya tersebut) tidak menandingi satu mud atau setengah mud (infak) salah seorang dari mereka.”
(Muttafaq alaihi)

Muhammad Dhiya'urrahman Al A'dzamy, Muhaddits Besar yang Dulunya Beragama Hindu

Dia adalah Prof. Dr. Muhammad Dhiya'urrahman Al A'dzamy. Berikut biografi singkat beliau yang berhasil kami himpun dari berbagai sumber dan berdasarkan wawancara kami dengan beliau setahun yang lalu.
Beliau dilahirkan di India pada tahun 1362 H/1943 M dari sebuah keluarga Hindu yang taat. Beliau tidak ingat pasti kapan tanggal lahirnya. Semua data tentangnya hilang saat melarikan diri dari India. Terlahir dari keluarga yg berkecukupan membuatnya mampu melanjutkan pendidikan hingga tingkat tsanawy (SMU). Sejak usia dini, minat bacanya cukup tinggi. Banyaknya agama dan kepercayaan di India mendorong rasa ingin tahunya untuk mempelajari berbagai agama, mulai dari Yahudi, Kristen, Budha dan agama-agama lainnya. Hingga kemudian Allah membukakan hatinya untuk memeluk Islam. 

Monday, August 3, 2015

Mazhab Salafy adalah Mazhab yang Paling Benar dan Baik dalam Islam

Bismillahirrohmaanirrohiim, Walhalmdulillahi robbil alaminn, wassholaatu wassalaamu ala rosulillah wa'ala alihi wa ashabihi ajma'in. Wa ba'du.

Shaikh Al Albany Rohimahullah, menyatakan bahwa seorang muslim tidak boleh mengatakan bahwa dirinya tidak bermazhab selain mazhab Islam atau bermazhab Islam yang sesuai dengan Al Quran dan Hadits. Karena semua mazhab juga tidak mau dikatakan sebagai aliran yang tidak sesuai dengan Al Quran dan Hadits. Pada kenyataanya, memang ada banyak firqoh dan mazhab dalam dunia Islam. Keberadaan firqoh-firqoh dalam dunia Islam adalah fakta; ada orang Islam yang menganut mazhab Syi'ah, ada yang Mu'tazilah, ada yang bermazhab Syafi'iy, Hanbali, Asy'ariy dan lain-lain. Dan karena sampainya Alquran dan Hadis serta ajaran islam secara keseluruhan juga melalui para ulama yang merupakan para pewaris nabi, dimana para ulama itu juga adalah termasuk daripada golongan-golongan atau mazhab tertentu, maka mazhab atau identifikasi diri dan kelompok adalah suatu keniscayaan dan merupakan hal yang lumrah belaka.

Setahun Pasca Deklarasi Khilafah, Al-Falistini Layangkan Surat Terbuka untuk Al-Baghdadi

Setahun pasca deklarasi khilafah, ulama mujahid asal Yordania, Syaikh Abu Qatadah Al-Falistini melayangkan surat terbuka kepada Syaikh Al-Baghdadi sebagai khalifahnya. Abu Qatadah mengajak Al-Baghdadi untuk mengevaluasi dan merenungkan hasil dari deklarasi khilafah itu, yang diumumkan awal Ramadhan tahun lalu.

Hakekat Ilmu

Allah ta’ala berfirman :
إِنَّمَا يَخْشَى اللَّهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمَاءُ
“Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama” [QS. Faathir : 28].
Al-Hafidh Ibnu Katsiir rahimahullah berkata :
أي: إنما يخشاه حق خشيته العلماء العارفون به؛ لأنه كلما كانت المعرفة للعظيم القدير العليم الموصوف بصفات الكمال المنعوت بالأسماء الحسنى -كلما كانت المعرفة به أتمّ والعلم به أكمل، كانت الخشية له أعظم وأكثر

Waktu Puasa Arafah Ketika kaum Muslimin Wukuf Di Arafah ! Bukan Masalah Khilafiyah dan Bermudah-Mudahan dalam Mengamalkan Syariat Islam ! (5)

Perdebatan (Comments) Ilmiyah Terkait Waktu Puasa Arafah !
Waktu Puasa Arafah Ketika kaum Muslimin Wukuf Di Arafah ! Bukan Masalah Khilafiyah dan Bermudah-Mudahan dalam Mengamalkan Syariat Islam ! (1)
Waktu Puasa Arafah Ketika kaum Muslimin Wukuf Di Arafah ! Bukan Masalah Khilafiyah dan Bermudah-Mudahan dalam Mengamalkan Syariat Islam ! (2)
Waktu Puasa Arafah Ketika kaum Muslimin Wukuf Di Arafah ! Bukan Masalah Khilafiyah dan Bermudah-Mudahan dalam Mengamalkan Syariat Islam ! (3)
Waktu Puasa Arafah Ketika kaum Muslimin Wukuf Di Arafah ! Bukan Masalah Khilafiyah dan Bermudah-Mudahan dalam Mengamalkan Syariat Islam ! (4)
8.Kapan Puasa Arofah?!
Diterbitkan pada 29 September 2014
Tidak diragukan lagi akan keutamaan puasa hari Arofah, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda

صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِي بَعْدَهُ

"Puasa hari Arofah aku berharap kepada Allah agar penebus (dosa) setahun sebelumnya dan setahun sesudahnya" (HR Muslim no 197)

Tidak diragukan pula bahwa para ulama telah berbeda pendapat dalam hal ini menjadi dua pendapat :

Sunday, August 2, 2015

Waktu Puasa Arafah Ketika kaum Muslimin Wukuf Di Arafah ! Bukan Masalah Khilafiyah dan Bermudah-Mudahan dalam Mengamalkan Syariat Islam ! ( 4 )

7. Al-Imam Ibnu Utsaimin :Shaum Arafah Tidak Mengikuti Saudi
Assalamualaikum warahmatullah
Topik ini telah dibahas di milis salafyITB menjelang idul adha kemarin.Walaupun sudah berlalu, niscaya akan selalu kita jumpai ditahun tahun mendatang, sehingga Admin merasa perlu untuk membawa topik ini di blog.Mudah-mudahan ada keterangan lain dari pengunjung blog yang bisa kita saling menimba ilmu dan informasi.Karena kita ketahui persoalan ini telah terjadi perbedaan pendapat.Kaminukilkan dua fatwa Syaikh Ibnu Utsaimin dalam hal ini.

Waktu Puasa Arafah Ketika kaum Muslimin Wukuf Di Arafah ! Bukan Masalah Khilafiyah dan Bermudah-Mudahan dalam Mengamalkan Syariat Islam ! ( 3 )

4.Puasa Arafah Ikut Wuquf di ARAFAH!
By nahimunkar.com on 28 September 2014

Kita menyadari bahwa ini masalah khilafiyyah, sampai kapanpun tetap ada khilaf ini, namun demikian kita perlu membahasnya secara ilmiah, agar kita bisa mengamalkan atas dasar ilmu.
Oleh Agus Hasan Bashori Lc., M.Ag.

Waktu Puasa Arafah Ketika kaum Muslimin Wukuf Di Arafah ! Bukan Masalah Khilafiyah dan Bermudah-Mudahan dalam Mengamalkan Syariat Islam ! ( 2 )


Tanya : Tanggal 9 Dzulhijjah telah lewat beberapa hari yang lalu, namun bagi saya masih menyisakan sedikit ganjalan karena ada perbedaan dalam hal pelaksanaan puasa hari ‘Arafah. Jika menurut Saudi, hari ‘Arafah jatuh tanggal 3 Oktober 2014. Menurut Indonesia, tanggal 4 Oktober 2014; sedangkan negara India, Pakistan, dan Bangladesh tanggal 5 Oktober 2014. Manakah yang valid dalam hal ini menurut tinjauan nash ?. Terima kasih.

Waktu Puasa Arafah Ketika kaum Muslimin Wukuf Di Arafah ! Bukan Masalah Khilafiyah dan Bermudah-Mudahan dalam Mengamalkan Syariat Islam ! ( 1 )

Benarkah Masalah Khilafiyah Tidak Perlu Diingkari?
Seorang ulama yang alim dan zuhud, akan hati-hati dalam mengeluarkan pendapat. Dalam benak pikiran/ persepsinya, hanya ada ketakutan/khauf kepada Allah Azza wa Jalla dalam mengeluarkan pendapat. Dalam pemaparan dibawah ini hanya ada satu pendapat yang benar !! bukan dan jangan ditarik-tarik kemasalah khilafiyah !! rujukan dan keputusan ulil amri tergantung ke ilmuan dan kezuhudan ulama yang memberi masukan !! jadi tidak absolute dan masih bisa dikoreksi . masalah sepenting ini jangan dianggap remeh/sepele.