Saturday, July 18, 2015

Asiyah binti Muzahim (Istri Fir’aun)

وَضَرَبَ اللَّهُ مَثَلًا لِلَّذِينَ آَمَنُوا اِمْرَأَةَ فِرْعَوْنَ إِذْ قَالَتْ رَبِّ ابْنِ لِي عِنْدَكَ بَيْتًا فِي الْجَنَّةِ وَنَجِّنِي مِنْ فِرْعَوْنَ وَعَمَلِهِ وَنَجِّنِي مِنَ الْقَوْمِ الظَّالِمِينَ
“Dan Allah membuat istri Fir’aun perumpamaan bagi orang-orang yang beriman, ketika ia berkata: ‘Ya Rabb-ku bangunlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam surga dan selamatkanlah aku dari Fir’aun dan perbuatannya, dan selamatkanlah aku dari kaum yang zhalim.’” (QS. At-Tahrim : 11).
Qatadah berkata, “Dahulu Fir’aun adalah makhluk bumi tersombong dan paling kafir. Tapi demi Allah, kekafirannya tidak mempengaruhi istrinya yang patuh kepada Rabb-nya. Hal ini untuk mengabarkan bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala Maha Bijaksana dan Maha Adil, di mana Allah tidak akan mengadzab seseorang melainkan disebabkan dosanya sendiri.”1

Makar Orang Syi’ah Terhadap Umat Islam: An-Nushair At-Thusi Dan Ibnu Al-Alqami Bekerja Sama Dengan Pasukan Mongol Penyembah Berhala

pedang
pedang
Beginilah syi’ah sepanjang zaman, baik pada zaman kita maupun pada zaman sebelum kita. Sifat kejam melekat pada diri mereka. Mereka kejam dan membenci muslim Ahli Sunnah (orang-orang yang berpegang teguh dengan sunnah Nabi). Pada masa kita, telah terpapar di depan kita kekejaman mereka dan tingkah jelek mereka. Sebut saja kekejaman mereka di Suriah.

Pembangkangan Kelompok Syi’ah Kepada Sulthan Sulaiman al-Qanuni (King Sulaiman)

Pembangkangan Pertama,
syiah pengkhianat
Pembangkangan pertama datang dari tokoh Syi’ah Rafidhah, yaitu Baba Dzunnun pada tahun 932 H, di wilayah Yuzaghad. Baba mengumpulkan sekitar 3000-4000 pemberontak dan mewajibkan pajak atas wilayah yang dikuasainya.
Gerakan ini semakin menguat sehingga berhasil mengalahkan beberapa komandan pasukan Utsmani yang ditugaskan untuk memadamkan pemberontakan itu. Namun pemberontakan Syi’ah ini berhasil ditumpas. Baba sendiri dibunuh, kepalanya dipenggal, lalu dikirim ke Istanbul sebagai bukti.

Agama Syi’ah, Penyebab Kemunduran Umat

Abad kelima hijriah, yang merupakan batas pemisah antara dua zaman yaitu masa kejayaan ilmu pengetahuan dan peradaban Islam -masa yang dipenuhi generasi terbaik- dengan masa kejumudan dan permulaan kemunduran yang mengalahkan umat di masa-masa belakangan. Padahal sebelumnya ahli sunnah mengalahkan ahli bid’ah dan hawa nafsu, di mana ilmu keislaman secara umum dan ilmu-ilmu Sunnah Nabi secara khusus tumbuh dan berkembang pesat sampai pertengahan abad keempat. Mulailah pada saat itu ahli bid’ah menguasai perkara umat, karena ketika itu Baghdad dikuasai oleh Banu Buwaih ar-Rafidhah (Syi’ah). Sedangkan Afrika Utara, Mesir, Syam, dan Hijaz dikuasai oleh Ubaidiyyun al-Bathiniyyun, dan Yaman dikuasai oleh Banu Rasul al-Isma’iliyah. Ketika itu ahli bid’ah dan hawa nafsu mengangkat kepalanya dan keluar dari tempat persembunyiannya. Mereka menjadi penunjuk bagi para penguasa, dan mereka mempersempit ruang gerak Ahlus Sunnah (pembela kebenaran) dan menyiksa mereka. Dan fitnah Basasiri (W. 451 H) di Baghdad dan tindakan Asya’irah dan kaum Sufi yang dipimpin Ibnu al-Qusyairi (W. 514 H) mencerai beraikan Ahlus Sunnah (Ahlul Haq). Orang-orang sesat ini menyiksa para ulama dan menjauhkan ulama dari kepemimpinan umat. Oleh karena itu, kebodohan tersebar dan kerusakan merajalela.

Ulama Syiah: "Ibnu Katsir, Imam Adz-Dzahabi dan Shalahuddin al-Ayyubi adalah Musuh Kami" [ sebelum Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab Lahir ]


Ulama Syiah, Dr. Najah Ath-Tha'i berkata,

".. Bahwasanya kebanyakan manusia menampakkan sikap an-nashb dan berlepas diri dari para Imam Syiah alaihis salam karena takut dari pemerintah zalim. Jika bukan karena itu maka sebenarnya mereka bukan nawashib"

"Di antara Nawashib; Muhammad bin Abdul Wahhab, Ibnu Taimiyah al-Harrani, Ibnul Jauzi, Ibnu Katsir, Adz-Dzahabi, Mu'awiyah, Ibnul 'Aash, al-Mughirah, Marwan, Ziyad, Hajja, al-Mutawakkil,Shalahuddin al-Ayyubi dan Saddam..."

Ibnu Taimiyyah dan Minhajus Sunnah (Membongkar Kesesatan Blog: Inilah Ibnu Taymiah; Juga Penuduh "Nawasib " Lain !)

Ibnu Taimiyyah dan Minhajus Sunnah
(Membongkar Kesesatan Blog: Inilah Ibnu Taymiah)

Oleh: dr. M Faiq Sulaifi
Siapa yang tidak kenal dengan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah? Nama beliau begitu masyhur baik di kalangan kawan ataupun lawan. Bagi para penuntut ilmu yang ingin pencerahan agama Islam yang murni dan bersih dari kotoran syirik, paganism, bid’ah maupun khurafat tentu tidak asing lagi dengan tulisan-tulisan beliau.
Bahkan Al-Qadli Al-Allamah Baha’uddin As-Subki, seorang qadli besar madzhab Syafi’i yang berseberangan dengan beliau -ketika mendengar seseorang mencela Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah- berkata:
والله يا فلان ما يبغض ابن تيمية إلا جاهل أو صاحب هوى فالجاهل لا يدري ما يقول وصاحب الهوى يصده هواه عن الحق بعد معرفته به
“Demi Allah, wahai Fulan! Tidaklah membenci Ibnu Taimiyyah kecuali orang bodoh atau pengikut hawa nafsu. Orang bodoh tidak mengerti apa yang beliau ucapkan. Sedangkan pengikut hawa nafsu telah dihalangi oleh hawa nafsunya dari mengikuti Al-Haq setelah mengetahuinya.” (Asy-Syahadatuz Zakiyyah fii Tsana’il A’immah ala Ibni Taimiyyah: 24).

Neraka lebih Marah Kepada Ahlus Sunnah Daripada Kaum Nashrani [Kata Syi'ah]

Kitab : Kasyful Yaqin hal. 87
by : Dedengkot Al-Hilli

Riwayat (baca: riwayat dusta) yang mereka (Syi'ah) sandarkan atas nama Rasulullah Shallallaahu 'Alaihi Wasallam menyatakan bahwa Beliau bersabda kepada Ibn 'Abbas :

يابن عباس والذى بعثنى بالحق نبيا ان النار لاشد غضبا على مبغض على * ع * منها على من زعم ان لله ولدا 

"Wahai ibn 'Abbas, Demi Dzat Yang Mengutusku dengan Kebenaran sebagai Nabi. Sesungguhnya Neraka lebih keras marahnya (siksaannya) kepada musuh 'Ali daripada orang yang meyakini bahwa Allah mempunyai Anak"

Nashibi Adalah Ahlus Sunnah Di Mata Syi'ah !

Oleh : Al-Akh Aditya Riko -Hafizhahullah-

Dr. Muhammad Tijani as Samawi mengarang "bebas" buku berjudul as Syi'ah Hum Ahlussunnah, yang di dalamnya ada Bab tentang permusuhan Ahlussunnah kepada Ahlul Bait.


Di dalamnya disebutkan perkataannya :

وغني عن التعريف بأن مذهب النواصب هو مذهب «أهل السنة والجماعة»
 
"Dan cukuplah satu ta'rif bahwa sesungguhnya madzhab al-Nawashib adalah madzhab Ahl al-Sunnah wa al-Jama'ah."

Siapakah Nashibi Di Mata Syi'ah ? "Tuduhan Nawasib" Mainan Syiaher berbulu Sunni !

Muqaddimah

Berawal dari makin ramainya gong-gongan pendustaan dan penyesatan kaum syi'ah rafidhah kepada Kaum Muslimin yang awam, yang dimana mereka (syi'ah) berkoar-koar menyerukan persatuan / taqrib antara Sunnah - syi'ah dengan slogan-slogan palsu atas nama "Ukhuwah Islamiyyah" hingga kepengecutan dan kemunafikan mereka berkata "syi'ah cinta Ahlus Sunnah" . Dengan kedok tersebut, mereka suka menjilat-jilat dan menipu Kaum Muslimin agar Kaum Muslimin bersimpati kepada mereka. Tidak lain tujuan mereka dari semua itu sebenarnya adalah untuk menikam Kaum Muslimin dari belakang sebagaimana pendahulu-pendahulu mereka pun ikut andil dalam menumpahkan Darah Kaum Muslimin. Pengkhianatan mereka terhadap Ahlul Bayt Beliau Radhiyallaahu 'Anhum, lalu usaha mereka untuk membunuh Panglima Perang Kaum Muslimin Shalahuddin Yusuf Al Ayyubi Rahimahullah, pun hancurnya Dinansti 'Abbasiyyah tidak terlepas dari kelicikan dan penipuan yang mereka lakukan. Dan pada setiap tragedi yang menimpa Kaum Muslimin hingga sekarang, mereka selalu memiliki andil bersama musuh-musuh Islam dalam menghancurkan Kaum Muslimin.

Friday, July 17, 2015

Syi’ah Memusuhi Islam Dan Lebih Buruk Tipuannya Dibanding Ahmadiyah

Hasil gambar untuk syiah ahmadiyah

Singapura Perlakukan Syi'ah dan Ahmadiyah Bukan Bagian dari Islam (sama dengan Malaysia dan Brunei).Kapan di Indonesia ?
Dari Sekian Banyak Aliran Sesat, Syiah Paling Berbahaya

Ajaran Syiah Lebih Berbahaya dari Ahmadiyah

Kesesatan Syiah Menurut Dr. Said Aqil Siroj

Perjalanan hidup manusia melalui berbagai fase dan juga perubahan fisik, mental, dan juga spiritual. Adanya perubahan ini menjadi bukti nyata bahwa hanya Allah Azza wa Jalla yang kekal. Dan kalau bukan karena karunia dari-Nya manusia tidak akan kuasa untuk teguh dalam menetapi sesuatu termasuk agamanya (istiqamah). Karena itu, dahulu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam  senantiasa memohon keteguhan hati kepada Allah, “Wahai Dzat Yang membolak-balikkan hati, tetapkanlah hatiku di atas agama-Mu.” Ini mungkin salah satu hikmah yang dapat kita petik dari kewajiban membaca surat Al Fatihah pada setiap rakaat shalat. Pada surat ini terdapat permohonan kepada Allah Azza wa Jalla agar senantiasa menunjuki kita jalan yang lurus, yaitu jalan kebenaran

AQIDAH SESAT SYI’AH TENTANG ALLOH. Syi’ah mengaku bahwa mereka tidaklah sama dengan Ahlus Sunnah dalam ilah (sesembahan), Nabi dan Imam Syi’ah memiliki keyakinan bahwa Allah tidaklah dilihat pada hari kiamat. Syi’ah meyakini bahwa menghadap kubur saat berdo’a adalah suatu kelaziman dan tidak perlu menghadap kiblat.

Akar Rafidhah (Syi’ah) adalah dari Yahudi yang dipelopori oleh Abdullah bin Saba’ Al Yahuud. Ia mengaku-ngaku Islam dan mengklaim dirinya sebagai pengagum ahlul bait, namun ia bersikap ghuluw (berlebihan) terhadap ‘Ali radhiyallahu ‘anhu. Lalu ‘Ali diklaim sebagai khalifah sebenarnya sepeninggal Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam. Kemudian ‘Ali pun disikapi ekstrim sampai diangkat martabatnya hingga derajat ilahiyah atau ketuhanan. Inilah yang diakui oleh Syi’ah Itsna ‘Asyariyyah sendiri dalam buku-buku mereka. Karena sikap ghuluw ini, mereka akhirnya dibakar oleh ‘Ali dan ‘Ali pun sebenarnya berlepas diri dari mereka.

Perbedaan Islam dan Syi’ah Rafidhah Dalam Perkara Ushul (Pokok) dan Furu’ (Cabang)!

Istilah Syi’ah berasal dari kata tasyayyu’, yang berarti: membela, menolong. Sedangkan Syi’ah artinya: para penolong atau para pengikut. Dahulu, istilah Syi’ah digunakan bagi orang-orang yang membela Ali Radhiyallahu ‘anhu dan keluarganya, tetapi kemudian digunakan sebagai nama pada kelompok Rafidhah (Syi’ah Ja’fariyyah; Itsna ‘Aysariyyah) dan Zaidiyyah.
PERKEMBANGAN SYI’AH
Syi’ah melewati perkembangan-perkembangan sebagai berikut:
1.Dahulu, istilah Syi’ah (tasyayyu’) digunakan sebagai ungkapan kecintaan terhadap Ali Radhiyallahu ‘anhu dan keluarganya, tanpa merendahkan sahabat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang lain.
2. Kemudian berkembang sehingga melewati batas terhadap Ali Radhiyallahu ‘anhu dan sebagian anggota keluarganya, mencela sahabat Radhiyallahu ‘anhum, bahkan mengkafirkan mereka, disertai aqidah-aqidah lain yang bukan dari agama Islam sama sekali, seperti: taqiyyah, imamah, ‘ishmah, raj’ah, dan batiniyyah.
3. Kemudian di antara mereka ada yang menuhankan Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu ‘anhu dan imam-imam setelahnya, berkeyakinan reinkarnasi dan aqidah-aqidah kufur lainnya, yang bertameng dengan tasyayyu’ (kecintaan terhadap Ali Radhiyallahu ‘anhu dan keluarganya).

Kenapa KH Hasyim Asy’ari pendiri NU yang anti syi’ah tidak dituduh kesusupan Wahabi?

Dengan pecahnya bentrokan kembali antara aliran sesat Syi’ah dan warga Muslimin Sunni di Sampang Madura yang kedua kali, Ahad 26 Agustus 2012, tepat sepekan setelah Iedul Fithri 1433H/ 2012, ada mulut-mulut yang tampaknya kemungkinan menyebar dusta dengan menuduh Wahabi sebagai penyusup dalam bentrokan itu.
Bahkan ada tokoh ormas termasuk terbesar di Indonesia menyalahkan ulama yang memfatwakan syi’ah itu sesat. Manusia-manusia seperti ini lebih gerah ketika aliran sesat semisal syi’ah yang menodai Islam bahkan pentolannya di sampang, Tajul Muluk jelas divonis penjara dua tahun oleh pengadilan karena penodaannya terhadap Islam, ternyata tetap mereka bela. Namun kalau ada Ummat Islam dibunuhi oleh pihak kafirin atau dibunuhi oleh syi’ah sesat seperti di Suriyah atau dibunuhi musyrikin Budha seperti di Burma Myanmar, seakan mereka tidak melihat dan tidak mendengarnya. Dan kalau berbicara juga cukup menyakiti Muslimin, bahwa kasus pembantaian terhadap Muslimin itu bukan masalah agama.
Kalau mereka itu konsekuen dengan apa yang keluar dari mulutnya, maka pertama kali yang harus dituduh kesusupan Wahabi adalah pendiri NU, KH Hasyim Asy’ari. Sumonggo dilontarkan tuduhan, agar mulut sampeyan konsisten. Dan kalau sampeyan semua berhujjah bahwa tulisan ini kasar, maka lafal mulut ini sesuai dengan apa yang ada di Al-Qur’an:

[ Analisa Ini Salah, Insya Allah. Saudi/Haramin Akan Dilindungi Allah ] Kesepakatan Nuklir Iran & Pengaruhnya Bagi Kawasan Timteng

"Dan sungguh orang-orang kafir yang sebelum mereka telah mengadakan tipu daya, tetapi semua tipu daya itu adalah dalam kekuasaan Allah. Dia mengetahui apa yang diusahakan oleh setiap diri, dan orang-orang kafir akan mengetahui untuk siapa tempat kesudahan (yang baik dan buruk) di dunia sana itu." (Qs. Al-Ra'ad [13]:54) "Mereka memikirkan tipu daya dan Allah menggagalkan tipu daya itu. Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya." (Qs. Al-Anfal [08]:30)

by @hasmi_bakhtiar
Oleh Hasmi Bakhtiar
Alumni Al-Azhar, S2 Lille Perancis
[CNN - Kesepakatan program nuklir yang disetujui oleh Iran dan enam negara adidaya pada Selasa (14/7) di Wina, Austria, membuat Arab Saudi khawatir pengaruh Iran akan semakin menguat di kawasan Timur Tengah.
Dilaporkan Reuters, seorang pejabat pemerintahan Saudi yang enggan disebutkan namanya, menilai kesepakatan Iran ditengarai akan menjadikan Timur Tengah menjadi "kawasan yang lebih berbahaya" jika kesepakatan tersebut terlalu menguntungkan bagi Iran. ]
1. Iran berhasil yakinkan negara kuat dunia tentang program nuklir mereka..satu kemenangan besar bagi bangsa Syiah tersebut

[ IT ] Tiga Orang Sholeh yang Masuk Neraka

[ IT ] : Interlude of Topics

Tiga orang menanti sidang dengan kepercayan diri yang sangat. Ketiganya yakin betul akan diputuskan menjadi penghuni surga.

Namun pengadilan Allah jauh berbeda dengan pendadilan manusia. Allah Maha Tahu segala hal meski ukurannya seberat dzarrah. Allah pun memiliki sifat Maha adil yang memutuskan setiap perkara tanpa dzalim.

Inilah Doa Qunut Syaikh Jibril Yang Membuat Rezim As-Sisi Murka dan Mencekalnya

Rezim diktator As-Sisi melalui Departemen Agama (wakaf) Mesir, Selasa (14/7/2015) kemarin, mengeluarkan keputusan melarang Syaikh Jibril menjadi imam, bukan hanya di Masjid Amru bin Ash, tapi juga di seluruh masjid di Mesir. Bahkan negara-negara Arab yang biasa mengundangnya akan diminta tidak tidak lagi mengundangnya untuk menjadi imam.

Dalam doa qunutnya saat sholat Tarawih pada malam ke-27 Ramadhan di masjid terbesar dan tertua di Mesir, Masjid Amru bin Ash, Syaikh Muhammad Jibril mendoakan agar para penguasa yang kejam dan zhalim dilaknat oleh Allah Taala. Hal ini, menurut menteri agama Mesir, Muhammad Mukhtar Jumah, adalah penghinaan terhadap negara dan sangat membahayakan kepentingan nasional.

Seperti apa doa Syaikh yang sangat dicintai dan dibanggakan rakyat Mesir ini? Syaikh Jibril berdoa:

Tulisan KH. Muhammad Hasan Abdul Muiz Untuk NU Garis Lurus

“NU GARIS LURUS” SUDAH LURUSKAH?
Baru-baru ini muncul sebuah istilah anyar dikalangan NU. Istilah tersebut adalah, NU GARIS LURUS. Istilah NU Garis Lurus ini muncul, kalau kita cermati konten “kampanye” dan kalangan yang menyuarakannya, karena kekecewaan dan keresahan mereka terhadap sebagian oknum petinggi NU yang mereka anggap melenceng dari NU yang sebenarnya, dan menyimpang dari NU-nya Mbah Hasyim.
Siapapun yang bergelut dalam dunia NU pasti mengakui adanya Syiahisasi dan Liberalisasi dewasa ini ditubuh NU. Pelaku Syiahisasi dan Liberalisasi sendiripun -menurut hemat saya- pasti juga mengakui bahwa memang ada usaha kesana. Perbedaannya mungkin terletak pada persepsinya. Kalau bagi pelaku Syiahisasi dan Liberalisasi ditubuh NU, usaha mereka itu mungkin mereka anggap sebagai bentuk aplikasi tawassuth nya NU. Sementara bagi yang kontra, Syiahisasi dan Liberalisasi ditubuh NU dianggap sebagai usaha untuk “menajisi” NU.

Thursday, July 16, 2015

[ Rewrite ] Kebencian Habib Rizieq Syihab terhadap (Salafi) Wahhabi Sampai Ubun-ubun ! Siapa yang menyatakan beda antara Ahlus Sunnah dan Syiah termasuk masalah furu' dan Tidak Semua Syi’ah Sesat, maka Dia Diragukan Sebagai ..Ahlus Sunnah [ Bagian 4 ]

Tulisan Habib Rizieq Syihab bisa dibaca disini :


Tanggapan :

Siapa yang menyatakan beda antara Ahlus Sunnah dan Syiah termasuk masalah furu' dan Tidak Semua Syi’ah Sesat, maka Dia… Syi’ah !


Artikel lain terkait Ushul dan Furu’ ( baca sambil Qahwa ! ) :


Sikap Ulama Islam terhadap Agama Syi’ah
Syi’ah memusuhi Islam dan lebih buruk tipuannya dibanding Ahmadiyah
Habib Ahmad Zein Al Kaff : Kalau wahabi kitab rujukannya sama, rukun Iman, rukun Islamnya juga sama, sedangkan Syiah berbeda, kita hanya berbeda dalam masalah furu’iyah (cabang) dengan Wahabi/salafi
Bantahan Aneh Dari Syi'ah ( Dan Penganut Aqidah Gado-gado ) Di Indonesia Yang Mengatakan Bahwa Tak Semua Syi'ah Adalah Rafidhoh
Ustadz Farid Okbah: Semua Syiah di Indonesia Rafidhah dan Menyesatkan
syi'ah termasuk dalam klasifikasi /golongan Kafir Harbi
Perbedaan Islam dan Syi’ah Rafidhah Dalam Perkara Ushul (Pokok) dan Furu’ (Cabang)!
Syi’ah Itu Sesat Juragan
Apakah Syi’ah Itu Kafir
Fatwa tentang sesatnya Syi’ah bukan khusus bagi Tajul Muluk di Sampang tapi keseluruhan di Indonesia.
SUNNAH & SYI’AH, BERSANDINGAN ? MUSTAHIL
(PENTING!)FATWA TENTANG KESESATAN AJARAN SYI’AH
Syi’ah tidak Sesat?????
Sikap Ulama Islam terhadap Agama Syi’ah
Apakah Syi'ah Memiliki Kitab Shahih? [2]
Di Malaysia dan Brunei, Meski Berhubungan dengan Iran, Syiah Dilarang
Malaysia Negri Muslim Teladan Di Asia Tenggara Dalam Memburu Syiah
Beda Malaysia dan Indonesia dalam Menyikapi Syiah
Kepalsuan Madzhab Ja’fari
Hakikat Yang Terlupakan Dari Imam Asy-Syafi'i Dan Kesamaan Aqidah Imam Empat

Kebencian Habib Rizieq Syihab terhadap " Wahhabi " Sampai Ubun-ubun ! Why ? [ bagian I ]
 Kebencian Habib Rizieq Syihab terhadap " Wahhabi ( Salafi ? )" Sampai Ubun-ubun ! Manhaj Talaqqi Kaum Asy’ariyyah Dengan Manhaj Talaqqi Kaum Ahlus Sunnah (Salafi), Merupakan “Sudara Kandung/Kaum Muslimin”, Tidak Seperti Syi’ah Rofidhoh Yang SESAT Bahkan KAFIR. [ Bagian 2 ]
[ Rewrite ] Kebencian Habib Rizieq Syihab terhadap (Salafi) Wahhabi Sampai Ubun-ubun ! Benarkah Ibnu Taimiyyah Mencela Fatimah Dan Ahlul Bait?" [ Bagian 3 ]
 [ Rewrite ] Kebencian Habib Rizieq Syihab terhadap (Salafi) Wahhabi Sampai Ubun-ubun ! Trilogi Tauhid, yang diajarkan oleh Ibnu Taimiyah dan disebarkan luaskan oleh Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab, masuk dalam kurikulum pendidikan Islam diseluruh Indonesia, Inna lillahi wa Inna ilaihi Raji'un? [ Bagian 5 ]

Begini Kisah Aisyah Yang 'Skak Mat' Ustad Syiah Sampai Ngacir Pulang

"Aisyah membungkam Syiah"
Semoga bermnfaat, baca smpe selesai ya...

Kisah Aisyah ini terjadi pada hari Senin (15/09/2014) di kota Medan, sebelum dia pergi ke masjid untuk mengisi kajian ibu-ibu dekat rumah, dia menyempatkan untuk mampir dulu ke rumah sepupu karena ingin mengambil kitab Fiqih Sunnah yang beberapa hari lalu dipinjamkan kepada sepupunya karena Aisyah akan membawanya ke pengajian.

Isu-Isu Kontroversi Dalam Sejarah Pemerintahan Khulafa’ Al-Rasyidin

khulafa_rasyidin

ISU-ISU KONTROVE RSI DALAM SEJARAH PEMERINTAHAN KHULAFA’ AL-RASYIDIN

Imam Kedua Belas Syiah, Manusia Fiktif

Oleh
KAUM SYIAH MENUNGGU KEDATANGAN IMAM KE DUA BELAS MEREKA

Mahdi Muntazhar (Imam Mahdi Syiah yang ditunggu-tunggu kedatangannya) termasuk pembahasan yang sering dibicarakan dalam buku-buku referensi Syiah. Yang mereka maksud dengan sebutan itu dalam pandangan Syiah adalah imam kedua belas yang bernama Muhammad bin Hasan al-‘Askari. Menurut versi mereka, ia dilahirkan pada hari Jum’at bulan Sya’ban pada tahun 255H.

Pada usia 5 tahun, ia bersembunyi di sirdaab (goa tempat perlindungan dari terik matahari) kota Surra man Ra`a, terletak antara kota Baghdad dan Tikrit, karena akan dibunuh oleh orang-orang zhalim.

Isteri-isteri dan Putra Putri Ali ra

Istri pertama yang dinikahi Ali ra  adalah Fathimah binti Rasulullah ra.
Beliau mem­peroleh dua orang putera, aI-Hasan dan aI-Husain. Ada yang mengatakan putera ketiga beliau bernama Muhasin, namun meninggal dunia  masa masih bayi.
Beliau memperoleh dua orang puteri, iaitu Zainab al-Kubra dan Ummu Kaltsum al-Kubra yang kemudian dinikahi oleh Umar bin al-Khaththab ra .  Ali tidak menikahi wanita lain di samping Fathimah hingga ia wafat enam bulan setelah wafatnya Rasulullah saw.

Siapa Asma binti Umais r.a.

Ibn Katsir menulis di dalam kitabnya Bidayah wan Nahiyah beliau ialah  Asma binti Umais bin Maadd bin Tamin al Khatsamiyyah adalah isteri Khalifah Abu Bakar ra yang sebelumnya diperisterikan oleh Jafar bin Abi Talib.

Nahjul Balaghah : Khutbah Ali r.a – Khutbah 91

Oleh : Aburedza
Sahabat saya Abu Hassan , seorang Syiah , dalam emailnya terus mengatakan  kekhalifahan selepas Rasullah saw adalah hak Ali as .  Abu Bakar ra, Umar ra dan Usman ra adalah perampas.  Tuduhan itu tidak betul jika di nilai dari kata-kata Imam Ali as sendiri.  Sila rujuk Kitab Nahjul Balaghah , khutbah ke 92 . Kitab Nahjul Balaghah adalah termasuk kitab Syiah yang utama. Saya salin seperti terjemahan Indonesia. Sila baca juga catitan kaki oleh penyusun Sayid Radhi :

Dosa Menyelewengkan Hakikat Sejarah Dan Fakta

Oleh Dr Mohd Asri Bin Zainul Abidin

Dalam sejarah manusia, ramai yang teraniaya hanya disebabkan oleh berita palsu yang direka terhadap seseorang. Penderitaan atau kezaliman cerita bohong atau penyelewengan fakta terhadap seseorang, bukan sahaja dirasai kesannya oleh individu berkenaan, sebaliknya juga orang ramai.

Kisah di sebalik hadis: “ Barangsiapa menganggap aku sebagai pemimpinnya, maka terimalah Ali sebagai pemimpin”.

Apa yang dimaksud dengan hadits :
من كنت مولاه فعلى مولاه .
 “ Man Kuntu Maulahu Fa Aliyyun Maulahu”.
Adapun yang dimaksud dari hadits : “Man Kuntu Maulahu Fa Aliyyun Maulahu”, maka dalam kitab-kitab sejarah yang ditulis oleh ulama-ulama Ahlussunnah diterangkan sebagai berikut :

Wednesday, July 15, 2015

Kenali Syiah – Siapa al Kulani Apa Kitabnya

Al Kulani adalah Abu Ja‘far Muhammad bin Ya‘qub bin Ishaq al-Kulaini al-Razi. Beliau dilahirkan di sebuah kampung bernama al-Kulain atau al-Kulin di Iran. Beliau adalah di kalangan ulama yang masyhur di Ray, Iran. Kemudian beliau telah berpindah ke Baghdad kerana menjadi ketua ulama kepada pengikut Syi‘ah Imam Dua Belas di sana semasa pemerintahan al-Muqtadir. Beliau telah hidup di zaman sufaraa’ (wakil-wakil Imam al-Mahdi a.s) dan mati di Kufah pada tahun 328/329 hijrah bersamaan 939/940 masihi. 

Bilakah KeIslaman Muawiyah bin Abi Sufian.



Muawiyah Bin Abi Sufian r.a di lahirkan   pada 20 Sebelum H (603M) dan Wafar 60H ( 680M). Beliau adalah pengasas Kekhalifahan Bani Umaiyah (661M-750M)

Riwayat hidupnya penuh dengan kontroversi, berpunca daripada perbedzaan pendapat dengan Khalifah  Ali r.a., mengenai perlaksanaan hukum keatas pembunuhan Khalifah Usman r.a. Kerana itu rekod baiknya ditutupi dengan pelbagai keburukan. Antaranya beliau digambarkan sebagai sahabat yang lewat masuk Islam. Ada riwayat menyebut beliau masuk Islam ketika atau era pembukaan Makah pada tahun  8 Hijrah.

Surat kepada Abu Hasan ( Penggugat ) : Muawiyah r.a – 1

Abu Hassan seorang Syiah menulis e mail kepada saya mengenai Muawiyah r.a , saya titipkan tulisannya di sini :
Muawiyah penulis wahyu
Kalau Ibnu Ishak yang banyak meriwayat kisah sejarah dituduh mengada adakan cerita untuk kebaikan Shiah, Wallahuaklam, tapi cerita Muawiyah sebagai penulis wahyu pun saya tidak dapat terima bulat-bulat. Setahu saya, Muawiyah tetap tinggal di Mekah walaupun selepas pembukaan Mekah pada tahun 8 hijrah. Kemungkinan terjadi perjumpaan nya dengan Rasulallah hanya semasa penaklukan Mekah dan haji Wada’ saja. Waktu itu siapalah Muawiyah hingga Rasulallah nak bagi perhatian kepadanya. Beribu –ribu tokoh Islam dari berbagai puak dan sanak saudara beliau turut mahu berjumpa Rasulallah juga. Saudara percayakah bahawa  Abu Sofian yang terpaksa memeluk Islam akan bawa anaknya Muawiyah untuk menjadi penulis wahyu seolah olah nilai wahyu bagitu besar dan benar disisinya. Abu Sofian ni, kalau ia beriman dengan al Quran , dah lama ia masuk Islam.

Wasiat Khomeini: Bangsa Iran saat ini lebih baik daripada bangsa Hijaz pada masa Rasulullah SAWW ??!

Khomeini sebelum mati menulis surat wasiat seperti berikut:
Dengan nama-Nya yang Agung,
Surat wasiat ini harap dibacakan kepada rakyat setelah kematian saya oleh anak saya Ahmad. Jika ia berhalangan, harap surat ini dibaca oleh yang terhormat Presiden , atau Ketua Parlemen , atau Ketua Pengadilan Tinggi Negara. Jika mereka semua berhalangan, mohon salah satu dari ulama yang berada di Dewan Penjaga Konstitusi bersedia untuk membacakannya.

Dengan nama-Nya yang Agung,
Bersama surat wasiat sepanjang 29 halaman ini, saya sertakan beberapa ……….

Nasrallah [ Dajjal Al Kadzab ! ] Sesumbar Cuma Iran Yang Mampu Bebaskan Yerusalem, Tapi Dia Lupa Hal itu Bertentangan Dengan Hadits Rasul SAW

Kebohongan Besar Syiah Laknatullah Peduli Palestina/al-Quds !

Silahkan buka :

Benarkah Syi’ah Rafidhah (Iran dan Sekutunya) Peduli Pada Palestina? [Inilah Faktanya]
Kamuflase Syiah di Gaza Dan al-Quds ( Palestina ) !
Bisakah ummat Islam mengandalkan Syi'ah untuk bebaskan al-Quds ?
http://lamurkha.blogspot.com/2015/05/kamuflase-syiah-di-gaza-dan-al-quds.html
Mengapa Serang Yaman, bukan Israel ? ! Untuk Orang Dungu ( Ahmaq ) dan Bodoh ( Jaahil ) Baca Artikel Ini !