Tuesday, May 10, 2016

Memaknai Kebencian Iran Terhadap Saudi. Pangeran Saudi: Iran Buat Bom Nuklir, Kami Kembangkan Senjata Nuklir

Arab Saudi - Iran

Memaknai Kebencian Iran Terhadap Saudi

Jumat, 22 Apr 2016 10:17
Oleh : Dr. Slamet Muliono*
Selama ini, Iran sering dipersonifikasikan sebagai satu-satunya negara di kawasan Timur Tengah yang berani terhadap Amerika Serikat (AS). Sementara Saudi Arabia digambarkan sebagai negara kuat dan kaya minyak tetapi lemah karena berada di ketiak AS. Artinya, opini dunia sudah terbentuk begitu kuat bahwa Iran adalah negara yang berani melawan hegemoni dan kesewenang-wenangan AS. Bukti keberanian dalam melawan AS bisa dijumpai dengan banyaknya ceramah dan pidato di berbagai mimbar yang berani menghujat AS. Bahkan banyak didapati berbagai tulisan anti AS, seperti “Matilah Amerika.”

Saat Alepo Terbakar, Mengapa Eropa Hanya Jadi Penonton. Tak Satupun Media Beritakan Penderitaan Muslim Suriah, Ada Ada Dengan Pers Kita? Orang-Orang Yahudi Dan Nasrani Tidak Akan Pernah Senang Kepadamu (Muhammad) Hingga Kamu Mengikuti Millah (Pola Hidup Atau Agama) Mereka.

anak%2Bsuriah

Tak Satupun Media Beritakan Penderitaan Muslim Suriah, Ada Ada dengan Pers Kita?

06 Mei 2016
Ada Apa dengan Pers Kita?
Shulhan Syamsur Rijal  |  Global Philanthropy Media - ACT Foundation
Memprihatinkan, jika bangsa yang pengakuan kemerdekaannya disokong banyak bangsa bahkan oleh bangsa-bangsa yang sedang tertindas, saat merdeka malah tak peka dan enggan bersikap atas krisis kemanusiaan bangsa lain. 

Mayoritas Muslimin Indonesia Sangat Antusias Dan Mendukung Perjuangan Rakyat Suriah Melawan Pemerintah Zalim Syiah Bashar Assad, Kecuali Pemerintah ( Akibat Anasir Syiah ) Dan Ulama Koplak, Padahal Korbannya Mayoritas ASWAJA

FIPS: Pemerintah Masih Berpihak Rezim Suriah

FIPS: Pemerintah Masih Berpihak Rezim Suriah

Sekjen Forum Indonesia Peduli Syam (FIPS), Abu Harits mengungkapkan bahwa rakyat Indonesia sangat antusias dan mendukung perjuangan rakyat Suriah melawan pemerintah zalim Bashar Assad. Namun, sikap itu tidak diwakili oleh pemerintah, yang justru lebih memihak rezim Suriah dan sekutunya.

Banyolan Terbodoh Sepanjang Sejarah (Terpengaruh Syiah ), Rusia: Jet Tempur Jabhah Nusrah Sebagai Pelaku Pemboman Kamp Pengungsi Di Idlib

Jet Tempur Jabhah Nusrah Sebagai Pelaku Pemboman Kamp Pengungsi di Idlib

Jenderal Rusia, Igor Konashenkov pada Jum’at (6/5/2016) menuduh Mujahidin Jabhah Nushrah telah menargetkan kamp pengungsi yang terletak di pedesaan utara Idlib dengan serangan udara. Sebuah klaim menggelikan yang sangat tidak berdasar.

Erdogan: Tidak Ada Negara Islam Di Dewan Keamanan PBB, Padahal Di Dunia Ini Ada 1,7 Miliar Muslim



Erdogan Minta PBB Hapus Keanggotaan Tetap Dewan Keamanan, Kritik DK PBB Yang Tidak Miliki Anggota Tetap Mewakili Islam, Dunia Lebih Besar Dari Lima Negara Penguasa Dewan Keamanan PBB !!

Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan pada hari Minggu (8/5) bahwa Turki telah ditinggalkan sendirian dalam memerangi Daesh (ISIS) padahal Turki adalah negara yang paling dirugikan oleh kelompok teror tersebut.

Iran Terlibat Dalam Di Suriah Untuk Menopang Rezim Berdarah Syiah Bashar Al-Assad. Ribuan Tentara Dan Puluhan Jendralnya Tewas Membuat Ali Khamenei Putus Asa !

Hasil gambar untuk jenderal iran tewas

Opini ditulis oleh Struan Stevenson [1948], Anggota Parlemen Eropa 1999-2014, Presiden Delegasi Parlemen Eropa untuk Hubungan dengan Irak 2009-2014 dan saat ini menjabat sebagai Presiden Asosiasi Kebebasan Irak Eropa [EIFA].

Keterlibatan rezim Iran dalam konflik Suriah meningkat dari hari ke hari. Sekarang ada lebih dari 60.000 pasukan dari Garda Revolusi Iran (IRGC), termasuk 8.000 tentara dari Pasukan Al-Quds dan ribuan tentara bayaran asing dari Irak, Lebanon, Afghanistan dan Pakistan. Iran telah menjadi begitu dalam terlibat di Suriah untuk menopang rezim berdarah Bashar Al-Assad.

Takut Daulah Islam Tegak, Amerika Tuding Mujahid Suriah Teroris !


Sikap tegas mujahidin menolak campur tangan Amerika, menolak demokrasi, dan menginginkan negara Islam membuat Amerika sangat khawatir. Setelah berupaya mensolidkan front politik oposisi melalui Aliansi Nasional , Amerika berupaya menyatukan pasukan oposisi Suriah di bawah kontrolnya.
Dalam reorganisasi sayap militer ini, Amerika berupaya menyingkar kelompok mujahidin yang menolak berkompromi dengan Amerika terutama Brigade Jabhat al Nusra dan Ahrar al Sham.

Menyoal Perang Melawan ISIS Yang Didengungkan Barat Dan Eropa. Rezim Barbar Suriah Nyata-Nyata Melakukan Kejahatan Perang Di Depan Mata Mereka Dan Dunia.

Hasil gambar untuk marines iraq 2016

Kekuatan-kekuatan Barat –AS dan Eropa– menganggap orang-orang yang tewas dan menjadi korban di Aleppo itu sebagai manusia seutuhnya atau hanya semi-manusia, atau bahkan bukan manusia !

Aleppo – Apa yang sedang terjadi di Suriah beberapa hari terakhir betul-betul di luar batas yang bisa kita bayangkan. Aksibrutalisme-barbar rezim Assad dengan dukungan sekutu-sekutunya membombardir daerah pemukiman warga sipil terutama di Aleppo, yang notabene merupakan rakyat mereka sendiri. Lebih menyedihkan lagi, aksi yang dilakukan dengan tanpa membedakan target serangan tersebut, masih juga belum mampu membuat dunia internasional mengambil tindakan segera untuk menyelamatkan warga sipil yang menjadi korban serta melindungi warga lainnya.

Politik Luar Negeri AS: Rakyat Muslim Suriah Yang Seharusnya Pergi, Bukan Dajjal Syi’ah Assad !

Hasil gambar untuk guerra en siria 2014

Banyak  pihak yang percaya bahwa Presiden AS Barack Obama sejatinya tidak memiliki kebijakan mengenai masalah konflik dan perang di Suriah. Meskipun demikian, ketiadaan suatu kebijakan sebenarnya merupakan bagian dari strategi itu sendiri dalam artian bahwa tidak punya kebijakan di Suriah bukan sesuatu yang mustahil bagi pemerintah Amerika, karena itu merupakan strategi Washington untuk memperkuat peran Rusia dan Iran di wilayah itu serta mengisi kekosongan akibat mundurnya Amerika.

Perang Paling Brutal Abad 21, Penyebab Perang Sipil Suriah

Hasil gambar untuk ‫مطار دير الزور‬‎

5 tahun sejak konflik dimulai, lebih dari 250.000 warga Suriah telah tewas dalam pertempuran itu, dan hampir 11 juta warga Suriah telah mengungsi dari rumah mereka.
Pada tahun 2011, apa yang kemudian dikenal sebagai "Arab Spring/Musim Semi Arab" pemberontakan menggulingkan Presiden Tunisia Zine El Abidine Ben Ali dan Presiden Mesir Hosni Mubarak dimulai.

Lalu di tahun yang sama tepatnya bulan Maret, protes damai meletus di Suriah, setelah 15 anak laki-laki ditahan dan disiksa karena menulis grafiti dalam mendukung Musim Semi Arab. Salah satu anak laki-laki, 13 tahun Hamza al-Khateeb, tewas setelah disiksa secara brutal.