Wednesday, October 7, 2015

Nasihat Syaikh al Muahisiny Terkait Serangan Rusia ke Suriah



Oleh JurniscomSenin, 05 Oktober 2015 18:23 WIB
Segala puji bagi Allah yang maha kuasa yang maha perkasa yang maha agung.
Segala puji bagi Allah yang tidak ada mengetahui tentara Nya kecuali Dia.
Milik Allah lah kerajaan di langit dan di bumi
Dengarkanlah wahai penduduk Syam, setiap hari pesawat-pesawat Rusia, Salibis dan Suriah meraung-raung di langit, kalianlah tujuannya.
Wahai penduduk Syam, keberadaan musuh-musuh Allah hendak menakut-nakuti kalian dengan pesawat-pesawat dan kekuatan mereka. Mereka menakut-nakuti kalian dengan selain Allah. Apakah pesawat kalian lebih kuat daripada Allah? Padahal milik Allah-lah kekuatan dan kemulyaan. “Ketahuilah bawasanya kekuatan itu milik Allah semuanya”.

Inilah 52 Ulama Arab Saudi yang Menandatangani Pernyataan Desakan untuk Jihad Hadapi Rusia di Suriah

    
الشيخ / د.عبدالله بن محمد الغنيمان
Syaikh Dr Abdullah bin Muhammad Al-Ghunaiman ini penandatangan nomor satu, dikenal sebagai ahli ilmu ‘aqidah./ foto hottubandspahq.com

Pernyataan Desakan untuk Jihad menghadapi Rusia di Suriah  itu ditandatangani 52 ulama dan da’i Saudi yang menyatakan bahwa persekongkolan Barat-Rusia dengan Syiah Shafawiyah –Nushairiyah adalah serangan nyata terhadap negara Ahlus Sunnah dan cita-citanya.

Lima poin dalam “bayan”/ Pernyataan Sabtu lalu itu diakhiri dengan doa dan shalawat atas Nabi Muhammad shallalahu ‘alaihi wa sallam, disertai nama-nama 52 ulama dan da’i penandatangan “bayan”.

Pejuang Suriah Serukan Persatuan Menghadapi "Aliansi Penjajah Rusia-Iran"

Manusia berhati Iblis laknatullah
'Rusia Terjun Untuk Selamatkan Rezim Assad yang Secara Klinis Sudah Mati'

Lebih dari 40 faksi pejuang Suriah telah meminta dibentuknya sebuah aliansi regional untuk menghadapi "aliansi penjajah Rusia-Iran" di Suriah, lebih lanjut mengatakan bahwa kehadiran Rusia dan Iran di Suriah telah menutup peluang rekonsiliasi damai atau solusi politik.

Tak Tahan Lihat Serangan Rusia di Suriah, Erdogan Ancam Putus Hubungan dengan Rusia

M Sofwan 06/10/15 | 22:46 
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, memperingatkan bahwa Turki tidak tahan melihat serangan Rusia di Suriah. Serangan itu bisa jadi membuat hubungan Turki-Rusia putus. Hal itu disampakan dalam sebuah konferensi pers di Brussel, Selasa (6/10/2015) hari ini.

Ada Apa di Balik Koalisi Rusia, Rezim Assad dan Sekutunya di Suriah?

Ada Apa di Balik Koalisi Rusia, Rezim Assad dan Sekutunya di Suriah?
Posted on October 6, 2015 by tabayyunnews
Suria Hari ini…
1. Setelah pesawat pesawat tempur Rusia ikut terlibat dalam memerangi kaum muslimin Suriah, sekarang kapal induk angkatan laut Rusia juga mulai di ikut sertakan dalam perang ini…
2. Kapal kapal perang Rusia ikut mengangkut pasukan garda revolusi syiah Iran menuju ke Suria.
3. Kapal kapal perang Rusia juga ikut mengangkut pasukan cadangan Iraq ke Suria.
4. Korea Utara mengumumkan dukungannya untuk Rusia dalam perang ini dan akan membantunya dengan berbagai macam senjata dan pasukan.
5. Vietnam juga mengumumkan dukungan kepada Rusia dan akan membantunya dengan pasukan bersenjatanya.
6. Hizbullah memobilisasi seluruh pasukan reguler dan cadangannya untuk dikirimkan ke Suria.
7. Pasukan garda revolusi Iran dan tentara Iran bersiap siap untuk mendukung pasukan Rusia dalam perangnya melawan Kaum Muslimin Suria.
8. Cina juga mengumumkan dukungannya kepada Rusia dalam perangnya melawan kaum Muslimin Suria dan telah mengirimkan kapal induknya yang membawa 75 pesawat tempur…

Hasbunallahu wa ni’mal Wakil…!

Pertanyaanya….!

siapakah musuh mereka hingga harus mengumpulkan begitu banyak pasukan dan kekuatan senjata…?

Ikatan Ulama Muslim : Jatuhnya Syam ke Tangan Rusia atau Iran Akan Menyebabkan Kekacauan Bagi Seluruh Umat Islam

Ikatan Ulama Islam
Penulis Aziz Rachman -
Selasa, 6 Okt 2015 - 11:41
DAMASKUS (gemaislam) – Campur tangan Rusia terhadap krisis di Suriah membuat banyak pihak merasa geram. Meskipun berdalih memerangi ISIS, kekuatan militer Rusia justru banyak mengenai warga sipil ahlussunnah di Suriah.
Karenanya, Rabithah Ulama Muslimin (Ikatan Ulama Islam) menyerukan kelompok mujahidin untuk bersatu melawan intervensi Rusia. Selain itu, umat Islam secara umum juga diminta sadar akan kedzaliman yang kini tengah dihadapi penduduk Syam.

Ikhwanul Muslimin Kutuk Invasi Rusia-Iran di Suriah

Ikhwanul Muslimin
Ikhwanul Muslimin (IM) Mesir mengutuk intervensi militer Rusia di Suriah. IM menggambarkannya sebagai “Pendudukan Rusia-Iran” atas wilayah Suriah.
Dalam sebuah pernyataan hari Minggu (4/10), IM menegaskan dukungannya terhadap rakyat Suriah dan “pemberontakan rakyat terhadap rezim kriminal Bashar al-Assad”.
“Kami menolak semua upaya untuk membelah Suriah oleh Iran, Rusia dan Zionis di bawah perlindungan Arab yang disediakan oleh [Presiden Mesir Abdel-Fattah] al-Sisi,” kata pernyataan Ikhwanul.

41 Faksi Suriah Seru Negara Kawasan Bentuk Koalisi Anti Rusia-Iran

41 Faksi Suriah Seru Negara Kawasan Bentuk Koalisi Anti Rusia-Iran
Sebanyak 41 faksi pejuang Suriah bersenjata, Senin (05/10), menyeru negara-negara kawasan yang mendukung revolusi Suriah membentuk koalisi anti Rusia dan Iran. Mereka juga berjanji terus melawan rezim Suriah dan pendukungnya.
“Situasi terbaru mengenai intervensi militer Rusia untuk mendukung rezim Bashar Assad harus menjadi perhatian negara-negara kawasan secara umum dan negara sekutu secara khusus segera membentuk koalisi kawasan menghadapi koalisi Rusia-Iran,” kata pernyataan 41 faksi Suriah yang di antaranya Ahrar Syam, Jaisyul Islam, Jaisyul Mujahidin dan Nurudin Zanky, itu.

55 Ulama Saudi Ingatkan Rusia Kekalahan Uni Soviet di Afghanistan

Sebanyak 55 ulama dan dai Arab Saudi mengeluarkan pernyataan bersama mengutuk intervensi Rusia di Suriah. Puluhan ulama itu mengingatkan Rusia akan kekalahannya 36 tahun silam di Afghanistan ketika memimpin Uni Soviet.
Masih seperti malam kemarin! Sebelum tiga puluh enam tahun lalu Komunis Uni Soviet menginvasi negara Muslim Afghanistan untuk membantu dan melindungi Partai Komunis. Hari ini, pewarisnya negara Salib Ortodok Rusia berperang di negara Muslim Suriah untuk melindungi rezim Nushairi,” kata pernyataan 55 ulama Saudi seperti dilansir majalah Al-Bayan dalam situ onlinenya, albayan.co.uk, Sabtu lalu.

Asosiasi Ulama Dunia dan Organisasi Persatuan Ulama Islam Dunia Seru Mujahidin Bersatu Hadapi Intervensi Rusia Dan Ajak Seluruh Ummat Islam Berpartisipasi Dukung Rakyat ( Mujahidin Sunni ) Suriah

Asosiasi Ulama Dunia Seru Mujahidin Bersatu Hadapi Intervensi Rusia
Asosiasi Ulama Dunia Seru Mujahidin Bersatu Hadapi Intervensi Rusia

Asosiasi Ulama Muslim Dunia menyeru mujahidin Suriah bersatu dan menjauhkan perselisihan untuk menghadapi intervensi Rusia. Organisasi itu juga mendukung sikap Bahrain mengusir Dubes Iran dari negaranya.
Dilansir dari Al-Jazeera, Sabtu (03/10), Asosiasi Ulama mengungkapkan bahwa pertempuran Rusia di Suriah hari ini mewakili Barat, Israel dan Iran. Tujuannya, mencegah Ahlussunnah memimpin diri mereka sendiri di bumi Syam.

Intifada Jilid 3 Meledak, Bola Api Al-Quds Makin Membesar

Perang Israel terhadap Al-Aqsha memasuki babak baru. Isolasi terhadap masjid tersebut semakin ketat. Jamaah shalat dipaksa shalat di jalan-jalan Kota Tua, kecuali hanya jamaah lanjut usia diatas 50 tahun. Api perlawanan rakyat Palestina pun makin meluas.


Serentak! Di seantero Palestina: di dalam al Quds, di luar al Quds, di Tepi Barat dan di berbagai negeri jajahan semua melakukan perlawanan pada Israel atas penodaan dan pembagian Masjidil Aqsha.