Mereka mengetahui bahwa jika mereka pergi
(dengan membawa ambisi khabitsnya) ke Baitullah Ka’bah sekarang, mereka akan
dibawa kembali ke era Batu¹.
Gambar 1. Demonstrasi kekacauan yang dilancarkan oleh jemaat Syiah Rafidhah Khomeiniyah Iran pada musim haji di tanah suci
Oleh karenanya mereka mengerahkan
berbagai upaya, baik dari orang-orang yang rusak maupun media massa -yang
menjadi corong propaganda busuk Syiah Rafidhah Iran Majusi- untuk membuka
berbagai macam bentuk perlawanan terhadap Mamlakah (Arab Saudi) supaya memudahkan
penguasaan mereka terhadap kedua tanah suci (Al Haramain).
Gambar 2. Gambar adalah sebaik-baik bukti apa yang tersimpan di dalam hati dari dendam kebencian dan ambisi busuk Rafidhah untuk mencemarkan kemuliaan dan kesucian Ka’bah
Dan memang ambisi mereka (sebagaimana
tertulis dalam kitab-kitab Syiah sendiri), kaum Syiah Rafidhah Iran
-qatalahumullah- adalah menghancurkan Ka’bah!
Gambar 3. Susungguhnya gambar merupakan cerminan ambisi busuk Syiah Rafidhah Iran Majusi terhadap kiblat kaum muslimin. Gambar ini disebarkan oleh televisi resmi Iran.
Diriwayatkan dari Abu Ja’far² bahwasanya
dia berkata:
“Sesungguhnya al-Mahdi akan menghancurkan
Baitullah (Ka’bah). Maka dia tidak menyisakan kecuali hanya pondasinya.”
(al-Ahsa’i, ar-Raj’ah hal 148 dan 162)
Tetapi kami katakan pada mereka :
“Celakalah kalian wahai Syiah Rafidhah Majus pewaris sah aqidah si Yahudi
Abdullah bin Saba’!!
Bukti gambar || https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1312880278857362&id=396925020452897
Catatan kaki:
(1) Ingatlah dengan kisah Sang Abrahah
dengan tentara gajahnya yang menyerbu dan ingin menghancurkan Ka’bah
أَلَمْ تَرَ كَيْفَ فَعَلَ رَبُّكَ بِأَصْحَابِ
الْفِيلِ
“Apakah kamu tidak memperhatikan,
bagaimana Rabb-mu telah bertindak terhadap tentara gajah.”
أَلَمْ يَجْعَلْ كَيْدَهُمْ فِي تَضْلِيلٍ
“Bukankah Dia telah menjadikan tipu-daya
mereka (untuk menghancurkan Ka’bah) itu sia-sia,”
وَأَرْسَلَ عَلَيْهِمْ طَيْرًا أَبَابِيلَ
“Dan Dia mengirimkan kepada mereka
burung, yang berbondong-bondong,”
تَرْمِيهِمْ بِحِجَارَةٍ مِنْ سِجِّيلٍ
“Yang melempari mereka dengan batu
(berasal), dari tanah yang terbakar,”
فَجَعَلَهُمْ كَعَصْفٍ مَأْكُولٍ
“Lalu Dia menjadikan mereka, seperti
daun-daun yang dimakan (ulat).”
(2) Sebenarnya beliau adalah salah satu
diantara imam-imam ahlus sunnah. Hanya saja Syi’ah Rafidhah yang telah dikenal
sebagai kaum Pendusta telah mengklaim dengan dusta bahwa beliau adalah salah
satu dari 12 imam mereka. Beliau adalah Abu Ja’far Muhammad (al-Baqir) bin Ali
(Zainul Abidin) bin Husein bin Ali bin Abi Thalib. Adapun ucapan beliau yang
dinukil oleh Syi’ah adalah ucapan palsu yang di atas namakan beliau.