Tuesday, September 15, 2015

Pelurusan Sangat Ilmiah Allahu Yarham KH. Abdul Hamid Baidlowi Terhadap Said Agil Terkait penghinaan terhadap khalifah Utsman RA

NUGarisLurus.Com – KH. Abdul Hamid Baidlowi Rahimahullah adalah Pengasuh Pondok Pesantren Al-Wahdah Lasem lahir di Lasem pada tanggal 30 Desember 1945. Beliau putra KH. Baidlowi Lasem, yang merupakan salah seorang pendiri NU. KH. Baidlowi juga merupakan Rais al Akbar Thariqah NU se-Indonesia.
Kiai Hamid adalah sosok paling tegas yang dari awal menentang Said Agil Siraj saat mulai awal di promosikan menjadi pengurus PBNU oleh Gus Dur dan langsung mempromosikan ‘syiah’ kepada kaum nahdliyyin. Berikut kami mengenang kembali tulisan beliau yang sangat ilmiah dengan harapan akan semakin banyak dan muncul kembali Kiai -kiai Hamid di zaman ini yang sangat tegas melawan penyimpangan bagaimanapun bentuknya.
(Di sadur Dari Buku KH Abdul Hamid Baidlowi Rahimahullah Ta’ala)
KRITIK TERHADAP SA’ID AQIL

Goblok Karena Berjenggot ?? [ Yang Ngomong Berarti Tidak Arif, Hatinya Kotor, Sangat Cinta Harta Dan Dunia, Berburu Dengan Segala Cara Untuk Mendapatkan Kedudukan Dan Jabatan. Dan Beramal Tidak Ikhlas Lillahi Taala, Karena Tidak Berjenggot ]

Dunia Islam Indonesia dihebohkan dengan pernyataan Ketua PBNU Bpk Kiyai Sa'id Aqil Sirooj –semoga Allah memberi petunjuk kepadanya- bahwa "Berjenggot itu mengurangi kecerdasan seseorang. Semakin panjang jenggot, semakin goblok…!!", silahkan simak ucapan pak kyai di bawah ini
Renungkan poin-poin berikut :

Tanggapan Untuk Para Pembela Said Agil Yang Suul Adab Terhadap Hadits Nabi ( Bantahan Dari Jamaah Nahdliyin }

image

Gelar WAHABI, Itu Propaganda Orang Yang Memusuhi Dakwah Tauhid,. Agar Kaum Muslimin Tidak Mendengar Ajakannya…

Idrus ramli dan kelompoknya ( simpatisan syiah/syiah abu-abu) yang terlibat " Parade Aswaja Aceh " dengan Penghinaan/penghujatan "laa ilaah illallah wahabi laknatullah” akan terkena Adzab yang sangat pedih dan terhina, Insya Allah...

W A H A B I = (The Pure Islam)
asal tidakikut wahabiBismillah wasshalatu was salamu ‘ala rasulillah, Amma Ba’du,..
Imam Muhammad bin Abdul Wahab Rahamihullah,…Membrantas Kesyirikan & Penegak Sunnah,..
“Saya SALAH dalam MEMA’AFKAN itu Lebih saya Sukai daripada saya SALAH dalam memberikan VONIS.”

Korban Crane Diberi Santunan Milyaran dan Jadi Tamu Haji Raja Saudi Tahun Depan

Korban Crane Diberi Santunan Milyaran dan Jadi Tamu Haji Raja Saudi Tahun Depan
Rabu, 16 September 2015 - 07:54 WIB
Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz memerintahkan agar korban kecelakaan jatuhnya crane di Masjidil Haram diberi santunan dan bagi jamaah yang tidak bisa menunaikan ibadah haji tahun ini akan menjadi tamu haji raja tahun depan.

Berterimakasih dan Tirulah "WAHABI"

Arab Saudi, banyak orang di negeri ini yang menjuluki negeri "Wahabi". Bahkan gerakan "Anti-Arab" pun akhir-akhir ini marak di negeri ini dan yang "Berbau Arab" ramai-ramai berusaha diganti dengan istilah "Nusantara".
"Wahabi" - "Onta" - "Arab" pun jadi sasaran bully dan caci maki.
Tapi, ternyata betapa mulianya Raja "Wahabi" Arab Saudi:

Dialog Ukhuwah Ustadz Salafi Wahabi Dengan Idrus Ramli (Tokoh NU) , Silahkan Tonton,.

Dialog (mudzakarah)  antara NU-Salafi di Ruang Aula 
Kantor Kemenag Batam ( 28-12-2013 )
Materi Mudzakarah :
1. Pengertian dan Hukum Bid’ah
2. Hukum niat Sholat dan Qunut
3. Hukum Tahlilan, membaca Yasinan dan Do’a bersama
4. Hukum Ziara Kubur dan Tabarruk/washilah
5. Hukum menghormati bendera dan lainnya.

Monday, September 14, 2015

Kadis Syariat Islam Aceh: Siapa Salafi Wahabi? Tunjukkan!

anti

"Berbicara Tentang Allah Tanpa Ilmu" Lebih Besar Dosanya Dari Dosa Syirik...
Nasihat untuk Ahlus Sunnah Aceh dan Seluruh Negeri (Disertai Jawaban Ilmiah Atas Fatwa Sesat dari MPU Aceh)
Apakah Para Ulama Atjeh Yang Mengumandangkan Perang Sabil Melawan Penjajah Belanda Adalah PARA ULAMA WAHABI??
Fatwa MPU Aceh No. 9 Tahun 2014 Terkait Manhaj Salaf Tampak Janggal Dan Terkesan Tidak Ilmiyyah, Bertentangan Dengan Dalil Alquran Dan Sunnah. Berseberangan Dengan Fatwa Yang Pernah Dikeluarkan Oleh MUI Jakarta Utara Tentang Salafi. Tidak Jujur Menyalin/Memahami Manhaj Salaf Dari Tokoh-Tokoh Salafi Aceh, Dilakukan Tanpa Proses Peradilan Di Mahkamah Syar’iyah Dan Terkesan Ada Vested Interested.
Index ”Ahlus Sunnah Wal Jama’ah”

Kamis, 10 September 2015 20:54
Reporter I The Globe Journal
Prof. Syahrizal Abbas, Kadis Syariat Islam AcehBanda Aceh- Kepala Dinas Syariat Islam Aceh, Prof. DR. Syahrizal Abbas, MA mempertanyakan siapa yang diklaim sebagai salafi-wahabi sehingga Pemerintah Aceh harus mencabut izin lembaga pendidikan Islam yang telah ada serta tidak memberikan peluang kepada anak bangsa terpilih untuk duduk sebagai kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA dan Kepala Badan.

Pertanyaan itu muncul, menanggapi 13 point yang diajukan oleh massa yang menamakan dirinya pantia parade ahlussunah wal jamaah yang melakukan aksi tadi siang di banda Aceh.

Ditempat inilah Amirul Mukmin Umar bin Khottob di tikam oleh Abu Lu’lu’ah Al-Majusy -alaihi

Ditempat inilah Amirul Mukmin Umar bin Khottob di tikam oleh Abu Lu’lu’ah Al-Majusy
Ditempat inilah Amirul Mukmin Umar bin Khottob di tikam oleh Abu Lu’lu’ah Al-Majusy -alaihi minallah ma yastahiq-. Masih lekat dalam ingatan saat dosen sejarah menunjukkan tempat ini pada kami, saat itu beliau bercerita sambil menitikkan air mata.

Tahukah anda..?
Bahwa saat sedang wukuf di Arafah di tahun terakhirnya Umar pernah meminta kepada Allah agar syahid di jalan-Nya dan wafat di kota nabi-Nya. Beliau berdo’a:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ شَهَادَةً فِي سَبِيلِكَ وَوَفَاةً بِبَلَدِ رَسُولِكَ

“Ya Allah aku memohon agar syahid di jalanMu dan wafat di negeri RasulMu (Madinah)” (HR. Malik)

Ini jawaban dari Tulisan yang disebarkan oleh NuGarislurus.Com

Posted on September 14, 2015 by tabayyunnews
NUGarisLurus.Com – Sebuah pesan dari yang mengaku Anton Pratama wakil dari wahabi siap memediasi debat terbuka dengan KH. Muhammad Idrus Ramli dengan wakil wahabi Ustad DR. Ali Musri.


Tim NU Garis Lurus berupaya menghubungi no. Anton Pratama 0822-3307-7463 yang mengakui siap menjadi perantara dialog dan akan ditayangkan TV Nasional dan TV2 muslim tapi ternyata hanya diam dan tidak ada jawaban. Sementara itu Dewan Pakar Aswaja NU Center KH. Muhammad Idrus Ramli saat dihubungi NUGarisLurus.Com menyampaikan bahwa Aswaja tidak pernah takut untuk dialog maupun debat.

Inilah Kang Said Yang Dulu : Sekilas Tentang KH Prof DR Said Aqiel Siroj MA

Soal Tuduhan Jenggot Mengurangi Kecerdasan Said Aqil Siradj

Beliau DR Said Aqiel Siroj telah menghabiskan banyak usia beliau untuk mendalami bidang aqidah di karajaan Arab Saudi. Dari S1 hingga S3 beliau menuntut ilmu di Arab Saudi dan di bidang ushuul ad-diin (aqidah).

Surat Untuk Pencela Sunnah Berjenggot “Pak Kiyai Said Aqil Siradj”

Terus terang hati ini geram, dongkol, dan bahkan murka ketika sunnah nabi kita Muhammad shallallahu alaihi wa sallam dicela dan dibuat bahan olokan serta hinaan. Terlebih, ternyata hinaan ini terlontar dari lisan yang katanya “Tokoh Masyarakat”, namun tak mencerminkan akhlak mulia dan pekerti dihadapan nabinya Muhammad shallallahu alaihi wa sallam dan Khulafa Ar-Rasyidin

Sunday, September 13, 2015

Menyingkap Kebodohan Ulil Abshar Atas Pembelaannya Terhadap Syiah

Banyak berbicara maka biasanya akan banyak salahnya kecuali dia memikirkan perkataannya matang-matang sebelum mengucapkannya. Seperti halnya Ulil Abshar yang sering berkicau tanpa ilmu dan hujjah.

Satu hal yang bodoh adalah kicauannya yang membela syi’ah melalui akun twitternya. Ulil berkata:

“Ciri Islam Nusantara: tidak memusuhi Syiah. Dan menganggap mereka bagian sah dari umat Islam. Beda dengan Islam Wahabi atau simpatisannya”. (Selesai)
Dari kicauan ini, kita dapat mengungkapkan kebodohannya:

Tragedi Banyolan Pak Kiyai

Diposkan oleh Abu Al-Jauzaa' : di 13.32 
Belum lama ini saya mendengarkan celoteh tak bermutu pak kiyai yang kebetulan didapuk (kembali) menjadi Ketua PBNU. Katanya, orang berjenggot itu identik dengan orang bodoh. Berjenggot itu mengurangi kecerdasan seseorang. Semakin panjang jenggot, semakin goblok. Lalu ia mencontohkan beberapa orang Indonesia tak berjenggot yang secara isyarat ia ingin mengatakan bahwa orang-orang itu termasuk cerdas, seperti : Gus Dur, Nur Cholish Majid, dan Quraish Shihab. Boleh-boleh saja ia mengatakan mereka cerdas karena tidak berjenggot; meski kita boleh saja mengatakan hal yang sebaliknya.
Berikut celoteh pak kiyai:

Saturday, September 12, 2015

Bantahan Terhadap Profesor ( Tasawuf ) DR.KH.Said Aqil Siradj Terkait Penghinaannya terhadap jenggot ( Lihya ) Dari Aktifis Muda NU

Koreksi Penghinaan Said Agil Terhadap Jenggot Dari Aktivis Muda NU

NUGarisLurus.Com - Koreksi terhadap penghinaan ketua PBNU Said Agil Siraj terhadap jenggot mendapat sorotan dari aktivis muda NU Ustadz Ahmad Kholili Hasib.
Aktivis anti liberal dan syiah ini menganggap jika dorongan kebencian kepada wahabi maka itu juga sebuah kesalahan. Berikut rilis yang diterima redaksi dan menyebar di jejaring sosial.
Jenggot  bukan monopoli salafi-wahabi. Ulama aswaja dahulu banyak yang amalkan sunnah itu. Dimana Rasul SAW memiliki jenggot.

Kepada Prof ( Tasawuf ) DR KH Said Aqil Siraj Dan Ustadz KH Muhammad Idrus Ramli, Dari Pada Dagangan “Wahabinya” Ngga Laku Dan Ngos-Ngosan, Lebih Baik Penuhi Tantangan Dialog Berakhlakul karimah Dengan Ustadz–Ustadz Salafi Dibawah Ini. Dengan Syarat Kalau Keok, Langsung Menyatakan Taubat.

Mudah-Mudahan Ustadz Idrus Ramli Masih Punya Nyali Untuk Memenuhi Ajakan Dialog Ini

Ajakan Dialog Ustadz SALAFI Kepada Ustadz “ASWAJA” Idrus Ramli

Daftar Website Syiah Al-Saba Majusi Dajjal (kadzdzaab/ Penghasut) Anti Islam, Ancaman Terhadap Al-Haramain, Terkait Pemberitaan Yang Buruk ( Dendam Kesumat Majusi ) Terhadap Ahlus Sunnah Saudi, Yaman, Suriah, Irak Dan Perpanjangan Tangan Al-Saba Majusi Iran :

Islamtimes.org - Salafynews.com - Indonesian.irib.ir - Liputanislam.com - abna.ir - dw.com - al-shia.org - Islam-institute.com - Mahdi-news.com - satuislam.org - Mirajnews.com - Islaminesia.com - Sindonews.com -Indonesia.shafaqna.com ahlulbaitindonesia.org -kabarislam.wordpress.com -Republika.co.id/republikaonline -  ........ 
yang lain sedang diidentifikasi ( Insya Allah )

Thursday, September 10, 2015

Perangi Syiah Houthi, Putra-Putra Raja Bahrain Tinggalkan Istana Angkat Senjata (Tipikal Shalahuddin Al-Ayyubi !)

Putra Raja Bahrain
Raja Bahrain Hamad bin Isa al-Khalifa mengumumkan pada minggu malam bahwa anak-anaknya, Sheikh Nasser bin Hamad dan Sheikh Khalid bin Hamad, akan segera bergabung dalam operasi koalisi yang dipimpin oleh Saudi arabia di Yaman, menurut laporan dari surat kabar Asharq Al -Awsat.

Setelah Bikin Kacau, Si Yahudi Abdullah bin Saba (Dubes Iran ) Kabur Meninggalkan Ibu Kota Yaman (Pecundang !).

Dikabarkan, bahwa Duta Besar Iran, Sayyid Husein Naam dan beberapa diplomat senior kabur meninggalkan Sanaa ibu kota Yaman. Seperti dilansir situs al-jazirahonline.com, Selasa (08/09)

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Yaman, Riadh Yasin mengatakan bahwa Kedutaan Besar Iran di Yaman senantiasa dijadikan sebagai markas komando perang oleh kelompok milisi Syiah Hutsi.

Wednesday, September 9, 2015

Syiah: Arsy Allah Adalah Kotoran Di Bawah Kaki Imam Syiah!!

Astaghfirullah! Takhta Allah adalah kotoran di bawah kaki imam syiah


Ulama Syiah kafir menghina dan menyalahgunakan Allah dalam klip ini. Mereka mengatakan bahwa Allah adalah penguasa dari kotoran di bawah kaki imam Syiah. Seluruh kerajaan Allah bahkan tidak layak tali sandal Imam Syiah itu!

Video Baghdad, Saksi Hidup Kejahatan Syiah

Silahkan klik :


Dibanding ISIS, Tentara Assad Lebih Sadis dan Lebih Banyak Membunuh Rakyatnya Sendiri


Lembaga pemantau krisis Suriah yang berbasis di Inggris, Syirian Network of Human Rights, menyatakan rezim Bashar al-Assad lebih banyak membunuh rakyat Suriah dibanding ISIS. Demikian dilansir Washington Post (5/9/2015).

Sunday, September 6, 2015

Dihadapan Wartawan CNN, Erdogan Berikan Gelar As-Sisi "Diktator Biadab"

Presiden kudeta Mesir Abdel Fattah As-Sisi datang ke Indonesia (Jumat, 4/9/2015) disambut penuh gembira oleh penguasa negeri ini.
Mungkin penguasa negeri ini tidak tahu, atau pura-pura tidak tahu. Bahwa As-Sisi adalah penjahat kemanusiaan yang telah menumpahkan darah ribuan rakyatnya yang menentang kudeta atas presiden sah Mesir Muhammad Mursi.

Thursday, September 3, 2015

Islam Nusantara Didesain untuk Mengobok-Obok Islam

Mengobok-obok Islam dengan mengadu-domba SYARIAT dengan ADAT.
Inilah data yang perlu disimak, ditulis dan diposting oleh seorang tokoh.
Silakan menyimak dengan baik.
APBN UNTUK JIN

Negeri Tidak Aman Karena Syi`ah

Azzam Asadullah menulis : 
Syiah menjadi agressif karena ideologi mereka dimasuki pemikiran-pemikiran Pan Syiahisasi . Makna gerakan ini kurang lebih adalah: Khomeini menjadi simbol agama dan spiritual kaum Syiah Imamiyah, kemudian ditumpangi pemikiran anti Islam yang dikembangkan Barat (Amerika-Eropa). Singkat kata, Barat masih trauma kepada kaum Muslimin terkait Perang Salib masa lalu dan perang kemerdekaan di berbagai negeri Muslim. Untuk itu, mereka meminjam tangan-tangan Syiah untuk memukul kaum Muslimin (Ahlus Sunnah Wal Jamaah).

Sahabat , Seluruhnya ADIL, Orang Yang Mencaci Sahabat,..... Allah,Malaikat Dan Seluruh Manusiapun Melaknatnya

Semua Sahabat Rasulullah Adalah Adil Dan Haram Hukumnya Mencaci Maki Mereka

kisah-sahabat Oleh : Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas
A.TAQDIM
Para shahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang-orang yang telah mendapatkan keridhaan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Mereka telah berjuang bersama Rasulullah untuk menegakkan Islam dan mendakwahkannya keberbagai pelosok negeri, sehingga kita dapat merasakan ni’matnya iman dan Islam.

Perjuangan mereka dalam li’ila-i kalimatillah telah banyak menelan harta dan jiwa. Mereka adalah manusia yang sepenuhnya tunduk kepada Islam, benar-benar membela kepentingan umat Islam, setia kepada Allah dan Rasul-Nya tanpa kompromi, mereka tunduk kepada hukum-hukum agama Allah, tujuan mereka adalah untuk mendapatkan keridhaan Allah dan Sorga-Nya.

Iran ( Syiah ) Meniru Perancis ( Media Charlie Hebdo ) Dan Membenarkan Salman Rusdi Menghina Islam ( Nabi Muhammad Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam) !!

Film Syiah Iran tentang Nabi Muhammad Bikin Murka Ulama Sunni

Film produk syiah Iran berjudul Muhammad: The Messenger of God  yang sejak semula dibuatnya tahun 2011 telah diprotes keras oleh para ulama Sunni sedunia ini ternyata dimunculkan juga sejak Kamis 27 Agustus 2015. Maka kemarahan pun terpicu lagi. Di antaranya dimulai oleh Ulama Sunni di Al-Azhar, Profesor Abdel Fattah Alawari, marah dan mengecam film itu meski bercerita tentang sosok Muhammad sebelum menjadi Rasul. Menurutnya, sosok Muhammad yang jadi nabi tetap tidak boleh digambarkan secara fisik.

Aqidah Kufur Syiah Tentang Imam Mahdi


Keyakinan Syiah tentang Mahdiyyah 

Mahdiyyah (percaya akan keberadaan Imam Mahdi dan kebangkitannya versi Syiah) juga menjadi salah satu tiang penyangga doktrin imamah dalam Syiah Imamiyah Itsna Asyariyah. Al-Mahdi adalah salah satu model terpenting dalam sekte ini. Tanpa konsep ini, barangkali Syiah Imamiyah Itsna Asyariyah tak akan ada atau paling tidak akan kehilangan muka, sebab dengan demikian para Imam tidak lengkap menjadi dua belas. ‘Kegaiban’ Imam ke-12 inilah salah satu poin kunci yang menjadikan Syiah Imamiyah Itsna Asyariyah tetap langgeng, dan di balik ‘topeng’ konsep ini pula Wilayat al-Faqih berdiri.

Kupas Tuntas Aqidah Bada' Syiah


Konsep Bada’ Versi Syiah

Bada’ bisa diartikan sebagai “timbulnya pemikiran baru, misalnya, kita telah mengambil satu keputusan, dengan berbagai pertimbangan yang matang. Buah pertimbangan ini selanjutnya dipublikasikan, agar menghasilkan karya yang nyata. Namun tidak lama berselang, terlintas dibenak kita bahwa keputusan yang telah diambil ternyata kurang tepat, sehingga mengharuskan untuk menghapus keputusan tadi dan menggantinya dengan hasil ide yang baru.” Hal semacam ini lumrah terjadi dalam kehidupan sehari-hari, sebab kesalahan dalam mengambil sikap adalah hal yang manusiawi. Tapi bagaimana kalau bada’ dengan arti ini diafiliasikan kepada Allah yang Maha Mengetahui segala sesuatu, akan segala apa yang ada di alam ini, sebagaimana firman-Nya:

Kupas Tuntas Aqidah Raj'ah Syiah


Buka juga :
Raj’ah, Aqidah Busuk Syi’ah Imamiyah Rafidhah

Selain imamah, ‘ishmah imam, dan Mahdiyyah, yang telah dikupas tuntas pada beberapa edisi sebelumnya, Syiah meyakini doktrin lain sebagai ajaran mereka yang disebut Raj’ah (inkarnasi) [1].

Raj’ah

raj’ah adalah salah satu pokok ajaran Syiah. Syiah Imamiyah sepakat meyakini doktrin ini sebagai salah satu ajaran mereka.[2] Dalam Syiah, raj’ah merupakan kelanjutan dan episode kehadiran al-Mahdi, di mana menurut keyakinan mereka, semua Imam Ahlul Bait dan orang-orang yang memusuhinya pasca kedatangan al-Mahdi akan dibangkitkan kembali dari kematian, mereka akan berhadap-hadapan dalam suatu medan pertempuran.

Sunday, August 30, 2015

Menangkis Fitnah K.H Sirajuddin Abbas al-Jahmiyyah Ke Atas Syaikhul Islam Ibn Taimiyyah Rahimahullah

Menangkis Fitnah K.H Sirajuddin Abbas al-Jahmiyyah
Ke Atas Syaikhul Islam Ibn Taimiyyah Rahimahullah
Sebagai Pencetus Akidah Al-Mujassimah dan Al-Musyabbihah.

Penulis artikel: Mohd Hairi bin Nonchi
Pendidikan Sains Sosial, Universiti Malaysia Sabah.

Syaikhul Islam Ibn Taimiyyah rahimahullah ialah nama yang tidak asing lagi di sisi para pendukung dan pencinta al-Sunnah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, mengingatkan sumbangannya yang begitu besar di dalam meneruskan kesinambungan usaha memelihara dan mendakwahkan al-Sunnah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam kepada umat manusia serta berusaha gigih memeliharanya dari sebarang unsur luar yang menghakis ketulenannya.

Jangan lihat siapa yang bicara, tapi lihat apa yang dibicarakan ( bukanlah firman Allah, sabda Rasulullah ataupun kaidah ushul fiqh )

Penulis: Al-Ustadz Abu Hamzah Yusuf Al-Atsary

Pertanyaan:
Assalaamu’alaikum, ada sekelompok orang yang mengatakan “jangan lihat siapa yang bicara, tapi lihat apa yang dibicarakan!” Apa ini benar? (081586190***)
Jawaban:

Wa’alaikumussalaam warahmatullaah.

Ucapan: “Jangan lihat siapa yang bicara, tapi lihat apa yang dibicarakan!” ini bukanlah firman Allah, sabda Rasulullah ataupun kaidah ushul fiqh, sehingga kita tidak usah dipusingkan dengan ucapan tersebut.

Siapa “Nabi” Islam Nusantara? Mereka Itu Seperti Abrahah Yang Berambisi Menghancurkan Ka’bah, Akibatnya Harus Berhadapan Dengan Alloh Ta'ala.


Bendera Islam Nusantara Semakin Berkibar
Oleh: Ustadz Yusuf Utsman Baisa

Bendera Islam Nusantara yang diusung oleh kaum liberalis semakin berkibar karena mendapat dukungan yang semakin luas, baik dari tokoh-tokoh liberal secara individual ataupun dari lembaga swasta dan pemerintah yang semakin dikuasai oleh kalangan liberalis.

Membantah Hujah Praktik Mut’ah

Ditulis oleh:  Al-Ustadz Abu Nasim Mukhtar bin Rifai

عَنْ عَلِيٍّ أَنَّهُ سَمِعَ ابْنَ عَبَّاسٍ يُلَيِّنُ فِي مُتْعَةِ النِّسَاءِ فَقَالَ: مَهْلًا يَا ابْنَ عَبَّاسٍ، فَإِنَّ رَسُولَ اللهِ, نَهَى عَنْهَا يَوْمَ خَيْبَرَ وَعَنْ لُحُومِ الْحُمُرِ الْإِنْسِيَّةِ

Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu pernah mendengar Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma bersikap lunak tentang praktik mut’ah atas kaum wanita. Lalu, Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu pun menegur, “Hati-hati, wahai Ibnu Abbas! Sebab, sesungguhnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam telah melarang praktik mut’ah pada Perang Khaibar. Demikian juga, beliau melarang untuk mengonsumsi keledai peliharaan.”

Turunya Allah ke Langit Dunia ( Bagian 3/ Comments )

65 Comments Already :

Yusuf Abu Ubaidah - May 6th, 2010 at 12:52 pm
Untuk akhi w. Kassim.
1. Anda mengakui sendiri bahwa bantahan anda tidak ilmiyah, yaitu dalam ucapan anda “Maka untuk menolaknya pun tidak perlu ilmiyah”. Maka saya sarankan kepada saudara untuk lebih mempelajari lagi. Barangkali ini adalah komentar terakhir saya. Dan bila anda berkomentar lagi tanpa bukti ilmiyah, maka saya mohon maaf bila saya meminta kepada admin untuk tidak mencantumkan komentar antum, karena kami tidak ingin membuang-buang waktu dengan perdebatan yang tidak ilmiyah.

Turunya Allah ke Langit Dunia ( Bagian 2/ Comments )

65 Comments Already :

Imam Nawawi - April 15th, 2010 at 10:12 am
nah di atas ini merupakan aqidah sesat wahhaby yg menolak takwil pd hadits mutasyabihat

Imam Nawawi - April 15th, 2010 at 10:15 am
Membongkar Syubhat Wahhaby terhadap Nushus Takwil

Generasi terbaik umat ini adalah generasi pertama yaitu generasi para sahabat dan tabi’in mereka generasi yang adil generasi yang selamat semua umat muslimin yang berada dalam kesatuan ahlu sunnah wal-jama’ah tentu mereka berada dalam pemahaman ini . yang di timur maupun di barat di utara maupun di selatan . intinya dari ujung ke ujung dari tepi ke tepi sampai dari kutup ke kutup pun pasti mereka berada dalam manhaj dan pemahaman para sahabat dan tabi’in. hal ini sudah sangat jelas dan terang di sabdakan oleh baginda nabi yang tak dapat di ragukan dari depan maupun dari belakang , rasul al-amin bersabda:

Turunya Allah ke Langit Dunia ( Bagian 1 )

Tauhid Asma’ wa Sifat merupakan perkara urgen dalam wilayah tauhid, karena bagaimana mungkin seorang beribadah kepada Allah dengan sebenar-benarnya tanpa mengenal nama dan sifat Dzat yang dia ibadahi. Pada zaman salaf dahulu, masalah ini tidak terlalu rumit, lantaran mereka dapat menyikapinya secara proporsional. Namun, masalah ini kini menjadi krusial, lantaran percikan syubhat para ahli bid’ah yang kurang puas dengan manhaj salaf dalam Asma wa Sifat, sehingga mereka memplintir dan merubah dalil yang shahih dari makna aslinya, padahal -kalau disadari- sebenarnya mereka telah membeo kaum Yahudi yang terlaknat.

Saturday, August 29, 2015

Ringkasan Aqidah Syi’ah Itsna ‘Asyariyyah

Aug 17, 2015  Ainur Rohma  Resensi Buku    
tonton youtube Ringkasan aqidah syiah 12 imam (Wajib ditonton Muslim)



Seputar Madzhab Syi’ah
Syi’ah Imamiyah Itsna ‘Asyariyyah (12 Imam) adalah kelompok yang menyakini bahwa Ali adalah sosok yang paling berhak mewarisi khilafah (kepemimpinan sepeninggal Rasulullah SAW) bukan Abu Bakar Ra, Umar Ra dan Utsman Ra
Aqidah mereka menyatakan bahwa ketiga khalifah tersebut adalah kafir
mereka melemparkan cacian, laknat dan makian kepada para ketiga Khalifah yang mulia
Aqidah syi’ah juga meyakini bahwa kekhalifahan adalah hak dari keturunan Ali Ra
mereka yang telah mengambil kedudukan khalifah sungguh telah merebutnya, tidak taat pada Allah

Macam-Macam Aliran Syiah (Lengkap)

By: Syiah Indonesia
Syiahindonesia.com - Syiah adalah sekte yang terus berkembang mengikuti alur zaman. Karenanya, Syiah tidak melulu berjalan di satu lintasan dan dengan satu arah yang lurus. Jadi, adalah hal yang wajar jika kemudian Syiah juga mengalami problem perbedaan pemikiran, yang pada gilirannya memunculkan aneka ragam versi: Syiah Kaisaniyah, Zaidiyah, Imamiyah, Ghulat, dan masih banyak lagi.
Merujuk pada data-data yang ada, akan cukup jelas, jika yang menjadi pemicu utama bagi lahirnya ragam aliran dalam Syiah ini adalah imamah, semua sekte Syiah sepakat bahwa Imam yang pertama adalah Sayyidina Ali ra. selanjutnya adalah Hasan bin Ali, lalu Husain bin Ali ra. Namun, setelah itu muncul perselisihan mengenai siapa pengganti Imam Husain. Dalam hal ini, muncul dua kelompok dalam Syiah. Kelompok pertama meyakini imamah beralih kepada Ali bin Husain Zainal Abidin, putra Sayyidina Ali bin Abi Thalib ra. dari istri beliau selain Fathimah radhiyallahu anha.

Iran Mulai Hapus Slogan “Matilah AS”

Iran Mulai Hapus Slogan “Matilah AS” dari Tempat Ibadah
Pepatah lama mengatakan, ‘sepandai-pandainya menyimpan bangkai, suatu saat baunya akan tercium juga’. Serapih apapun bangkai ditutupi, tetap saja bau busuknya akan menyebar kemana-mana. Begitupun kebohongan dan kecurangan, meski disembunyikan suatu saat akan terbongkar. Kebenaran akan muncul ke permukaan dengan jalan yang terkadang sama sekali tidak terduga.
Allah berfirman dalam Al Qur’an, “Orang-orang kafir itu membuat tipu daya, dan Allah membalas tipu daya mereka itu. Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya” ( QS. 3:54 )
Juga, “Dan demikianlah Kami adakan pada tiap-tiap negeri penjahat-penjahat yang terbesar agar mereka melakukan tipu daya dalam negeri itu. Dan mereka tidak memperdayakan melainkan dirinya sendiri, sedang mereka tidak menyadarinya” ( QS. 6:123 )

Jadikan Tahlilan ( Profesor Tasawuf ) Sebagai Barometer Pancasilais adalah Pemikiran Sempit

Jadikan Tahlilan Sebagai Barometer Pancasilais adalah Pemikiran Sempit
Sebagaian anggota Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) adalah tokoh Muhammadiyah
Sabtu, 29 Agustus 2015 - 12:41 WIB
Tahlilan adalah khilafiyah. Dan menjadikan masalah khilafiyah sebagai kriteria pancasilais adalah sikap yang justru tidak pancasilais
Menjadikan ukuran seseorang itu pancasilasis atau tidak pancasilais dengan hanya suka tahlil atau tidak tahlil dinilai sebagai sebuah pemikiran yang sempit.  Demikian disampaikan pemerhati pemikiran Islam, Adnin Armas, MA.
Ucapan Dr Aqil Siraj yang menyatakan jika antitahlilan berarti pancasilanya diragukan menunjukkan pikirannya yang sempit,” tegas Adnin dalam rilisnya yang diterimahidayatullah.com, Sabtu (29/08/2015) pagi.

Friday, August 28, 2015

Penodaan Syiah Terhadap Mazhab Fikih Ja’fari

Dalam Islam, banyak sekali mazhab yang diakui sebagai metode dalam memahami hukum-hukum Islam. Mazhab Hanafi, Maliki, Syafi’i, dan Hanbali di antara mazhab dalam Islam yang masih banyak dianut oleh ummat Islam. Keempat mazhab tersebut sering disebut empat mazhab karena banyaknya pengikut keempat mazhab tersebut dari kalangan umat Islam. Empat mazhab ini adalah mazhab yang diakui, diterima dan sama-sama ahlussunnah wal jama’ah. Sekalipun perbedaan pendapat tidak bisa dihindari dalam memahami beberapa masalah cabang hukum, tapi meraka tidak berselisih dalam masalah prinsip-prinsip dasar Islam. Di sisi lain, mereka pun sepakat menjadikan al-Qur’an, as-Sunnah dan Ijma’ sebagai sumber hukum utama dalam menetapkan hukum.

Din Syamsuddin, Bukan Syiah Tapi Pembela syiah, Ada Apa ?

Anggota MUI Desak Bahas Syiah, Ini Jawaban Din Syamsuddin
Rabu, 26 Agustus 2015 - 11:34 WIB

Semua Negara yang dimasuki Syiah di seluruh dunia pasti melakukan revolusi dan mengangkat senjata
Harapan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur agar gelaran Musyawarah Nasional (Munas) MUI ke-IX di Surabaya membahas persoalan Syiah mendapat tanggapan Ketua Umum MUI Prof Dr Din Syamsuddin.
Sebelumnya, isu tersebut muncul setelah Din Syamsuddin menyampaikan pandangannya terkait Syiah pada Rapat Paripurna yang dilakukan secara tertutup di Garden Palace Hotel, Senin 24 Agustus kemarin. [Baca: MUI Jatim Desak Munas Bahas Masalah Syiah]
“Saya ini belajar kitab-kitab Syiah, baik dari bahasa Arab maupun bahasa Persia, insya Allah cukup mendalam,” tukas Din kepadahidayatullah.com seusai acara pembukaan di Gedung Grahadi, Selasa (25/08/2015) kemarin. [ mengerti gak ?  ]

Distorsi Syiah Di Balik Ajakan Persatuan Umat

wiemasen March 30, 2015
HARI Kamis (09/02/2012), harian Republika, memuat iklan “terselubung” dari Yayasan Muslim Indonesia Bersatu (YMIB)  berjudul ”MELAWAN POLITIK ADU DOMBA DENGAN PERSATUAN UMAT”. (Artikel ini juga dikutip situs Syiah, IRIB). Tulisan setengah halaman ini berisi ajakan taqrib (pendekatan) Sunni-Syiah.  Iklan  berisi ajakan membangun persatuan ummat, khususnya antara Muslim Ahlu Sunnah wal-Jamaah dengan pengikut Syiah ini juga mengutip pernyataan berbagai ulama Sunni, seolah-olah nampak indah. Agar tak berpotensi menjadi distorsi, berikut kami tulis tujuh catatan penting.

Didepan Tokoh-tokoh Kristen, Hindu Dan Budha, Profesor Tasawuf Said Aqil Siraj Menyatakan : “Kalau Anti ( Tidak ) Tahlilan Maka Kita Ragukan Pancasilanya”, “Perbedaan Agama, Keyakinan, Kitab Suci ADALAH RAHMAT” ?!

Muhammadiyah, PERSIS, Al Irsyad,Saudi Arabia, Ulama Salaf dan 4 Mazhab bagaimana, kalau haji di Makkah dan Madinah ikutin siapa ? 
Agama Al-Haq di acak-acak, Ya Allah Rabb segerakanlah tindakan terbaik dari-Mu

Said Aqil: “Kalau Anti ( tidak ) Tahlilan Maka Kita Ragukan Pancasilanya”

Jum'at, 28 Agustus 2015 - 06:15 WIB
Sila Pertama dari Pancasila 'Ketuhanan yang Maha Esa' itu disebut tahlil 'Laaillaha Illallah'
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (Ketum PBNU), Dr Said Aqil Siroj mengatakan bahwa Islam Nusantara dalam kesimpulannya adalah Islam yang mampu melebur dengan budaya, menghargai tradisi dan warisan nenek moyang yang beragam serta tidak bertentangan dengan syariat Islam.
“Seperti minuman keras, hubungan bebas dan makan babi ( risywah/menggunakan uang untuk menghalalkan segala cara/berkolaborasi dengan kufar menghadapi muslim termasuk ? red.lamurkha ) ,, itu jelas-jelas yang dilarang syariat Islam. Selain itu, semua diterima oleh Wali Songo, 

Didepan Tokoh-tokoh Kristen, Hindu Dan Budha, Profesor Tasawuf Said Aqil Siraj Menyatakan : "Yang Berjenggot, Pake Gamis, dan Jidat Hitam. Lalu Mereka Yang Ucapkan Allahu Akbar.... ANTI PERBEDAAN”, “Perbedaan Agama, Keyakinan, Kitab Suci ADALAH RAHMAT” ?!

Gemar merokok waktu ceramah agama, memfitnah keji manhaj Al-Haq yang berseberangan dengan dia, menerima risywah, berasyik masyuk dengan orang kafir, membela kufar syiah, berbohong, memaksakan ideologi kelompoknya lebih Indonesia, dianggap menghargai perbedaan ?? !!!  

Ketum PBNU Sebut Pemakai Gamis, Berjenggot, dan Jidat Hitam Anti Perbedaan

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur KH. Abdusshomad Buchori : "Indonesia Negeri Sunni, Syiah Tak Layak Disini!"

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur KH. Abdusshomad Buchori terus bermanuver agar peserta Munas MUI ke-IX di Surabaya bisa mengeluarkan rekomendasi berupa cap ‘sesat’ untuk Syiah di Indonesia.


Habib Zein Alkaf Bersyukur Pengurus MUI Pusat Periode 2015-2020 Bersih dari Syi’ah

Ketum Front Anti Aliran Sesat (FAAS) Jawa Timur (Jatim), Habib Achmad Zein Alkaf menyambut gembira kepengurusan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat periode 2015-2020 yang terpilih dalam Musyawarah Nasional (Munas) MUI ke-9 pada tanggal 24-27 Agustus 2015 di Surabaya, Jatim.

Biadabnya Syiah, Setelah Ngebom Khubar ( Saudi ) Lari/Sembunyi Kehabitatnya ( Seperti Buron BLBI ), Akhirnya Ketangkap Juga.

tower khobar saudi
Setelah 19 Tahun Buron, Ahmed Al-Mughassil Ditangkap Arab Saudi

Kamis 12 Zulkaedah 1436 / 27 Agustus 2015 13:51
AHMED Al-Mughassil (48), Dalang pemboman menara Khobar di tahun 1996 berhasil ditangkap, petugas keamanan Arab Saudi menyatakan pada hari Selasa dua hari yang lalu. Pemboman tersebut menewaskan dan melukai ratusan personel militer Amerika. Demikian dilansir oleh albawaba.com hari Kamis (27/08/15).

Wednesday, August 26, 2015

Rezim Syiah Iran Lakukan Pembersihan Etnis Terhadap Suku Aswaja ( Al-Ahwaz )

Suku Ahwaz Iran

Rezim Iran baru saja memperluas dan meningkatkan aktifitas di wilayah jajahannya di Al – Ahwaz (wilayah arab yang di caplok rezim syiah Iran) untuk membangun pemukiman bagi orang-orang Persia dengan menggunakan anggaran negara dua kali lipat lebih banyak daripada yang seharusnya. Hal ini memberikan tekanan besar dan penderitaan pada penduduk asli Ahwazi, dimana mereka sebagai penduduk asli harus digusur dan tinggal di gubuk-gubuk sempit dan sangat tidak layak huni.

“Ya Allah, tuhan penguasa langit dan bumi. Kami serahkan thagut Bashar Al Assad atas apa yang dilakukannya di Suriah. Ya Allah yang maha melihat lagi maha pendengar, turunkanlah adzabMu kepada Assad dan mereka yang membantunya.”


Celaan keras diungkapkan khatib shalat Jum’at di Masjidil Haram kepada Presiden Syiah Bashar Al Assad pada hari Jum’at (21/08) kemarin, dengan menyebut penguasa nomor satu di Suriah tersebut adalah “thagut”.
Dalam khutbahnya, Dr. Saleh bin Mohammed Al Thalib, mengatakan, “Pembantaian baru yang dilakukan Assad di kota Douma dengan membunuh dan membakar puluhan anak-anak dan orang dewasa yang sedang melakukan aktifitasnya adalah perbuatan yang keji dan penuh kekejaman.”

Ketua MUI Jatim: "Kalau Syiah Besar, Dikahwatirkan Indonesia Akan Seperti Irak & TImur Tengah Lainnya"

Dalam malam taa’ruf Musyawarah Nasional  IX Majelis Ulama Indonesia (Munas IX MUI) di Garden Palace Hotel, Surabaya, Senin (24/8), Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Timur, KH. Abdusshomad Buchori meminta kepada peserta Munas yang hadir agar membahas soal Syiah. Alasannya, Syiah merupakan paham berbahaya dan ancaman besar bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


“Kalau Syiah besar, dikhawatirkan Indonesia akan seperti di Irak dan Timur Tengah lainnya. Timur Tengah menjadi tidak aman karena ada agen dari luar dan Israel yang menginginkan kacaunya kawasan itu. Saya memohon agar di forum Munas MUI ini dibahas tentang paham Syiah,” kata KH. Abdusshomad.

Ketakutan Syiah Terhadap Kebangkitan Ahlussunnah di Suriah

Syaikh Al Azhar Mesir mencerca organisasi Syi’ah Hizbullah Lebanon yang mengaku sebagai gerakan perlawanan terhadap Israel untuk membebaskan Masjid Al Aqsha di Yerussalem. Beliau mengatakan, pembebasan Yerussalem bukan dimulai dari Qushair dan Homs, Kiblat Net melaporkan.

Qidam Sifat Allah?

Pertanyaan kedua, apabila Tuhan itu ada, lalu sejak kapan keberadaan-Nya? Jawabannya, Tuhan itu bersifat qidam, keberadaan-Nya tanpa permulaan. Mengenai sifat qidam ini, umat Islam sepakat, bahwa wujudnya Tuhan tanpa permulaan, baik Ahlussunnah, Mu’tazilah, Syiah dan Wahabi. Hanya saja, dalam ajaran Hasyawiyah (yang diikuti Wahabi), sejak masa Ibnu Taimiyah, menolak penggunaan istilah qidam bagi Allah, dan menganggapnya bid’ah yang sesat, dengan alasan istilah qidam bagi Allah tidak ada dalam al-Qu’an dan hadits. ( ????? ) Padahal penetapan sifat Qidam tersebut didasarkan pada dalil ijma’ ulama salaf. Oleh karena itu, para ulama sebelum Ibnu Taimiyah, termasuk Hasyawiyah sendiri menerima istilah Qidam bagi Allah.( ?????? )

Soal:

Di beberapa mata pelajaran keagamaan, disana kami mendapatkan sifat Qidam bagi Allah. Apa yang dimaksud dengan sifat qidam tersebut dan apakah benar ia termasuk dari sifat – sifat Allah? (Hamba Allah)

Tong Sampah

Permisalan tentang para penyeru persatuan kaum muslimin secara umum tanpa memperhatikan kelurusan akidah dan manhaj mereka.
Berkata asy-Syaikh al-Allamah Muhammad Aman al-Jaami rahimahullah: “Permisalan mereka seperti seorang yang masuk ke dalam suatu pasar yang penuh berjubel manusia padanya, lelaki maupun wanita, dengan tujuan mengajak mereka untuk shalat. Diapun mulai menyeru: “Wahai sekalian manusia, sesungguhnya kami telah membangun untuk kalian satu masjid yang sangat luas, cukup untuk menampung kalian semua. Maka marilah bersama-sama kita melaksanakan shalat padanya, jangan sampai ada yang tertinggal. Silahkan kalian datang dalam kondisi kalian masing-masing. Bagi yang masih punya wudhu’ silahkan dengan wudhu’nya, bagi yang berhadats silahkan datang dengan hadatsnya, bagi yang junub silahkan dengan janabahnya, bahkan wanita haidh dan nifas pun silahkan datang ke masjid, karena kami tidak akan menolak seorangpun. Seruan kami ini berlaku bagi kalian semua secara umum. Dan seluruh kita adalah saudara, sesama muslim. Tidak perlu sikap kaku, (harus begini harus begitu sebelum shalat). Sikap kaku seperti itu hanya akan memecah belah barisan shaf kaum muslimin! 

Kambing Hitam Yang Digemari Syiah ( Peternak )

Ketika Syiah Mengkambinghitamkan 
Ahlus Sunnah

Berdiskusi atau berdebat dengan orang-orang syiah tampaknya menjadi sesuatu yang membosankan. Karena bila sudah terdesak, ujung-ujungnya mereka mulai mengkambing hitamkan lawan diskusinya.

Mengkambinghitamkan Ibnu Taimiyah

Saya kembali terlibat diskusi dengan orang Syiah. Kali ini semakin terlihat betapa dangkalnya pemikiran orang syiah. Hanya karena mengutip perkataan Imam Ibnu Taimiyah, saya kemudian dituduh Wahabi oleh mereka. 

Pertama, mereka seperti pepatah yang mengatakan, gajah dipelupuk mata tak tampak, semut di seberang lautan tampak. Mereka meributkan perkataan Imam Ibnu Taimiyah yang hanya satu kutipan, tapi anehnya tidak meributkan perkataan ulama-ulama lainnya seperti Imam Syafi'i, Imam Malik, dan Imam Ahmad. 

Ikhwanul Muslimin "Ditipu" Syiah

Iran tidak mendukung Suriah karena syiah? Bukti menunjukkan dukungan itu ada karena syiah. Dalam mukadimah kitab Tazkiyatun Nufus, Said Hawwa mengatakan bahwa dia sudah menghadap Khomaini, agar Khomaini membantu revolusi rakyat suriah melawan rezim Hafez Al Asad (bapaknya Bashar), tetapi bantuan itu tak kunjung datang. Justru yang terjadi adalah pembiaran terhadap pembantaian terhadap aktivis Ikhwanul Muslimin di suriah pada saat itu, yaitu tahun 1982.

[ Jika Benar, Terbukti Puncak Kebiadabannya. Sudah Ngacak-ngacak Negara Arab/Islam ] Akui Zionis-Israel Sebagai Negara, Iran Akan Bukan Kantor Kedutaan di Tel Aviv

akan segera di buka kedubes Iran di Israel
Berkoar-koar memusuhi pemerintah Syiah Teheran karena program nuklirnya, diam-diam pemerintah Zionis Israel ternyata mengizinkan pembukaan kedutaan besar Iran di bukota Tel Aviv, dalam sebuah baliho besar yang dipasang di tengah kota.

Sunday, August 23, 2015

[ Para Ustadz/Ulama Yang Gemar Menghujat Mujahidin Muslim Sunni Di Irak Dengan Sebutan Khawarij ! ] Mufti Dr Rafe al-Rifai; Dunia Arab Diam Saja Lihat Iran Kirim 52 Kelompok Milisi Syiah Ke Irak

Hujatan/tuduhan Khawarij terhadap Mujahidin Sunni di Irak, Tidak menolong anda di Akhirat !

Dr Rafe al-Rifai
Mufti besar negara Irak, Dr Rafe al-Rifai, menegaskan bahwa pemerintah Syiah Teheran sengaja mengirimkan 52 kelompok milisinya ke Irak untuk membunuhi warga Sunni dan memecah belah persatuan dan kesatuan Irak.
Pernyataan ini dikatakan Dr Rafe al-Rifai dalam wawancaranya dengan saluran televise “Al Watan” Mesir pada hari Jum’at (22/08) kemarin.

Muawiyah, Gerbang Kehormatan Sahabat

jalan hijau
Bismillah wash-shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du,
Muawiyah bin Abi Sufyan, salah satu sahabat yang banyak dijadikan sasaran kezaliman kaum muslimin dari masa ke masa. Terlebih ketika ajaran sekte syiah mulai banyak mempengaruhi pemikiran kaum muslimin. Semangat untuk mencela Muawiyah semakin berkobar.
Bagi syiah Indonesia, untuk bisa mencela Abu Bakar, Umar, dan Utsman butuh banyak mempertimbangkan risiko sebab kaum muslimin masih sangat loyal kepada mereka. Sebagai langkah awal, mereka arahkan pemikiran kaum muslimin untuk menjatuhkan karakter sahabat Muawiyah radhiyallahu ‘anhu, atas nama cinta ahlul bait. Setelah mereka berani mencela satu sahabat, selanjutnya mudah bagi syiah untuk mengarahkan mereka agar mencela sahabat lainnya.
Muawiyah radhiyallahu ‘anhu adalah gerbang kehormatan bagi sahabat lainnya.