Friday, October 2, 2015

CIna ( Komunis ) Bantu Syiah Assad, Diam-Diam Kirim Kapal Induk Ke Suriah Untuk Serang Ahlus Sunnah Suriah ( Yang berjuang Melawan Kezaliman Keji Syiah Bashar Assad). Banyak Perempuan Dan Anak-anak Tewas mengenaskan. Kalau Kita Diam ( Memihak kufar ), Apakah Allah Akan Meridhai Kita ?

kapal induk liaoning Cina
Situs berita intelijen Zionis Israel “Debka” melaporkan bahwa pemerintah Cina akan ikut bergabung dengan Rusia dalam operasi militer bersama mendukung rezim Bashar Al Assad di Suriah. Perang di Suriah membuktikan jika Komunis dan Syiah bisa bersatu hadapi Islam.
Seperti dilansir Debka dari sumber intelejen yang tidak mau diungkapkan identitasnya mengatakan, “Cina telah mengirimkan kapal induk Liaoning beserta kapal rudal penjelajah menuju pelabuhan Tartus, Suriah, sehari setelah pertemuan Presiden Putin dan PM Netanyahu pada 21 September lalu.”

Gereja Rusia Sebut Pertempuran di Suriah Sebagai Perang Suci, Membinasakan Ahlus Sunnah Suriah ( Yang berjuang Melawan Kezaliman Keji Syiah Bashar Assad). Banyak Perempuan Dan Anak-anak Tewas mengenaskan. Kalau Kita Diam ( Memihak kufar ), Apakah Allah Akan Meridhai Kita ?

Gereja Rusia Sebut Pertempuran di Suriah Sebagai Perang Suci
02 Oktober 2015
Gereja Ortodoks Rusia pada Rabu (30/9), menyuarakan dukungan atas keputusan Moskow melakukan serangan udara di Suriah melawan kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Mereka menyebut pertempuran tersebut sebagai perang suci.

Perancis ( Salibis ) Serang Ahlus Sunnah Suriah ( Yang berjuang Melawan Kezaliman Keji Syiah Bashar Assad). Banyak Perempuan Dan Anak-anak Tewas mengenaskan. Kalau Kita Diam ( Memihak kufar ), Apakah Allah Akan Meridhai Kita ?

Perancis Luncurkan Serangan Udara Pertama ke Suriah

Minggu, 27 September 2015 23:37
Perancis meluncurkan serangan udara pertama mereka melawan kelompok militan ISIS di Suriah.
Kantor Presiden Perancis, Francois Hollande, mengatakan serangan militer itu dikoordinasikan dengan mitra koalisi Perancis berdasarkan informasi yang dikumpulkan selama dua minggu terakhir.
Francois Hollande awal bulan ini mengatakan negaranya akan melaksanakan serangan udara terhadap IS, yang juga dikenal sebagai ISIL dan ISIS, untuk mengusir rezim Presiden Suriah, Bashar al-Assad.
Hollande mengatakan ada bukti bahwa Suriah sedang merencanakan serangan terhadap sejumlah negara termasuk Prancis, dan menyalahkan ISIS terhadap krisis imigran di Eropa, yang terbesar sejak Perang Dunia II.
''Negara kita menegaskan komitmen tegas untuk memerangi ancaman teroris Daesh (ISIS). Kami akan menyerang setiap kali keamanan nasional kita dipertaruhkan," kata pemerintah Prancis dalam sebuah pernyataan, Minggu (27/9/2015). [Sumber: Upi.com].

Mengapa Syiah Memojokkan Saudi Arabia?

Tragedi desak-desakan jamaah haji Kamis 10 Dzuhijjah 1436 H (24/09/15) kemarin merupakan salah satu ujian berat dari Allah Penguasa alam raya ini.

Jutaan jama’ah haji berada di Mina bergerak menuju satu titik ke arah Jamarat untuk melakukan lempar jumrah Aqobah. Dengan BERTALBIYAH, dan BERTAKBIR dalam keadaan BERIHRAM, meniru Nabi besar mereka, sang uswah hasanah dan pimpinan umat ini, Muhammad shallallahu alaihi wa sallam.

Muhammad bin Salman Pedang Yang Menghunus Syiah Rafidhah

Putera Raja Salman Bin Abdul Aziz yaitu Muhammad bin Salman-hafizahullah-(34 tahun),beliau sangat di cari-cari dan dibenci oleh golongan pencela Sahabat Nabi, Syiah Rafidhah. Beliau merupakan Menteri Pertahanan Arab Saudi yang paling muda dalam sejarah Arab Saudi,juga termasuk menteri pertahanan termuda di dunia.
Beliaulah yang memimpin operasi ‘Asifah Al-Hazm (Decesive Storm), yang menyebabkan kekalahan telak bagi gerakan pemberontak Syiah Rafidhah Al-Houthi yang dibiayai Syiah Iran untuk menimbulkan huru hara di Yaman sekaligus untuk merebut Tanah Haram Makkah dan Madinah melalui Yaman sebagaimana yang mereka lakukan di Iraq, Libanon dan Syria ( Suriah )

Thursday, October 1, 2015

Mengapa Syiah Hanya Berpusat di Iran, Tidak di Negara Lain?

SEPERTI yang kita ketahui, Iran adalah salah satu negara Syiah terbesar di dunia. Iran terkenal dengan sejarahnya yaitu ‘Revolusi (Islam) Iran’ yang dipimpin oleh Ayatullah Khomeini, seorang pemimpin besar Syiah. Namun, pernahkah kita bertanya, “Mengapa Syiah itu berpusat di Iran dan tidak di negara lain?”

Pengikut Dajjal Abdullah Bin Saba (Majusi Syi'ah) Bukan Hanya Pembual Agama Tapi Pembual Kelamin (Taqiyah Kelamin) !

Terbongkar, Delapan Pemain Timnas Perempuan Iran adalah Pria

TEHERAN – Sepakbola Iran kembali menjadi sorotan. Tersiar kabar bahwa delapan pemain yang terdaftar sebagai anggota Timnas perempuan Iran adalah pria.
Pernyataan kontroversial itu bahkan diutarakan langsung salah satu staf di Liga Iran, yakni Motjabi Sharifi. Meski begitu, ia enggan membeberkan nama masing-masing pemain yang terlibat pemalsuan jenis kelamin tersebut.

Memandang Syi`Ah Dari Fakta Sejarahnya

KAMIS, OKTOBER 01, 2015

Ya Ayyuhal Muslimun ....'

Wahai Umat Islam Di Seluruh Tanah Air - Indonesia ....'
SESUNGGUHNYA BENAR, jika kita mendengar kata ‘Iran’, pikiran kita akan menuju Timur Tengah dan membayangkan orang-orang Arab. Timur Tengah dan bangsa Arab identik dengan Islam, tapi tidak di Iran. Memang, di Iran juga ada orang Islam yang beraliraan Sunni, selain orang Syiah (tentu saja, dan celakanya, dunia dibikin sama dalam eksekusi imej itu bahwa Syiah merupakan bagian atau salah satu aliran dalam Islam), orang Yahudi, dan orang Kristen. Namun orang Islam di Iran sangatlah minoritas dan tertindas.

Saudi Tolak Program PBB Yang Bertentangan Dengan Islam

Arab Saudi dengan tegas menolak semua  program dan agenda PBB bila dinilai jelas-jelas melanggar norma dan ajaran Islam. Seperti dalam program pembangunan PBB terkait homoseksualitas.  Menurut Saudi, homoseksual bertentangan dengan hukum dan norma Islam.
Penolakan tersebut disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Saudi Adel Al-Jubeir di Majelis Umum PBB.  Ia menegaskan, Saudi memiliki hak untuk tidak mengikuti agenda atau program PBB yang bertentangan dengan hukum Islam.

Alhamdulillah, Malaysia Haramkan Syi'ah [ Kapan Indonesia Menyusul ?! ]

By: Nandang Burhanudin



Malaysia kini tak main-main lagi dengan Syi'ah.

1. Memutus sepihak segala bentuk kerjasama budaya dengan Iran dan ajaran Syi'ah di seluruh dunia.

2. Melarang WN Malaysia melakukan travelling ke Iran.

3. Menghentikan total kontrak untuk setiap dosen dan pendidik Syi'ah, mendeportasi seluruhnya sesegera mungkin.

4. Setiap kumpulan Syi'ah atau pengajian mereka dengan dalih menghidupkan ajaran Syi'ah dianggap perlawanan politik OTB, pelakunya diancam penjara seumur hidup.

5. Merobohkan seluruh bangunan Husainiyah, meratakannya dengan tanah, menyita seluruh assetnya, melarang setiap kegiatan donasi apapun.





Dalam sebuah video, kita dapat melihat kegigihan Malaysia untuk menumpas ajaran sesat dan menyesatkan “syi’ah rafidhah”. Kita bisa melihat videonya disini:


Dan dikirim sebuah teks dalam grup “Fadhu Asy-Syi’ah (Mengungkap Ajaran Syi’ah)”:

ماليزيا تعلن مقاطعة شاملة لكل أنواع التعاون والتواصل الثقافي مع إيران والشيعة حول العالم

* وتمنع ماليزيا ايضاً مواطنيها من السفر إلى إيران

* وتقرر إلغاء جميع العقود التعليمية مع كل المحاضرين الشيعة وترحيلهم إلى بلدانهم على وجه السرعة دون مراعاة لأي ظرف أو سبب

* واعتبرت أن أي تجمع شيعي بحجة إحياء سنن التشيع فإنه يصنف كمعارضة سياسية غير نظامية ويعاقب من يفعل ذلك بالسجن المؤبد

* وقررت: هدم كل حسينيات الشيعة وتسويتها بالأرض ومصادرة أموالها وكل ما فيها، ومنع أي نشاط مالي، أو تبرعات لصالح هذه المعابد الوثنية
Terjemahan:

“Malaysia Mengumumkan pemboikotan untuk segala macam kerja sama dengan Iran dan hubungan tsaqafah bersama syi’ah di seluruh penjuru dunia.

Dan Malaysia melarang warga negaranya untuk melakukan safar (perjalanan) menuju Iran.

Dan Malaysia menetapkan pembatalan kontrak pengajaran dari setiap pengajar syi’ah dan mengembalikan mereka ke negara-negara mereka secepat mungkin tanpa melihat keadaan dan sebab apapun juga.

Dan Malaysia  menganggap perkumpulan syiah dengan hujjah menghidupkan ajaran syi’ah maka dia adalah perlawanan politik dan pelakunya diancancam dengan penjara seumur hidup.

Dan Malaysia menetapkan untuk menghancurkan setiap Husainiyyah Syi’ah (tempat ibadah si’ah) dan meratakannya dengan bumi dan meyita hartanya dan seluruh apa yang ada di dalamnya. Dan Malaysia melarang kegiatan yang berkaitan dengan harta atau donasi untuk tempat peribadatan ini yang penuh dengan patung-patung”
(Selesai)
Semoga Indonesia bisa segera menyusul negara Jiran untuk berlomba-lomba dalam kebaikan.

Dulu "King Sulaiman" Turki, Kini "King Salman" Saudi. Arab Saudi Minta Rusia Hentikan Serangan di Suriah dan Ancam Lakukan Agresi Militer Ke Suriah !!

Dulu "King Sulaiman" Turki, Kini "King Salman" Saudi

Oleh Fairuz Ahmad

Pada masa Daulah Turki Utsmaniyah, King Sulaiman al-Qanuni (yang berkuasa dari tahun 1520 hingga 1566) menghadapi dua pemberontakan Syiah:

(1) Pertama adalah pengkhianat agama bernama Baba Dzun Nuun, seorang penganut agama Syi’ah Rafidhah yang telah berhasil menghimpun para pemberontak sebanyak 3.000-4.000 orang. Beberapa kali gerakan mereka mampu mengalahkan pasukan Daulah Utsmaniyah, namun akhirnya mereka bisa ditumpas. Baba pun akhirnya dibunuh dan kepalanya dikirim ke Istanbul sebagaimana yang terjadi atas Jan Burdy al-Ghazali.

Wednesday, September 30, 2015

Syaikh Aidh Al-Qarny : Semoga Allah Menghitamkan Wajahmu Wahai Khamenei

Syaikh Aidh Al-Qarny
Penulis Aziz Rachman -
Rabu, 30 Sep 2015 - 09:47
Insiden yang terjadi di Mina semakin membuka tabir tentang siapa yang bergembira atas terjadinya insiden tersebut. Semakin hari, semakin terlihat sikap politis Iran dalam panggung politik dunia, yang memanfaatkan insiden Mina dalam upayanya menjatuhkan nama Arab Saudi.

Oposisi Koalisi Suriah pada Sidang PBB: 95% Orang yang Dibunuh Rezim Assad adalah Warga Sipil

Oposisi Koalisi Suriah pada Sidang PBB: 95% Orang yang Dibunuh Rezim Assad adalah Warga Sipil
Oleh JurniscomRabu, 30 September 2015 07:51 WIB
NEW YORK (Jurnalislam.com) - Kepala oposisi utama Koalisi Suriah berangkat menuju PBB pada hari Senin (28/09/2015) untuk mendesak masyarakat internasional mencegah negara yang dilanda perang itu berubah menjadi seperti "Rwanda", lansir World Bulletin.
"Apa yang terjadi di Suriah adalah pemusnahan," kata Khaled Khoja dalam konferensi pers, mengacu pada bom barel yang dijatuhkan oleh rezim Suriah.
"Dua pertiga kematian warga sipil disebabkan oleh pemboman udara rezim Assad dan 95 persen dari semua orang yang dibunuh oleh serangan udara rezim Assad adalah warga sipil," katanya.

Presiden Yaman : Iran Inginkan Masalah Untuk Kami

Presiden Yaman saat berbicara di hadapan pemimpin dunia di PBB
Rabu, 30 Sep 2015 - 11:53
Penulis Aziz Rachman -
NEW YORK (gemaislam) – Permasalahan dalam negeri Yaman masih belum juga selesai. Pemberontak Hutsiyin yang mendapat dukungan dari Iran, masih terus berusaha melakukan kekacauan dan membuat kisruh keamanan dalam negeri.
Hal inilah yang disampaikan oleh Presiden Yaman, Abdur Rabbuh Mansour Hadi dalam pertemuan di PBB, Selasa (29/9/2015).
“Kami menemukan diri kami di tengah peperangan ini, perang untuk negara dan legitimasi negara untuk memastikan negara ini tidak jatuh ke tangan Iran, yang ingin melihat kehancuran negara ini (Yaman),” kata Hadi di depan pemimpin dunia pada sidang Majelis Umum PBB, lansir alarabiya.

Saudi Ultimatum Rezim Assad, Ancam Lakukan Serangan Militer [ Masya Allah Ya Salman...Segera Serang ]

Pasukan Islam Saudi
Menteri luar Arab Saudi, Adel Al-Jubeir, Rabu (30/9/2015) hari ini, meminta penguasa Suriah, Bashar Asad untuk turun dari kekuasaannya jika tidak mau ada serangan militer untuk memaksanya.
Lebih lanjut, Al-Juberi, menyatakan, “Penguasa Suriah, Bashar Asad, harus segera pergi atau akan menghadapi alternatif militer.” Hal itu disampaikannya kepada para wartawan di sela-sela sidang majelis umum PBB di New York.
Selain itu, Al-Jubeir juga menolak usulan para diplomat Rusia yang mendukung kekuasaan Bashar Asad, yaitu dengan membentuk sebuah koalisi internasional melawan ISIS

Ratusan Demonstran Kutuk Iran di Depan Kantor PBB !

Ratusan Demonstran Kutuk Iran di Depan Kantor PBB
Ratusan orang menggelar demonstrasi di depan kantor pusat PBB di New York, AS, di saat konferensi Majelis Umum PBB yang 70. Mereka mengutuk kebijakan politik dan intervensi Iran dalam urusan negara-negara Arab.
Aksi yang dilakukan pada Selasa (29/09) bertepatan dengan pidato Presiden Iran Hassan Rauhani di hadapan peserta konferensi.
Dilansir dari Al-Jazeera, para demonstran adalah aktivis dan oposisi Iran, Suriah dan Yaman. Kendati demo ini digelar setiap tahun oleh aktivis, namun kali ini pesertanya lebih banyak dan dari berbagai warga negara.

Dubes Saudi: Hasil Investigasi Musibah Mina akan Diumumkan Transparan

Dubes Saudi: Hasil Investigasi Musibah Mina akan Diumumkan Transparan
Rabu, 30 September 2015 - 06:43 WIB
Hari Nasional Kerajaan Arab Saudi yang seharusnya jatuh pada tanggal 23 September ditunda karena bertepatan dengan Hari Raya Idul Kurban
Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Mustafa Ibrahim Al-Mubarak mengatakan pemerintah Arab Saudi masih melakukan investigasi terkait musibah yang terjadi di Mina saat haji tahun 2015 ini.
Mustafa mengatakan hasil investigasi nanti akan segera diumumkan kepada public secara transparan.

Mewaspadai Propaganda Anti Islam/Arab Oleh Media Pro Syiah/Liberal [ Keharaman/dosanya menonton TV/Media Anti Islam melebihi Zina ! ]

Mewaspadai Propaganda Anti Arab Oleh Media Pro Syiah

Beberapa surat kabar Inggris mendapat banyak kritikan karena menerbitkan cerita yang salah tentang penyebab insiden saling injak di Mina pada hari Kamis.

Dikutip Middle East Update, Colin Freeman, koresponden The Telegraph, dikritik di media sosial karena menerbitkan berita yang menyebutkan “himpitan mematikan itu disebabkan karena polisi menutup dua pintu masuk jalan karena ada acara kunjungan oleh tamu VIP di dekat istana Raja Salman.”

Pada kenyataannya, lokasi kejadian insiden adalah di jalan yang jauh dari istana. Wartawan yang sadar topografi area Mina akan tertawa atas cerita palsu atau karena ketidaktahuan penulis.

Putra Raja Salman Dipastikan Bukan Penyebab Insiden Mina

Putra Raja Salman Dipastikan Bukan Penyebab Insiden Mina
Tudingan sejumlah media bahwa insiden Mina, Arab Saudi disebabkan kehadiran Putra Raja Salman dipastikan tidak benar. Demikian ditegaskan oleh Duta Besar (Dubes) Arab Saudi untuk Indonesia, Mustafa bin Ibrahim Al Mubarak.
“(Berita) itu adalah klaim sepihak BBC dan itu tidak benar,” ujarnya kepada hidayatullah.comdan wartawan lain, Selasa (29/09/2015) malam.

Gawat, Penasehat Khamenei: Lumuri Ka’bah Dengan Darah Agar Imam Mahdi Muncul!

Selasa 29 september 2015
Abu Hamzah al-Qomari
Gensyiah: pengguna jejaring social banyak menyebarkan video , Isinya Penasehat Ali Khamenei mengatakan:
“لن تتحقق العدالة إلا بـ“العلق” و“العرق“
Tidak akan terwujud keadilan di dunia ini keculai melalu ‘alaq dan ‘araq.
Kemudian dia menafsiri: ‘Alaq adalah darah, dan ‘araq adalah kerja keras. Artinya harus kerja keras dan memerlukan banyak orang yang rela mati syahid.
Kemudian penasehat pimpinan Tertinggi Syiah Iran itu menyimpulkan provokasinya:
“لابد أن نغرق في العلق والعرق .. يبدأ التحرك من مكة؛ فيتم “تحرير” الحجاز أولا، ومن ثم العراق.. “.
Kita harus tenggelam dalam ‘alaq dan ‘araq. Gerakan harus dimulai dari Makkah, maka dari sana bisa terlaksana pembebasan Hijaz terlebih dahulu kemudian setelah itu Irak.

CCTV Mina Apa Perlu Di Buka??

Chirpstory

Membongkar Ahlul Fitnah Penebar Berita Dusta Terkait Tragedi Mina 2015

Chirpstory

Tuesday, September 29, 2015

Arabnews: 300 Jamaah Iran Penyebab Tragedi Mina 2015

Selasa, 16 Zulhijjah 1436 H / 29 September 2015 19:21 WIB
Tragedi berdesak-desakan antara jemaah haji kala ingin melontar Jumrah di Mina, Arab Saudi, Kamis (24/9) disinyalir disebabkan oleh 300 jemaah haji asal Iran yang melanggar aturan.
Diberitakan media Saudi, Arab News, mengutip laporan media Ashraq Al-Awsat, seorang petugas Pelaksaan Tawaf untuk Jemaah Iran mengkonfirmasi bahwa insiden itu terjadi karena sekitar 300 jemaah haji asal Iran datang dari arah yang berlawanan, menyebabkan kekacauan sehingga para jemaah berdesakan dan terinjak-injak.
“Pelanggaran dimulai ketika 300 jemaah Iran mulai bergerak dari Muzdalifa langsung ke Jamarat dan bukan kembali dulu ke tenda mereka dan menunggu saatnya bagi mereka untuk melontar jumrah,” kata pejabat Iran yang tak disebutkan namanya.

Hassan "Nasrasyaithon" Akui Kekalahan "Hizbusyaithon" Di Zabadani Rugikan Iran

Adiba HasanSelasa, 15 Zulhijjah 1436 H / 29 September 2015 15:00
TEHERAN (Arrahmah.com) – Hassan “Nasrasyaithon”, Sekretaris Jenderal milisi Lebanon “Hizbusyaithon,” mengakui biaya yang dikeluarkan oleh “Hizbusyaithon” dalam pertempuran di Zabadani di Rif-Dimaskus di luar prediksi. Hal tersebut diakibatkan keputusan yang melibatkan sejumlah besar milisi “Hizbusyaithon”, ujarnya, tanpa membahas rincian kerugian tersebut, sebagaimana dilaporkan Middle East Update (MEU), Selasa (29/9/2015).

Bila Bukan Karena Penghianatan Syi`ah , Maka Khilafah Telah Sampai Ke Jantung Eropa

SENIN, SEPTEMBER 28, 2015
DR. Majdi Ar Roba’iy (pakar sejarah) berkata:
Aku telah menghabiskan sepuluh tahun dari
umurku bersama syi’ah…

Dan kupelajari sejarah mereka, kuteliti sepak
terjang mereka dan tokoh-tokoh utama mereka…
Demikian pula perseteruan mereka terhadap
ahlussunnah wal jama’ah…
Itu semua kulakukan selama pengembaraan
ilmiahku dalam rangka mendapatkan gelar Master dan
Doktor di bidang sejarah syi’ah, tepatnya di negeri Irak
dan Iran.

Ketegasan Erdogan Membela Saudi Hadapi Iran [Saatnya tidak lagi bicara Salafi atau IM. Kita bicara musuh Islam. Khilafiyah sudah clear di tangan para ulama ]

Ketika Saudi dijadikan sasaran tembak oleh Iran atas Musibah Mina, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan langsung menjadi pembela utama Saudi.


Presiden Turki Reccep Tayyip Erdogan mengungkapkan sebagai tuan rumah penyelenggaraan ibadah haji, Arab Saudi telah berusaha semaksimal mungkin agar tragedi Mina tidak terjadi.

Saudi Minta Pemukim Yahudi Israel Masuk Daftar Teroris [ Sekali lagi..Hanya Saudi Yang Berani ! Majusi Syiah Boneka Yahudi-Iran Hanya Grecokin Negara Arab/Islam ! ]

Kerajaan Arab Saudi menyerukan agar kelompok-kelompok permukiman Yahudi Israel dimasukkan dalam daftar organisasi teroris dan menuntut para anggotanya di depan pengadilan internasional.

Utusan Tetap Arab Saudi di PBB dan Organisasi Internasional lainnya di Jenewa, Faisal bin Hasan Tarad, dalam pernyataan di depan Majlis HAM PBB, hari Senin (28/09/2015), meminta kelompok-kelompok permukiman Yahudi dimasukkan dalam daftar organisasi teroris dan menuntut para anggotanya di depan pengadilan internasional.

Resiko Kejatuhan Bashar al-Assad Bagi Kepentingan Amerika, Rusia, dan Sekutunya

Selasa, 15 Zulhijjah 1436 H / 29 September 2015 07:59 wib
Belum pernah terjadi sepanjang sejarah, menyatunya kekuatan utama dan kekuatan global, sesudah Perang Dunia I, II, dan Perang Dingin. Ini menjadi seperti keniscayaan, ketika menghadapi ISIS, dan ini tidak pernah difahami siapapun.
Adanya kesepakatan antara Vladimir Putin, Barack Obama, Iran, dan sekutu-kutunya, bahwa ISIS harus dikalahkan  dan dimusnahkan. Putin dan Obama meminta legitimasi dari lembaga multilarel PBB, dan memberikan dasar hukum yang akan dijadikan dasar kebijakan memerangi ISIS.

10 tentara Rusia kembali dari Suriah dalam peti mati

10 tentara Rusia kembali dari Suriah dalam peti mati
Adiba HasanSelasa, 15 Zulhijjah 1436 H / 29 September 2015 16:00
Mustafa Dzhemilev, Wakil Rakyat Tatar Ukraina, mengatakan bahwa Federasi Rusia telah mengirim pasukannya ke Suriah dan sekarang 10 diantaranya telah dipulangkan dalam peti mati. 10 peti mati berisi mayat tentara Rusia telah tiba di Krimea, sebagaimana dikutip Middle East Update dari RBC News, Selasa (29/9/2015).

Akademisi Terkemuka Iran Sebut Respon Teheran atas Tragedi Mina Ekstrim dan Rasis

AHVAZ, IRAN (voa-islam.com) - Beberapa pejabat Iran telah mengkritik respon berlebihan Teheran untuk insiden berdesak-desakan dan saling injak saat prosesi ibadah Haji pekan lalu yang menewaskan 769 jamaah, dengan beberapa mengatakan Iran mencoba untuk mencetak "poin politik" dengan menyalahkan pemerintah Saudi atas tragedi tersebut.

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatolah Ali Khameney dan Presiden Hassan Rouhani telah menyalahkan pemerintah Saudi atas tragedi pekan terakhir, dengan Khamenei menuntut Arab Saudi "meminta maaf kepada umat Islam di dunia dan keluarga yang ditinggalkan," menurut kantor berita negara IRNA.

Musibah Haji dan Propaganda Anti-Arab

Selasa, 29 September 2015 - 17:13 WIB
Ada sebuah tulisan dari seorang penulis terkenal bahkan sampai-sampai harus mengutip sumber hoax untuk menyerang Arab atas kejelakaan haji tahun ini
Kebencian hal yang berbau Arab menggerakkan ulama besar al-Imam Syihabuddin Ibnu Hajar al-Haitama menulis kitab Mablaghul Arab fi Fakhril ‘Arab
Oleh: Ahmad Kholili Hasib
MUSIBAH pada musim haji tahun ini jatuhnya alat berat (crane) di Masjidil Haram dan kecelakaan Mina, bagi Iran dan Syiah — melalui media-medianya — jika diamati seperti sesuatu yang ‘istimewa’.
Reaksi yang diperlihatkan Iran cukup mudah dibaca: menyerang Saudi Arabia. Secara politis, dua negara ini memang berseteru. Tapi tidak-lah etis sampai memanfaatkan musibah haji ini untuk tujuan-tujuan politis.

Semula, penulis mengira wajar kritikan dari Iran dan memang Saudi perlu mendengarkan masukan dari berbagai pihak demi kebaikan pelaksanaan haji pada tahun-tahun berikutnya.
Namun, ternyata itu bukan sekedar kritikan biasa. Setelah mencermati berita-berita media, dan statemen tokoh Iran dan ulama Syiah, penulis kemudian menilai ada sesuatu yang aneh dan tidak wajar lagi.

Dokter Mesir Surati Raja Salman, Ada Dugaan Pelemparan Gas Beracun pada Insiden Mina

Penulis Budi Marta Saudin -
Selasa, 29 Sep 2015 - 12:57
MEKKAH (gemaislam) – Umat Islam berduka. Insiden Mina yang terjadi pada Kamis (24/9/2015) pekan lalu menelan banyak korban. Selain korban meninggal dunia, banyak pula yang luka-luka bahkan ada yang hilang ingatan.
Hingga saat ini hasil investigasi yang dilakukan oleh pemerintah Arab Saudi belum diumumkan. Meski demikian, banyak dugaan yang mengarah bahwa insiden tersebut sengaja dilakukan oleh pihak-pihak tertentu untuk menghancurkan Islam dan kerajaan Arab Saudi.

Imam Masjidil Haram: Dusta Iran dengan Tangisi Korban Musibah di Mina ( Ada Temuan Mengejutkan, Iran Dalangnya ! )

Musibah yang terjadi di Mina, Arab Saudi beberapa waktu lalu meningglkan rasa haru dan tangis yang mendalam. Pasalnya, sebanyak hampir 700 jamaah haji meninggal karena musibah di Mina tersebut.

Namun, tahukah kita bahwa segala sesuatu yang terjadi tentu ada dasar mengapa dan seperti apa hal demikian bisa tercipta?

Dilihat dari sisi teknis, ratusan juta manusia yang berkumpul di bagian titik dalam menjalani ibadah haji merupakan riskan terjadi gesekan-gesekan. Dan itu harus diakui. Akan tetapi, jika dilihat dari sisi-sisi lainnya, dan patut diduga kuat, bahwa ternyata ada peran lain dalam "menciptakan" musibah tersebut. Ustadz Firanda Andirja melalui akuin Facebook-nya men-translate ceramah imam masjidil Haram, Mekkah mencoba membagikannya sisi lain itu.

Masih Nyinyir Kepada Saudi?.. Mungkin Dia Kurang Piknik,.. Silahkan Anda Bandingkan.. ( Untuk Stasiun TV Yang Anti Saudi/Islam, Kaum Sepilis )

saudi arabia
September 28, 2015
ARAB SAUDI antara yang aku dengar dan yang aku lihat
Sering Aku mendengar orang berkata: “Arab Saudi adalah antek-antek Israel”
Akan tetapi aku melihat dan menyaksikan para khutaba dan ulama’ Arab Saudi mendoakan muslimin Palestina. Akupun menyaksikan dan membaca Raja Salman mengutuk dengan keras tindakan agresor yahudi…dan beliau memainkan peran politiknya di dunia internasional untuk menghentikan tindakan israel…bantuan-bantuan finansialpun pun digelontorkan untuk membangun kembali infrastruktur gaza yg porak poranda.

Monday, September 28, 2015

Arab Saudi Bereaksi Keras Atas Tuduhan Iran Terkait Insiden Mina ( Bersama Seluruh Ahlus Sunnah Dimuka Bumi )

Arab Saudi Bereaksi Keras Atas Tuduhan Iran Terkait Insiden Mina
Arab Saudi pada Sabtu, (26/09) dengan tegas menolak kritik Iran terkait penanganan haji setelah Teheran menuntut penyelidikan atas musibah Mina.
“Saya percaya orang-orang Iran bisa melakukan sesuatu yang lebih baik daripada mempolitisasi tragedi yang menimpa orang-orang yang tengah melakukan kewajiban agama yang paling suci mereka,” kata Menteri Luar Negeri Adel Al-Jubeir, menurut AFP.

ANNAS Minta Pemerintah Saudi Agar Hanya Izinkan Warga Iran yang Muslim untuk Berhaji dan Umroh

Redaksi Salam-Online – Senin, 14 Zulhijjah 1436 H / 28 September 2015 06:30
Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS) menyatakan dukungan sepenuhnya terhadap pelaksanaan Ibadah Haji selama ini. Karena itu, ANNAS meminta pemerintah Arab Saudi ke depannya harus lebih selektif lagi untuk hanya mengizinkan warga Iran yang Muslim saja yang bisa berhaji dan berumroh. Permintaan ANNAS kepada Raja Salman bin Abdul Aziz ini akan disampaikan melalui Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta.

Soal Tragedi Mina, Ada Usaha Memojokkan Saudi Tak Becus Urusan Haji ( Geng Syiah, Sepilis dan Salibis )

Senin, 28 September 2015 - 11:30 WIB
Semua tahu mengurus jamaah haji sebanyak 4 juta orang itu tidak mudah
Ketua Umum Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) Dr. Hamid Fahmy Zarkasi menyatakan beberapa penyebab terjadinya musibah dalam pelaksanaan haji tahun ini harus dipilah-pilah.
Seperti jatuhnya alat berat (crane) murni masalah security (keselamatan) yang kurang maksimal, ditambah adanya badai dan angin besar di seluruh Arab. Sementara untuk kasus tragedi di Mina akibat berdesak-desakan, ada banyak kemungkinan.
“Saya rasa soal crane ini musibah. Sementara untuk tragedi Mina ini ada kemungkinan-kemungkinan penyebab tragedi itu bisa terjadi,” ujar Hamid kepada hidayatullah.com, Ahad (27/09/2015).

Tragedi Mina 1436 H Bertepatan Dengan Adanya Kampanye Tidak Wajar Dari Jamaah Syiah Iran

Iran begitu bernafsu ingin menghancurkan Arab Saudi
28 September 2015 
Abu hamzah
Gensyiah: Banyak saksi mata dari lokasi kejadian saling dorong dan injak, menyatakan adanya rombongan jamaah haji Syiah Iran yang berjalan melawan arus kemudian dorong mendorong yang mengakibatkan 768 wafat dan 934 luka-luka(berita resmi dari mentri kesehatan Saudi sabtu 26 sept). Setelah peristiwa ini terungkaplah informasi bahwa insiden tersebut bertepatan dengan terburu-burunya jamaah haji Iran dalam jumlah besar melalui pasar Arab. Mereka menolak untuk kembali. Ini terjadi sebelum tragedy tersebut, menurut saksi yang berbicara kepada “Sabq”.
Dari sumber yang sama seorang pejabat ekspedisi haji Iran mengatakan bahwa “jamaah haji Iran tidak mendengarkan instruksi dan mengabaikannya dan bentrok dengan kami dan meneriakkan slogan-slogan sebelum insiden saling dorong.”

Hukum Nonton TV di Jaman ini. Di Balik Tayangan Televisi Umum.. Mayoritas Acaranya Merusak Generasi Bangsa (Ghazwul fikri )

no-televisionacara televiisi merusak generasi bangsa
Hukum Nonton TV di Jaman ini
Syeikh Muhammad Nashiruddin al Albani rahimahullah mendapat pertanyaan sebagai berikut, “Apa hukum menonton televisi di masa kini?”.

الجواب: التلفزيون اليوم لا شك أنه حرام، لأن التلفزيون مثل الراديو والمسجل، هذه كغيرها من النعم التي أحاط الله بها عباده

Jawaban beliau, “Tidaklah diragukan bahwa hukum menonton televisi pada masa kini adalah haram. Televisi itu seperti radio dan tape recorder. Benda-benda ini dan yang lainnya adalah di antara limpahan nikmat Allah kepada para hamba-Nya.

Dusta Kantor Berita Iran Pada Musibah Mina

MetroTV, Pemiliknya Anti Islam, Petinggi/Redakturnya Anti Islam, Medianya Anti Islam ! Muslim Yang Kaffah (QS. Al Baqarah: 208) Haram Menontonnya. ( baca referensi dibawah )
Metro TV Melansir Berita Hoax Media Iran (foto:google)

Erdogan Bantah Media Pro Syiah Dan Kritik Iran Atas Sikap Menyalahkan Saudi. Arab Saudi Sudah Lakukan Yang Terbaik Untuk Jamaah Haji

Erdogan Kritik Iran Atas Sikap Menyalahkan Saudi

PRESIDEN Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan tudingan terhadap Arab Saudi terkait tragedi di Mina tidak tepat.
Menurut Erdogan, Saudi telah melakukan yang terbaik dalam menyelenggarakan ibadah haji.

Kepada Metro TV ( Anti Islam Tulen ) Dan Pendukungnya Kaum Syiah Dan Liberalis!!!


Arab Saudi Di Mata Syiah, Kelompok Liberal dan Metro TV 
Jamaah haji setiap tahun yang jumlahnya diperkirakan mencapai 4 juta orang, membutuhkan manajemen dan pengelolaan yang ekstra tinggi dan kerja keras tiada henti. Beberapa hal kecil yang bisa dilihat misalnya;

Tolak Pengelola Tanah Suci Selain Kerajaan Arab Saudi, PB NU : Itu Gagasan Konyol Dan Produk Gelap Mata !


Ada Usulan Haramain Dikelola Otoritas Multinasional, PBNU : Itu Gagasan Konyol dan Produk Gelap Mata

Minggu, 27/09/2015 15:51:42
Terkait munculnya gagasan memindahkan otoritas pengelolaan tanah haram (Makkah dan Madinah) dari tangan kerajaan Arab Saudi kepada otoritas multinasional, Katib Aam PBNU KH Yahya Cholil Staquf mengatakan, salah kelola atas tanah suci Makkah dan Madinah yang menjadi tujuan Muslim dunia bukan alasan pelimpahan wewenang dari Kerajaan Arab Saudi ke otoritas multinasional dalam segala bentuknya.

Ulama Majusi Syiah Al-Saba Dajjal Al-Kadzab laknatullah Iran Hasut Umat Islam Seluruh Dunia Untuk Rebut Mekkah dan Madinah

Penulis Budi Marta Saudin -
Minggu, 27 Sep 2015 - 06:37
TEHERAN (gemaislam) – Ulama Syiah di Iran, Ayatusyaithon Mohamat Yazdi pada Jumat (25/9/2015) mengajak kepada negara-negara Islam didunia untuk merebut Mekkah dan Madinah. ( ?? )
Pernyataan hasutan itu dilontarkan setelah terjadi insiden Mina yang menganggap Arab Saudi tidak mampu mengelola kota suci. ( emang iran siape ? )

TV One Media Anti Islam Kaffah, Gemar “Mainkan Isu Teroris”, Pendukung Kaum Syiah Dan Liberalis, Terkuak Kebenciannya Terhadap Kerajaan Saudi !

Salah Tayangkan Video Mina 2012, TV One Akhirnya Cabut dan Klarifikasi
Video "Wakil Putra Mahkota Saudi Sumber Malapetaka Mina" yang merupakan Video Haji Tahun 2012 dan awalnya disebarkan oleh Media Pro Syiah dijadikan rujukan dan ditayangkan oleh stasiun televisi nasional TV ONE. ( ??? )

Setelah mendapat protes dari berbagai pihak akhirnya TV ONE mencabut video tersebut dan membuat klarifikasi. (  ??? ! )

Syiah Nasrallah: Eksistensi Rusia di Suriah Bentuk Aliansi Komunis-Syiah Lawan Pejuang Islam ( Terbukti Syiah Laknatullah, Bukan Islam ! )

Sekretaris Jenderal Syiah Hizbullah, Hassan Nasrallah, mengungkapkan bahwa keikutsertaan Rusia di Suriah adalah untuk mempertahankan rezim Bashar Al Assad yang menjadi satu-satunya sekutu Moskow di kawan Timur Tengah.

Sunday, September 27, 2015

Murid Syaikh Utsaimin Ini Menjadi Mujahid Besar di Chechnya (Bag. 1)

Sosoknya muncul seolah “menghangatkan” sebuah daerah dingin di pegunungan Kaukasus utara. Daerah bercurah hujan tinggi yang selalu dilanda “sengketa” dan menjadi saksi bisu perjuangan para mujahidin di sana. Ya, di wilayah Chechnya inilah seorang mujahid dari Afghanistan keturunan Arab hadir. Namanya tak asing dan tak usang di telinga masyarakat yang bermukim di dalamnya.
Dialah Muhammad bin ‘Abdullah bin Saif Al-Jabir Al-Buaynayn At-Tamimi, atau lebih dikenal dengan Abu Umar As-Saif. Seorang Arab dari Bani Tamim yang lahir dan besar di provinsi Al-Qasim, Arab Saudi. Bani Tamim adalah suku besar yang tersebar di seluruh Jazirah Arab.

Pengaruh Buruk Pemikiran Murji’ah

Oleh Ustadz Kholid Syamhudi 

Perpecahan kaum Muslimin menjadi kelompok-kelompok yang mengusung beragam pemikiran, sungguh merupakan kenyataan yang tidak bisa dimungkiri. Perpecahan ini, tidak lain, karena kaum Muslimin jauh dari ajaran Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan jauh dari pemahaman para sahabatnya dalam beragama. Mengenai perpecahan ini, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam sudah mensinyalir dalam sebuah hadits:

“Sesungguhnya, barangsiapa di antara kalian yang hidup, maka ia akan melihat perselisihan yang banyak. Dan berhati-hatilah kalian dari perkara yang baru, karena ia adalah kesesatan. Barang Usiapa di antara kalian yang mendapatinya, maka wajib berpegang teguh kepada sunnahku dan sunnah para khulafa-ur rasyidin al-mahdiyin; gigitlah ia dengan gigi gerahammu” [HR At-Tirmidzi]

Apa Jadinya Jika Iran Mengelola Haji?

Paska tragedi Mina kemarin, Iran menuding Saudi Arabia tidak mampu dan tidak cakap mengurus penyelenggaraan haji.
Jika ditanyakan balik,  apakah Iran mampu dan cakap mengurus haji??
INGATLAH SEJARAH....

Kenapa Iran Sangat Berambisi??!

Yang paling lantang berteriak memojokkan dan memprotes Saudi Arabia adalah IRAN.
"Saya minta pemerintah Arab Saudi bertanggung jawab atas bencana ini dan memenuhi kewajiban legal dan Islaminya terkait hal ini," ujar Rouhani menirukan pernyataan pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei yang juga menyalahkan pemerintah Saudi.
"Dunia tak akan menerima alasan-alasan seperti cuaca panas atau para jemaah tidak bisa diatur," cetus salah seorang ulama Iran, Mohammed Emami-Kashani.
Media-media pro Iran pun gencar membentuk opini sedemikian rupa,  mengarah pada satu kesimpulan bahwa Saudi-lah yang salah.

IRAN BERBUAT DEMIKIAN,  karena :

Syiah yang telah dikafirkan para ulama mengapa masih diperbolehkan masuk masjidil haram

Minggu, 27 September 2015 by Thalab Ilmu Syar'i
Tanya:

Kita telah tahu bahwa para ulama telah mengatakan bahwa kaum syiah itu telah keluar dari islam atau kafir. Tapi kenapa koq masih diijinkan masuk ke Makkah?


Jawab:
Oleh Al Ustadz Abu Abdillah Luqman Ba'abduh hafizhahullah

Na'am syiah rafidhah itsna asyariyah ja'fariyah adalah kafir. Syiah yang meyakini bahwasannya Al Qur'an yang ada di kaum muslimin ini hanya sepertiga dari yang semestinya, dua pertiganya hilang. Syiah yang mengatakan sahabat Abu Bakr dan Umar itu adalah dua berhala quraisy. Syiah yang mengatakan bahwa ibunda Aisyah istri rasul itu sekarang sedang diadzab di neraka, sekarang ini. Syiah yang meyakini dan beraqidah bahwasannya memiliki dua belas imam yang ma'shum, yang terlepas dari kesalahan dan kelalaian, dua belas imam yang mengetahui perkara yang ghaib yang itu hanyalah hak Allah saja, dan seterusnya maka mereka adalah kuffar, yaitu syiah rafidhah.