Tuesday, July 21, 2015

[ Rewrite ] Kebencian Habib Rizieq Syihab terhadap (Salafi) Wahhabi Sampai Ubun-ubun ! Trilogi Tauhid, yang diajarkan oleh Ibnu Taimiyah dan disebarkan luaskan oleh Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab, masuk dalam kurikulum pendidikan Islam diseluruh Indonesia, Inna lillahi wa Inna ilaihi Raji'un? [ Bagian 5 ]

Tulisan Habib Rizieq Syihab bisa dibaca disini :

Habib Rizieq: Kurikulum Pelajaran Agama Ajarkan Trilogi Tauhid Wahabi
http://www.muslimedianews.com/2015/06/habib-rizieq-kurikulum-pelajaran-agama.html

Tauhid Dibagi menjadi 3 (tiga) Bagian, Mana dalilnya? Bid'ahkah ? Sesatkah ? ( Bagian 2 )

MENGAPA TAUHID DIBAGI TIGA

Penulis: Asy-Syaikh Abdurrozzaq bin Abdul Muhsin Al-Abbad
Segala puji bagi Allah Rabb Semesta Alam, semoga kesudahan yang baik bagi orang-orang yang bertakwa, shalawat serta salam semoga tercurah kepada imamnya para rasul, pilihan Rabb Semesta Alam, nabi kita Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam, kepada seluruh keluarga dan para sahabatnya.
Amma ba'du.
Risalah ini merupakan paparan ringkas, lembaran-lembaran yang sederhana dalam menerangkan sebagian penjelasan dan dalil-dalil yang menunjukkan pembagian tauhid, dan benarnya pembagiannya menjadi tiga bagian:
• Tauhidur-rububiyah
• Tauhid al-uluhiyah
• Tauhid al-asma wash-shifat

Tauhid Dibagi menjadi 3 (tiga) Bagian, Mana dalilnya? Bid'ahkah ? Sesatkah ? ( Bagian 1 )

Mengapa tauhid dibagi 3? Mana dalilnya?

Kami katakan: sesungguhnya pertanyaan ini serupa dengan pertanyaan:

“Dimanakah larangan merokok dalam Islam? Dalam al-Qur’an? Sehingga merokok dapat dikatakan haram?”

Jawab: jika yang Anda minta adalah ayat yang bunyinya: “dan telah Kami haramkan merokok bagimu” atau yang semisalnya, maka tak akan kita jumpai!

( Bagian 1 ) Mengimani Sifat-sifat Allah : Bingung Tentang ( Keberadaan ) Rabbnya ?


*Dimana Allah ??

Jika Allah berada di Langit, maka Berarti langit lebih besar dari Allah..
Jika Allah berada di arsy, maka Berarti Arsy lebih besar dari Allah..
Lalu apa maknanya Allahu akbar (Allah Maha besar) jika begitu..?
Jika Allah berada di langit atau di arsy, di manakah Allah sebelum menciptakan Langit dan Arsy? Sedangkan Arsy dan langit itu bukan dari zaman azali..
Langit dan arsy itu makhluk sedangkan ALLAH ITU ADA TANPA TEMPAT.

Sejarah Dan Penyebab Runtuhnya Khilafah Turki Utsmani, banyak yang tidak mengetahui sejarah sebenarnya

Muhammad bin Abdul Wahhab, Agen Inggris dan Meruntuhkan Daulah Utsmaniyah ???

Assalaamu’alaikum,
Sebagian orang menuduh Syekh Muhamad bin Abdul Wahab melakukan gerakanya semata-mata untuk membantu keluarga Su’ud agar dapat menguasai tanah-tanah yang banyak dan keluar dari kekuasaan Daulah ‘Utsmaniyah. Mereka juga mengatakan bahwasanya dia adalah agen inggris di Baghdad. Mohon penjelasanya, terima kasih.
Jawab:
Wa ‘alaikumussalam warohmatullah wa barokatuh, dan terima kasih.
Barangsiapa yang mengetahui perjalanan hidup Syekh Muhamad bin Abdul Wahab –rahimahullah– dengan objektif, tidak mungkin akan mengatakan seperti itu.
Syaikh Muhamad bin Abdul Wahab adalah Imam Mujadid (pembaharu) bagi pilar-pilar ketauhidan yang telah redup, hal itu disaksikan oleh banyak ulama umat, baik dari India, Mesir, Syam, atau dari negeri-negeri muslim yang lain.

Mau Tahu Pendiri WAHABI?? Waspadailah Bahaya Pemikirannya, Dan Jangan Kita Tertipu Ajakannya

Perbedaan Wahabi dan Salafy
Pendiri Wahabi adalah Abdul Wahab bin Abdurrahman bin Rustum wafat 211 H. Bukan Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab wafat 1206 H
Sebenarnya, Al-Wahabiyah merupakan firqah sempalan Ibadhiyah khawarij yang timbul pada abad ke 2 (dua) Hijriyah (jauh sebelum masa Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab),yaitu sebutan Wahabi nisbat kepada tokoh sentralnya Abdul Wahab bin Abdurrahman bin Rustum yang wafat tahun 211 H. Wahabi merupakan kelompok yang sangat ekstrim kepada ahli sunnah, dan sangat jauh dari Islam.

Luasnya keilmuan Syaikhul Islam

Perbendaharaan ilmu pria ini patut diacungi jempol
Para Ulama, diantaranya Imam Dzahabi sebagaimana diriwayatkan oleh Ibnu Hajar Al Atsqalani dalam Kitab Durarul Kaminah telah memberikan kesaksian akan pengetahuannya diberbagai cabang Ilmu pengetahuan.
IMam dzahabi berkata tentang biografi Ibnu taymiyah :
Beliau membaca qur’an dan fiqh serta berdebat padahal belum baligh umurnya. Menguasai berbagai ilmu dan juga tafsir. Berfatwa padahal masih dibawah 20 tahun. Telah mengarang berbagai karangan dan menjadi pembesar para ulama semasa hidup guru-gurunya.karangannya mencapai 4000-an bahkan lebih.
baik dulu Maupun sekarang, kajian-kajian tentang biografi dan keilmuan Ibnu Taimiyah tak pernah berhenti

Monday, July 20, 2015

Kenapa Syiah Membenci Ibnu Taimiyah ?

Syi`ah memfitnah Ibnu Taimiyah

Javad memberikan komentar di bab : Menaruh al quran di kuburan “sbb:
Lihat : Minhaj as-Sunnah Jil:2 Hal:404,Ibid Jil:1 Hal:537, Ibid Jil:6 Hal:419,Ibid Jil:4 Hal:682.
1. Diriwayatkan dari Syafi’i dan pribadi-pribadi selainnya, bahwa khalifah ada tiga; Abu Bakar, Umar dan Usman.
2. Manusia telah bingung dalam masalah kekhilafan Ali (karena itu mereka berpecah atas) beberapa pendapat; Sebagian berpendapat bahwa ia (Ali) bukanlah imam, akan tetapi Muawiyah-lah yang menjadi imam. Sebagian lagi menyatakan, bahwa pada zaman itu tidak terdapat imam secara umum, bahkan zaman itu masuk kategori masa (zaman) fitnah.

Kritik atas Artikel "Sejarah Keganasan Wahabi"

Membaca artikel tulisan pak Agus Sunyoto tentang Wahhabi, hampir sama nuansanya membaca buku-buku ataupun artikel yang banyak mengulas gerakan Wahhabi itu dengan nuansa "tendensius". Seperti karya-karya Zaini Dahlan misal di-bukunya yang berjudul "Durarus Saniyyah fir Raddi 'alal Wahhabiyyah", dan memang rata-rata kebanyakan para penulis sejarah sumir "Wahhabi" itu banyak bersumber dari karya Zaini Dahlan (yang dikenal punya "dendam" pribadi terhadap gerakan itu). Selain itu juga buku-buku dari Hasan as-Saqqaf, dst.

Syi`ah dan salafy tobat mengkafirkan Ibnu Taimiyah


Posted on August 17, 2010 by salafytobat

Ibnu Hajar al-Haitami; Ulama Terkemuka Madzhab Syafi’i, Mengatakan: “IBNU TAIMIYAH SESAT” (Menohok Wahabi)
 
Kitab Karya Imam Ibnu Hajar al-Haitami berjudul Hasyiyah al-Idlah Ala Manasik al-Hajj Wa al-’Umrah (Kitab Penjelasan terhadap Karya Imam an-Nawawi)

Menjawab Fitnah Kesepuluh: Nabi Duduk Di Atas Arasy [ Menjawab 17 Fitnah Terhadap Syaikh al-Islam Ibn Taimiyyah ]

إجلاس النبي على العرش1

Sebahagian orang menukil kata-kata Abu Hayyan[2] dalam kitab tafsirnya al-Nahr al-Mad satu ungkapan yang berbunyi:
Saya telah membaca dalam kitab Ahmad bin Taimiyyah[3] satu perkara yang kita lalui dan ia adalah dengan tulisannya yang dinamakan Kitab al-Arasy. Bahawa Allah Ta‘ala duduk di atas al-Kursi dan Dia mengosongkan satu tempat untuk duduk bersama-Nya di situ oleh Nabi shallallahu 'alaihi wasallam.

Menjawab Fitnah Keempat: Allah Memiliki Arah [ Menjawab 17 Fitnah Terhadap Syaikh al-Islam Ibn Taimiyyah ]

الجهة

Fitnah ini berpunca dari kenyataan Syaikh al-Islam Ibn Taimiyyah dalam tulisan-tulisannya yang menetapkan sifat Maha Tinggi (al-‘Uluw) bagi Allah di atas sekalian makhluk-Nya. Penetapan ini, lanjut Syaikh al-Islam Ibn Taimiyyah, merupakan pegangan para imam Ahl al-Sunnah wa al-Jama'ah, syari‘ah dan merupakan suatu ijma’. Dalil-dalil bagi penetapan sifat al-‘Uluw ini akan dijelaskan kemudian.

Sunday, July 19, 2015

Menjawab Fitnah Kelima: Allah Berjisim1 [ Menjawab 17 Fitnah Terhadap Syaikh al-Islam Ibn Taimiyyah ]

التجسم

Syaikh al-Islam Ibn Taimiyyah turut difitnah sebagai konon beriktikad Allah berjisim. Fitnah ini dapat dijawab sebagai berikut:

Menjawab 17 Fitnah Terhadap Syaikh al-Islam Ibn Taimiyyah

Syaikh Murad Syukri ~ (Ustaz Badrul Hisyam bin Sulaiman.)

Kandungan :

1.                Menjawab Fitnah: Qidam al-‘Alam bi al-Nau’ (قدم 

         العالم بالنوع)            

2.                Menjawab Fitnah: Al-Hawadits Allati La Awwala 

        Laha(الحوادث التي لا أول لها)         

3.                Menjawab Fitnah: Allah Memiliki Batasan (الحد)        

4.                Menjawab Fitnah: Allah Memiliki Arah (الجهة)    

5.                Menjawab Fitnah: Allah Berjisim (التجسم)             

6.                Menjawab Fitnah: Berlaku Perbuatan Perbuatan   

        Baru Pada Zat Allah (حلول الحوادث بذات الله)

7.                Menjawab Fitnah: Allah Berkata-Kata (كلام الله)   

8.                Menjawab Fitnah: Kebinasaan Neraka (فناء النار

9.                Menjawab Fitnah: Pergerakan Bagi Allah (الحركة)     

10.             Menjawab Fitnah: Nabi Duduk Di Atas Arasy

         (إجلاس النبي على العرش

11.             Menjawab Fitnah: Allah Menetap Di Atas   

         Belakang Nyamuk (الاستقرار على ظهر بعضة)    

12.             Menjawab Fitnah: Keaslian Taurat dan Injil (تبديل 

         التورات والإنجيل

13.             Menjawab Fitnah: Tiada Kiasan Dalam Bahasa 

         (المجاز في اللغة

14.             Menjawab Fitnah: Masalah-Masalah Aqidah Dan 

          Persoalan Ijtihad (مسائل العقيدة والاجتهاد)

15.             Menjawab Fitnah: Masalah Talak (الطلاق

16.             Menjawab Fitnah: Masalah Tawasul (التوسل

17.             Menjawab Fitnah: Masalah Ziarah Kubur Nabi (شد 

           الرحل إلى قبره النبي)

Majmu Fatawa: Kedudukan Muawiyah dan Amr Bin Ash

Muawiyah dan Amr Bin Ash termasuk orang-orang beriman. Tidak ada satupun salaf yang menuduh mereka sebagai orang munafik. Bahkan telah Tsabit dalam kitab sohih bahwasanya Amr bin Ash ketika membaiat Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam ia berkata :”Agar Allah mengampuni dosa-dosaku yang telah lalu”. Maka Rasulullah bersabda: “ tidakkah engkau tahu bahwasanya Islam akan Memusnahkan apa yang telah lalu?”[1].
Dan diketahui bahwa yang Islam yang memusnahkan (dosa,red) merupakan Islamnya orang-orang beriman, bukan Islamnya Orang-orang Munafik.

MAJMU FATAWA : Sikap Ahlus Sunnah Terhadap Yazid bin Muawiyah

Mari kita menelaah Fatwa Syaikhul Islam terkait fitnah pembunuhan Husain ini! kita ketahui bahwasanya Yazid bin Muawiyah Bin Abu Sufyan merupakan khalifah yang berkuasa ketika Ubaidaullah bin ziyad membantai Husain dan keluarga.
Syaikhul Islam mengatakan:
Belum pernah sebelumnya seorangpun manusia membicarakan masalah Yazid bin Mu’awiyah  dan tidak pula membicarakannya termasuk masalah Dien.
Hingga terjadilah setelah itu beberapa perkara, sehingga manusia melaknat Yazid bin Mu’awiyah, bahkan bisa saja  laknat tersebut berujung kepada laknat terhadap orang lain  dengan menggunakan  kejadian-kejadian tersebut
Sedangkan kebanyakan Ahlus Sunnah tidak suka melaknat orang tertentu. Kemudian suatu kaum dari golongan yang ikut mendengar yang demikian meyakini bahwa Yazid termasuk pemuka orang  shalih dan imam yang mendapat petunjuk.

MAJMU FATAWA : Pembunuhan Husain bin Ali bin Abu Thalib

Banyak sekali bertebaran kisah-kisah tentang terbunuhnya Husain dari berbagai sumber terutama dari kalangan Syiah. Disini saya mencoba menyusun tulisan dari beberapa tulisan yang telah ada dengan mendasarkan pendapat-pendapat Ibnu Taimiyah dan juga Muridnya ibnu Katsir dalam kitabnya Al bidayah Wannihayah disertai sumber-sumber otentik dari hadits-hadits dan atsar yang telah sah.

Ulama-ulama Yang menjuluki Ibnu Taimiyah Syaikhul Islam

Syaikhul Islam
Adapun tentang kelayakan Ibnu Taimiyah untuk berlaqab “Syaikhul Islam”, maka Tanyakanlah kepada para Hafidz! Seperti As-Suyuthi dan Ibnu Rajab, Tanyakan Juga kepada As Sya’rani, kenapa mereka melaqabkan beliau dengan laqab tersebut!
Terdapat pada Perkataan As-Suyuthi tentang Ibnu Taimiyah “Syaikhul Islam, Seorang Hafidz yang Faqih, Mujtahid, Mufassir ulung, syaikhul Islam, langka Dimasanya, alim lagi zuhud”.[1]

Kerap kafirkan Ibnu Taimiyah, Pengarang Kifayatul Akhyar Panen Teguran

Dia adalah Taqiyuddil Al Husni Abu Bakar Muhammad bin Husaini Al Husni Assyafii, wafat tahun 829 Hijriah.
Kifayatul Akhyar fi Hilli Ghaayatul ikhtishor merupakan salah satu kitabnya yang amat Populer dikarangan Pesantren-pesantren Tradisional.
Kitab ini memang cukup baik metode pensyarahannya, karena banyak mengutip dalil-dalil fiqh Dari hadits Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam.
Ketika ditanya tentang Kitab ini, Murid syaikh Albani yaitu syaikh Masyhur Hasan Salman mengatakan Bahwa Kitab ini bagus karena didasarkan dengan dalil-dalil naqli.
Namun sayang Taqiyuddin Al Husni jatuh kepada kesalahan kemudian mendapat celaan dari beberapa Ulama Karena menyesatkan bahkan mengkafirkan Ibnu Taimiyah dalam sebuah kitabnya yang bernama Daf’u Syubhati man Syabbaha. Kitab ini dicetak dengan tahqiq Al Kautsari. Kitab tersebut telah dibantah oleh Ibnu Abdil Hadi dengan Judul As shorimul Mughni Fi Raddi alal Husni.
Assakhawi menukil Al Imam Al Muqrizi Menyebutkan dalam Kitab Uqud miliknya secara ringkas
“ Dia itu amat Fanatik dengan Asyairah dan menyimpang dari mazhab Hanabilah hingga keluar batas. Ada beberapa hal terkait dirinya di Damaskus. Ia berbicara keji mencela Ibnu Taimiyah dan mengkafirkannya terang-terangan tanpa Rasa malu, bahkan ia menegaskan pengkafirannya itu ditempat-tempat pertemuan dimana ia bertemu dengan para pengikutnya hingga mereka mentaklidinya sebagaimana biasanya terjadi pada mayarakat kami kala itu yang mereka mentaqlidi siapa saja yang mereka yakini.
Niscaya nanti mereka semua akan diserahkan Kepada Allah yang Maha mengetahui baik dan buruk.
Dia tetap dalam pendapat itu hingga meninggal. Semoga Allah Memaafkannya.”
Pada Biografi Ibrahim bin Muhammad bin Kholil Alburhan Abul wafa At Tharablisi, Tharablis di syam, beliau lahir dikota Halab dan besar disana, Syafii adalah Mazhabnya, As Sakhawi mengutip Al Muqrizi dia mengatakan:
“ ketika Attaqi Al Husni memasuki kota Halab, sampai Kepadaku berita bahwa dia tidak ingin menemuinya ( Muhammad bin kholil Al Burhan, red) karena ia mengingkari dialog dengan dua orang pemakai pakaian -yang memakai pakaian bagus dengan gaya ahli bid’ah dan dengan orang yang sengsara dengan meninggalkan kehidupan duniawi dan tidak memperdulikan kondisi manusia-.

Keinginannya (Muhammad bin Kholil Alburhan) sudah kuat, maka akhirnya ia tidak punya pilihan lain kecuali mendatanginya. Ia mendapatinya sedang tidur di Madrasah Syarfiyyah, Ia Pun duduk hingga membangunkannya kemudian Ia Memberi Salam.
“Engkau Attaqi Al Husni?” Ia menjawab: :”Saya Abu Bakar, (kunyahny, red)”.
Kemudian ia bertanya tentang syaikh-syaikhnya, Maka iapun menyebutkannya. Ia (Muhammad bin Kholil Al Burhan, rerd) berkata:” Sesungguhnya syaikh-syaikhmu yang telah engkau sebutkan itu merupakan hamba-hamba Ibnu Taimiyah atau hamba dari orang yang belajar kepada Ibnu Taimiyah. Lalu Kenapa kamu merendahkannya”?
Maka Attaqi (Alhusni, red) Tidak punya Pilihan selain buru-buru mengambil sandalnya dan pergi tanpa berani membantahnya.”

Semoga bermanfaat

Artikel terkait :

Fitnah Ibnu Bathutah
Taubatkah Ibnu Taimiyah kedalam Aqidah Asy’ariyah?
Membongkar Kebohongan Terhadap Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah [Studi Kritis Buku ‘…Itiqad Ahlu Sunnah Wal-Jamaah” Oleh KH Sirajuddin Abbas]
Haruskah Membenci Ibnu Taimiyyah?? (Padahal Ibnu Hajar Al-Asqolaani dan para ulama syafi'iyah terkmuka lainnya telah memuji Ibnu Taimiyyah dengan pujian setinggi langit [ Edited Version ]
Pembelaan Al-Hafizh Ibnu Hajar terhadap Ibnu Taimiyyah dari Tuduhan Keji Abu Salafy
Tuduhan dan Kedustaan Terhadap Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah
Pujian Para Ulama Terhadap Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah
Ibnu Taimiyah Dikafirkan, Ibnu Hajar meradang
Penyelewengan Buku ‘Salafiyah Wahabiyah’, ‘Fitnah Terhadap Syaikh Al Islam Ibnu Taimiyah’
Ibnu Taimiyah : Fitnah Tasjim
HARUSKAH MEMBENCI IBNU TAIMIYYAH?? (Padahal Ibnu Hajar Al-Asqolaani dan para ulama syafi’iyah terkmuka lainnya telah memuji Ibnu Taimiyyah dengan pujian setinggi langit)



71 Responses to “Fitnah Tajsim” ( Ibnu Taimiyah) 19-July-2015 at 16:00

Untuk pendengki Ibnu Taimiyah silahkan baca responses terhadap tulisan “Fitnah Tajsim”. Mungkin yang ada dibenak anda terwakili didalamnya.

71 Responses to “Fitnah Tajsim”

Ibad_twSeptember 21, 2010 at 4:09 pm #
Alhamdulillah ustad, saya belum pernah membaca bantahan terhadap tuduhan mujassimah kepada ahlussunnah secara umum dan syaikhul islam secara khusus yang seringkas, sejelas, dan segamblang paparan antum….
Insya Allah bermanfaat untuk saya dan kaum muslimin…

yeopNovember 5, 2010 at 2:50 pm #
السلام عليكمشكر الله على هذا الجهد المبارك للدفاع عن أئمة السنة وأعلامهم, أسأل الله تعالى أن أن يثبتك وأيانا جميعا على سواء الصراط,,شكرا لك يا صاحب الموقع

JerussalemSeptember 23, 2010 at 1:14 pm #
alhamdulillah sekarang bisa lebih faham, dan hatiku setuju dengan hal ini :)

Ibnu Taimiyah : Fitnah Tasjim

Baca Juga :
Fitnah Ibnu Bathutah
Ditulis pada 5 Maret 2015 oleh abuzahrahanifa

Jika anda ditanya oleh seseorang “apakah Allah Berjism”? apa jawaban anda?
Jika anda jawab “yah” maka anda belum tentu benar.
Jika anda jawab “tidak”  Maka anda kemungkinan salah.
Loh kok. Mumet…. Bingung???
Apa itu Jism?
Pendapat ahli bahasa
Ibnu Mandzur berkata:
الجِسْمُ: جماعة البَدَنِ أَو الأَعضاء من الناس والإِبل والدواب وغيرهم من الأَنواع العظيمة
“Aljismu: kumpulan dari badan atau anggota-anggota seorang manusia, onta, binatang berkaki empat, dan lain-lain yang merupakan bagian yang makhluk yang besar”.

‘Asyura Membuka Kedok Syi’ah

Segala puji bagi Allah, Shalawat dan salam mudah-mudahan tetap tercurah kepada Nabi kita Muhammad , keluarganya yang suci dan para sahabat beliau yang terbaik. Waba’du:
Kita Ahlussunnah mengenal Asyura adalah hari puasa pada tanggal 10 Muharram yang keutamaannya bisa menghapus dosa setahun yang lalu. Sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam.
Dua bid’ah di hari Asyura

Sikap Ulama Islam terhadap Agama Syi’ah


Oleh Ustadz Dzulqarnain M. Sunusi

Pada hari-hari ini, kita melihat bahwa kaum Syi’ah sibuk menyebarkan lembaran-lembaran dari beberapa tokoh yang berisi beberapa pernyataan bahwa agama Syi’ah tidak sesat. Hal ini sudah menjadi kebiasaan kaum Syi’ah, pada negeri tempat mereka menganggap diri-diri mereka sebagai kaum minoritas, untuk menyerukan pendekatan atau persatuan antara Sunni dan Syi’ah serta yang semisalnya. Seluruh hal tersebut adalah upaya untuk mengaburkan sikap ulama Islam terhadap agama Syi’ah.