SEPERTI yang kita ketahui,
Iran adalah salah satu negara Syiah terbesar di dunia. Iran terkenal dengan
sejarahnya yaitu ‘Revolusi (Islam) Iran’ yang dipimpin oleh Ayatullah Khomeini,
seorang pemimpin besar Syiah. Namun, pernahkah kita bertanya, “Mengapa Syiah
itu berpusat di Iran dan tidak di negara lain?”
Thursday, October 1, 2015
Pengikut Dajjal Abdullah Bin Saba (Majusi Syi'ah) Bukan Hanya Pembual Agama Tapi Pembual Kelamin (Taqiyah Kelamin) !
Terbongkar, Delapan Pemain
Timnas Perempuan Iran adalah Pria
TEHERAN – Sepakbola Iran
kembali menjadi sorotan. Tersiar kabar bahwa delapan pemain yang terdaftar
sebagai anggota Timnas perempuan Iran adalah pria.
Pernyataan kontroversial itu
bahkan diutarakan langsung salah satu staf di Liga Iran, yakni Motjabi Sharifi.
Meski begitu, ia enggan membeberkan nama masing-masing pemain yang terlibat
pemalsuan jenis kelamin tersebut.
Memandang Syi`Ah Dari Fakta Sejarahnya
KAMIS, OKTOBER 01, 2015
Ya Ayyuhal Muslimun ....'
Wahai Umat Islam Di Seluruh Tanah Air - Indonesia ....'
SESUNGGUHNYA BENAR, jika kita mendengar kata ‘Iran’, pikiran kita akan menuju
Timur Tengah dan membayangkan orang-orang Arab. Timur Tengah dan bangsa Arab
identik dengan Islam, tapi tidak di Iran. Memang, di Iran juga ada orang Islam
yang beraliraan Sunni, selain orang Syiah (tentu saja, dan celakanya, dunia
dibikin sama dalam eksekusi imej itu bahwa Syiah merupakan bagian atau
salah satu aliran dalam Islam), orang Yahudi, dan orang Kristen. Namun orang
Islam di Iran sangatlah minoritas dan tertindas.
Saudi Tolak Program PBB Yang Bertentangan Dengan Islam
Arab Saudi dengan tegas
menolak semua program dan agenda PBB bila dinilai jelas-jelas melanggar
norma dan ajaran Islam. Seperti dalam program pembangunan PBB terkait
homoseksualitas. Menurut Saudi, homoseksual bertentangan dengan hukum dan
norma Islam.
Penolakan tersebut
disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Saudi Adel Al-Jubeir di Majelis Umum
PBB. Ia menegaskan, Saudi memiliki hak untuk tidak mengikuti agenda atau
program PBB yang bertentangan dengan hukum Islam.
Alhamdulillah, Malaysia Haramkan Syi'ah [ Kapan Indonesia Menyusul ?! ]
By: Nandang Burhanudin

Malaysia kini tak main-main
lagi dengan Syi'ah.
1. Memutus sepihak segala
bentuk kerjasama budaya dengan Iran dan ajaran Syi'ah di seluruh dunia.
2. Melarang WN Malaysia
melakukan travelling ke Iran.
3. Menghentikan total kontrak
untuk setiap dosen dan pendidik Syi'ah, mendeportasi seluruhnya sesegera
mungkin.
4. Setiap kumpulan Syi'ah
atau pengajian mereka dengan dalih menghidupkan ajaran Syi'ah dianggap
perlawanan politik OTB, pelakunya diancam penjara seumur hidup.
5. Merobohkan seluruh
bangunan Husainiyah, meratakannya dengan tanah, menyita seluruh assetnya,
melarang setiap kegiatan donasi apapun.
Berikut videonya: https://www.youtube.com/watch?v=A4YOHgGos5U&feature=youtu.be
Dalam sebuah video, kita
dapat melihat kegigihan Malaysia untuk menumpas ajaran sesat dan menyesatkan
“syi’ah rafidhah”. Kita bisa melihat videonya disini:
Link Video: https://youtu.be/9A6n4e0Fb-U
Dan dikirim sebuah teks dalam grup “Fadhu Asy-Syi’ah (Mengungkap Ajaran Syi’ah)”:
ماليزيا تعلن مقاطعة شاملة لكل أنواع التعاون والتواصل الثقافي مع إيران والشيعة حول العالم
* وتمنع ماليزيا ايضاً مواطنيها من السفر إلى إيران
* وتقرر إلغاء جميع العقود التعليمية مع كل المحاضرين الشيعة وترحيلهم إلى بلدانهم على وجه السرعة دون مراعاة لأي ظرف أو سبب
* واعتبرت أن أي تجمع شيعي بحجة إحياء سنن التشيع فإنه يصنف كمعارضة سياسية غير نظامية ويعاقب من يفعل ذلك بالسجن المؤبد
* وقررت: هدم كل حسينيات الشيعة وتسويتها بالأرض ومصادرة أموالها وكل ما فيها، ومنع أي نشاط مالي، أو تبرعات لصالح هذه المعابد الوثنية
Terjemahan:
“Malaysia Mengumumkan
pemboikotan untuk segala macam kerja sama dengan Iran dan hubungan tsaqafah
bersama syi’ah di seluruh penjuru dunia.
Dan Malaysia melarang warga
negaranya untuk melakukan safar (perjalanan) menuju Iran.
Dan Malaysia menetapkan pembatalan
kontrak pengajaran dari setiap pengajar syi’ah dan mengembalikan mereka ke
negara-negara mereka secepat mungkin tanpa melihat keadaan dan sebab apapun
juga.
Dan Malaysia menganggap
perkumpulan syiah dengan hujjah menghidupkan ajaran syi’ah maka dia adalah
perlawanan politik dan pelakunya diancancam dengan penjara seumur hidup.
Dan Malaysia menetapkan untuk
menghancurkan setiap Husainiyyah Syi’ah (tempat ibadah si’ah) dan meratakannya
dengan bumi dan meyita hartanya dan seluruh apa yang ada di dalamnya. Dan
Malaysia melarang kegiatan yang berkaitan dengan harta atau donasi untuk tempat
peribadatan ini yang penuh dengan patung-patung”
(Selesai)
Semoga Indonesia bisa segera
menyusul negara Jiran untuk berlomba-lomba dalam kebaikan.
Penulis: Muhammad Abdurrahman Al Amiry
Dulu "King Sulaiman" Turki, Kini "King Salman" Saudi. Arab Saudi Minta Rusia Hentikan Serangan di Suriah dan Ancam Lakukan Agresi Militer Ke Suriah !!
Dulu "King Sulaiman" Turki, Kini
"King Salman" Saudi
Oleh Fairuz Ahmad
Penulis
'Hadiah Cinta Dari Istanbul'
Pada masa Daulah Turki
Utsmaniyah, King Sulaiman al-Qanuni (yang berkuasa dari tahun 1520 hingga 1566)
menghadapi dua pemberontakan Syiah:
(1) Pertama adalah
pengkhianat agama bernama Baba Dzun Nuun, seorang penganut agama Syi’ah
Rafidhah yang telah berhasil menghimpun para pemberontak sebanyak 3.000-4.000
orang. Beberapa kali gerakan mereka mampu mengalahkan pasukan Daulah
Utsmaniyah, namun akhirnya mereka bisa ditumpas. Baba pun akhirnya dibunuh dan
kepalanya dikirim ke Istanbul sebagaimana yang terjadi atas Jan Burdy
al-Ghazali.
Wednesday, September 30, 2015
Syaikh Aidh Al-Qarny : Semoga Allah Menghitamkan Wajahmu Wahai Khamenei

Rabu, 30 Sep 2015 - 09:47
Insiden yang terjadi di Mina semakin membuka tabir tentang siapa yang
bergembira atas terjadinya insiden tersebut. Semakin hari, semakin terlihat
sikap politis Iran dalam panggung politik dunia, yang memanfaatkan insiden Mina
dalam upayanya menjatuhkan nama Arab Saudi.
Oposisi Koalisi Suriah pada Sidang PBB: 95% Orang yang Dibunuh Rezim Assad adalah Warga Sipil

NEW YORK (Jurnalislam.com) -
Kepala oposisi utama Koalisi Suriah berangkat menuju PBB pada hari Senin
(28/09/2015) untuk mendesak masyarakat internasional mencegah negara yang
dilanda perang itu berubah menjadi seperti "Rwanda", lansir World
Bulletin.
"Apa yang terjadi di
Suriah adalah pemusnahan," kata Khaled Khoja dalam konferensi pers,
mengacu pada bom barel yang dijatuhkan oleh rezim Suriah.
"Dua pertiga kematian
warga sipil disebabkan oleh pemboman udara rezim Assad dan 95 persen dari semua
orang yang dibunuh oleh serangan udara rezim Assad adalah warga sipil,"
katanya.
Presiden Yaman : Iran Inginkan Masalah Untuk Kami

Rabu, 30 Sep 2015 - 11:53
Penulis Aziz Rachman -
NEW YORK (gemaislam) –
Permasalahan dalam negeri Yaman masih belum juga selesai. Pemberontak Hutsiyin
yang mendapat dukungan dari Iran, masih terus berusaha melakukan kekacauan dan
membuat kisruh keamanan dalam negeri.
Hal inilah yang disampaikan
oleh Presiden Yaman, Abdur Rabbuh Mansour Hadi dalam pertemuan di PBB, Selasa
(29/9/2015).
“Kami menemukan diri kami di
tengah peperangan ini, perang untuk negara dan legitimasi negara untuk
memastikan negara ini tidak jatuh ke tangan Iran, yang ingin melihat kehancuran
negara ini (Yaman),” kata Hadi di depan pemimpin dunia pada sidang Majelis Umum
PBB, lansir alarabiya.
Saudi Ultimatum Rezim Assad, Ancam Lakukan Serangan Militer [ Masya Allah Ya Salman...Segera Serang ]

Menteri luar Arab Saudi, Adel
Al-Jubeir, Rabu (30/9/2015) hari ini, meminta penguasa Suriah, Bashar Asad
untuk turun dari kekuasaannya jika tidak mau ada serangan militer untuk
memaksanya.
Lebih lanjut, Al-Juberi,
menyatakan, “Penguasa Suriah, Bashar Asad, harus segera pergi atau akan
menghadapi alternatif militer.” Hal itu disampaikannya kepada para wartawan di
sela-sela sidang majelis umum PBB di New York.
Selain itu, Al-Jubeir juga
menolak usulan para diplomat Rusia yang mendukung kekuasaan Bashar Asad, yaitu
dengan membentuk sebuah koalisi internasional melawan ISIS.
Ratusan Demonstran Kutuk Iran di Depan Kantor PBB !
Aksi yang dilakukan pada Selasa (29/09)
bertepatan dengan pidato Presiden Iran Hassan Rauhani di hadapan peserta
konferensi.
Dilansir dari Al-Jazeera, para demonstran
adalah aktivis dan oposisi Iran, Suriah dan Yaman. Kendati demo ini digelar
setiap tahun oleh aktivis, namun kali ini pesertanya lebih banyak dan dari
berbagai warga negara.
Dubes Saudi: Hasil Investigasi Musibah Mina akan Diumumkan Transparan
Hari Nasional Kerajaan Arab
Saudi yang seharusnya jatuh pada tanggal 23 September ditunda karena bertepatan
dengan Hari Raya Idul Kurban
Duta Besar Arab Saudi untuk
Indonesia Mustafa Ibrahim Al-Mubarak mengatakan pemerintah Arab Saudi masih
melakukan investigasi terkait musibah yang terjadi di Mina saat haji tahun 2015
ini.
Mustafa mengatakan hasil
investigasi nanti akan segera diumumkan kepada public secara transparan.
Mewaspadai Propaganda Anti Islam/Arab Oleh Media Pro Syiah/Liberal [ Keharaman/dosanya menonton TV/Media Anti Islam melebihi Zina ! ]
Mewaspadai Propaganda Anti Arab Oleh Media Pro
Syiah
Beberapa surat kabar Inggris
mendapat banyak kritikan karena menerbitkan cerita yang salah tentang penyebab
insiden saling injak di Mina pada hari Kamis.
Dikutip Middle East Update, Colin Freeman, koresponden The Telegraph, dikritik
di media sosial karena menerbitkan berita yang menyebutkan “himpitan mematikan
itu disebabkan karena polisi menutup dua pintu masuk jalan karena ada acara
kunjungan oleh tamu VIP di dekat istana Raja Salman.”
Pada kenyataannya, lokasi
kejadian insiden adalah di jalan yang jauh dari istana. Wartawan yang sadar
topografi area Mina akan tertawa atas cerita palsu atau karena ketidaktahuan
penulis.
Putra Raja Salman Dipastikan Bukan Penyebab Insiden Mina
“(Berita) itu adalah klaim
sepihak BBC dan itu tidak benar,” ujarnya kepada hidayatullah.comdan wartawan lain, Selasa
(29/09/2015) malam.
Gawat, Penasehat Khamenei: Lumuri Ka’bah Dengan Darah Agar Imam Mahdi Muncul!
Selasa 29 september 2015
Abu Hamzah al-Qomari
Gensyiah: pengguna jejaring social banyak menyebarkan video , Isinya Penasehat Ali Khamenei mengatakan:
“لن تتحقق العدالة إلا بـ“العلق” و“العرق“
Tidak akan terwujud keadilan di dunia ini keculai melalu ‘alaq dan ‘araq.
Kemudian dia menafsiri: ‘Alaq adalah darah, dan ‘araq adalah kerja keras. Artinya harus kerja keras dan memerlukan banyak orang yang rela mati syahid.
Kemudian penasehat pimpinan Tertinggi Syiah Iran itu menyimpulkan provokasinya:
“لابد أن نغرق في العلق والعرق .. يبدأ التحرك من مكة؛ فيتم “تحرير” الحجاز أولا، ومن ثم العراق.. “.
Kita harus tenggelam dalam ‘alaq dan ‘araq. Gerakan harus dimulai dari Makkah, maka dari sana bisa terlaksana pembebasan Hijaz terlebih dahulu kemudian setelah itu Irak.
CCTV Mina Apa Perlu Di Buka??
Chirpstory
Seno Tamtomo @STNatanegara28/09/2015 22:08:35 WIB
Apakah dengan membuka #CCTVMina terus fitnah berkurang? Tidak.... karena fitnah itu ada pada proses analisanya....
Seno Tamtomo @STNatanegara28/09/2015 22:04:59 WIB
Jangan sampai kita yang disini terbawa emosi sehingga larut dalam permusuhan Saudi dan Iran serta lupa ambil pelajaran dari Tragedi Mina
Seno Tamtomo @STNatanegara28/09/2015 22:01:53 WIB
Jadi cukup alasan bagi Saudi untuk berhati2 ungkap Tragedi Mina.... salah langkah akan mendegradasi kepercayaan muslim terhadap Saudi
Tuesday, September 29, 2015
Arabnews: 300 Jamaah Iran Penyebab Tragedi Mina 2015
Selasa, 16
Zulhijjah 1436 H / 29 September 2015 19:21 WIB
Tragedi berdesak-desakan
antara jemaah haji kala ingin melontar Jumrah di Mina, Arab Saudi, Kamis (24/9)
disinyalir disebabkan oleh 300 jemaah haji asal Iran yang melanggar aturan.
Diberitakan media Saudi, Arab
News, mengutip laporan media Ashraq Al-Awsat, seorang petugas Pelaksaan Tawaf
untuk Jemaah Iran mengkonfirmasi bahwa insiden itu terjadi karena sekitar 300
jemaah haji asal Iran datang dari arah yang berlawanan, menyebabkan kekacauan
sehingga para jemaah berdesakan dan terinjak-injak.
“Pelanggaran dimulai ketika
300 jemaah Iran mulai bergerak dari Muzdalifa langsung ke Jamarat dan bukan
kembali dulu ke tenda mereka dan menunggu saatnya bagi mereka untuk melontar
jumrah,” kata pejabat Iran yang tak disebutkan namanya.
Hassan "Nasrasyaithon" Akui Kekalahan "Hizbusyaithon" Di Zabadani Rugikan Iran
Adiba HasanSelasa,
15 Zulhijjah 1436 H / 29 September 2015 15:00
TEHERAN (Arrahmah.com) – Hassan
“Nasrasyaithon”, Sekretaris Jenderal milisi Lebanon “Hizbusyaithon,” mengakui biaya
yang dikeluarkan oleh “Hizbusyaithon” dalam pertempuran di Zabadani di Rif-Dimaskus
di luar prediksi. Hal tersebut diakibatkan keputusan yang melibatkan sejumlah
besar milisi “Hizbusyaithon”, ujarnya, tanpa membahas rincian kerugian tersebut,
sebagaimana dilaporkan Middle East Update (MEU), Selasa (29/9/2015).
Bila Bukan Karena Penghianatan Syi`ah , Maka Khilafah Telah Sampai Ke Jantung Eropa
SENIN, SEPTEMBER 28, 2015
DR. Majdi Ar Roba’iy (pakar
sejarah) berkata:
Aku telah menghabiskan sepuluh tahun dari
umurku bersama syi’ah…
Dan kupelajari sejarah mereka, kuteliti sepak
terjang mereka dan tokoh-tokoh utama mereka…
Demikian pula perseteruan mereka terhadap
ahlussunnah wal jama’ah…
Itu semua kulakukan selama pengembaraan
ilmiahku dalam rangka mendapatkan gelar Master dan
Doktor di bidang sejarah syi’ah, tepatnya di negeri Irak
dan Iran.
Ketegasan Erdogan Membela Saudi Hadapi Iran [Saatnya tidak lagi bicara Salafi atau IM. Kita bicara musuh Islam. Khilafiyah sudah clear di tangan para ulama ]
Ketika Saudi dijadikan sasaran tembak oleh Iran
atas Musibah Mina, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan langsung menjadi pembela
utama Saudi.
Presiden Turki Reccep Tayyip Erdogan mengungkapkan sebagai tuan rumah
penyelenggaraan ibadah haji, Arab Saudi telah berusaha semaksimal mungkin agar
tragedi Mina tidak terjadi.
Saudi Minta Pemukim Yahudi Israel Masuk Daftar Teroris [ Sekali lagi..Hanya Saudi Yang Berani ! Majusi Syiah Boneka Yahudi-Iran Hanya Grecokin Negara Arab/Islam ! ]

Kerajaan Arab Saudi menyerukan agar
kelompok-kelompok permukiman Yahudi Israel dimasukkan dalam daftar organisasi
teroris dan menuntut para anggotanya di depan pengadilan internasional.
Utusan Tetap Arab Saudi di PBB dan Organisasi Internasional lainnya di Jenewa,
Faisal bin Hasan Tarad, dalam pernyataan di depan Majlis HAM PBB, hari Senin
(28/09/2015), meminta kelompok-kelompok permukiman Yahudi dimasukkan dalam
daftar organisasi teroris dan menuntut para anggotanya di depan pengadilan
internasional.
Resiko Kejatuhan Bashar al-Assad Bagi Kepentingan Amerika, Rusia, dan Sekutunya
Selasa, 15 Zulhijjah 1436 H / 29 September 2015
07:59 wib
Belum pernah terjadi
sepanjang sejarah, menyatunya kekuatan utama dan kekuatan global, sesudah
Perang Dunia I, II, dan Perang Dingin. Ini menjadi seperti keniscayaan, ketika
menghadapi ISIS, dan ini tidak pernah difahami siapapun.
Adanya kesepakatan antara
Vladimir Putin, Barack Obama, Iran, dan sekutu-kutunya, bahwa ISIS harus
dikalahkan dan dimusnahkan. Putin dan Obama meminta legitimasi dari
lembaga multilarel PBB, dan memberikan dasar hukum yang akan dijadikan dasar
kebijakan memerangi ISIS.
10 tentara Rusia kembali dari Suriah dalam peti mati

Adiba HasanSelasa,
15 Zulhijjah 1436 H / 29 September 2015 16:00
Mustafa Dzhemilev, Wakil
Rakyat Tatar Ukraina, mengatakan bahwa Federasi Rusia telah mengirim pasukannya
ke Suriah dan sekarang 10 diantaranya telah dipulangkan dalam peti mati. 10
peti mati berisi mayat tentara Rusia telah tiba di Krimea, sebagaimana dikutip Middle
East Update dari RBC News, Selasa (29/9/2015).
Akademisi Terkemuka Iran Sebut Respon Teheran atas Tragedi Mina Ekstrim dan Rasis
AHVAZ, IRAN (voa-islam.com) -
Beberapa pejabat Iran telah mengkritik respon berlebihan Teheran untuk insiden
berdesak-desakan dan saling injak saat prosesi ibadah Haji pekan lalu yang
menewaskan 769 jamaah, dengan beberapa mengatakan Iran mencoba untuk mencetak
"poin politik" dengan menyalahkan pemerintah Saudi atas tragedi
tersebut.
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatolah Ali Khameney dan Presiden Hassan Rouhani telah
menyalahkan pemerintah Saudi atas tragedi pekan terakhir, dengan Khamenei
menuntut Arab Saudi "meminta maaf kepada umat Islam di dunia dan keluarga
yang ditinggalkan," menurut kantor berita negara IRNA.
Musibah Haji dan Propaganda Anti-Arab
Selasa, 29 September 2015 -
17:13 WIB
Ada sebuah tulisan dari
seorang penulis terkenal bahkan sampai-sampai harus mengutip sumber hoax untuk
menyerang Arab atas kejelakaan haji tahun ini
Kebencian hal yang berbau
Arab menggerakkan ulama besar al-Imam Syihabuddin Ibnu Hajar al-Haitama menulis
kitab Mablaghul Arab fi Fakhril ‘Arab
Oleh: Ahmad Kholili
Hasib
MUSIBAH pada musim haji
tahun ini jatuhnya alat berat (crane) di Masjidil Haram dan kecelakaan Mina,
bagi Iran dan Syiah — melalui media-medianya — jika diamati seperti sesuatu
yang ‘istimewa’.
Reaksi yang diperlihatkan Iran cukup mudah dibaca: menyerang Saudi Arabia.
Secara politis, dua negara ini memang berseteru. Tapi tidak-lah etis sampai
memanfaatkan musibah haji ini untuk tujuan-tujuan politis.
Semula, penulis mengira wajar
kritikan dari Iran dan memang Saudi perlu mendengarkan masukan dari berbagai
pihak demi kebaikan pelaksanaan haji pada tahun-tahun berikutnya.
Namun, ternyata itu bukan
sekedar kritikan biasa. Setelah mencermati berita-berita media, dan statemen
tokoh Iran dan ulama Syiah, penulis kemudian menilai ada sesuatu yang aneh dan
tidak wajar lagi.
Dokter Mesir Surati Raja Salman, Ada Dugaan Pelemparan Gas Beracun pada Insiden Mina
Penulis Budi Marta Saudin -
Selasa, 29 Sep 2015 - 12:57
MEKKAH (gemaislam) – Umat
Islam berduka. Insiden Mina yang terjadi pada Kamis (24/9/2015) pekan lalu
menelan banyak korban. Selain korban meninggal dunia, banyak pula yang
luka-luka bahkan ada yang hilang ingatan.
Hingga saat ini hasil
investigasi yang dilakukan oleh pemerintah Arab Saudi belum diumumkan. Meski
demikian, banyak dugaan yang mengarah bahwa insiden tersebut sengaja dilakukan
oleh pihak-pihak tertentu untuk menghancurkan Islam dan kerajaan Arab Saudi.
Imam Masjidil Haram: Dusta Iran dengan Tangisi Korban Musibah di Mina ( Ada Temuan Mengejutkan, Iran Dalangnya ! )

Namun, tahukah kita bahwa segala sesuatu yang terjadi tentu ada dasar mengapa
dan seperti apa hal demikian bisa tercipta?
Dilihat dari sisi teknis, ratusan juta manusia yang berkumpul di bagian titik
dalam menjalani ibadah haji merupakan riskan terjadi gesekan-gesekan. Dan itu
harus diakui. Akan tetapi, jika dilihat dari sisi-sisi lainnya, dan patut
diduga kuat, bahwa ternyata ada peran lain dalam "menciptakan"
musibah tersebut. Ustadz Firanda Andirja melalui akuin Facebook-nya
men-translate ceramah imam masjidil Haram, Mekkah mencoba membagikannya sisi lain
itu.
Masih Nyinyir Kepada Saudi?.. Mungkin Dia Kurang Piknik,.. Silahkan Anda Bandingkan.. ( Untuk Stasiun TV Yang Anti Saudi/Islam, Kaum Sepilis )

ARAB SAUDI antara yang aku dengar dan yang aku lihat
Sering Aku mendengar orang berkata: “Arab Saudi adalah antek-antek Israel”
Akan tetapi aku melihat dan
menyaksikan para khutaba dan ulama’ Arab Saudi mendoakan muslimin Palestina.
Akupun menyaksikan dan membaca Raja Salman
mengutuk dengan keras tindakan agresor yahudi…dan beliau memainkan peran
politiknya di dunia internasional untuk menghentikan tindakan
israel…bantuan-bantuan finansialpun pun digelontorkan untuk membangun kembali
infrastruktur gaza yg porak poranda.
Monday, September 28, 2015
Arab Saudi Bereaksi Keras Atas Tuduhan Iran Terkait Insiden Mina ( Bersama Seluruh Ahlus Sunnah Dimuka Bumi )
Arab Saudi pada Sabtu,
(26/09) dengan tegas menolak kritik Iran terkait penanganan haji setelah
Teheran menuntut penyelidikan atas musibah Mina.
“Saya percaya orang-orang
Iran bisa melakukan sesuatu yang lebih baik daripada
mempolitisasi tragedi yang menimpa orang-orang yang tengah melakukan
kewajiban agama yang paling suci mereka,” kata Menteri Luar Negeri Adel
Al-Jubeir, menurut AFP.
ANNAS Minta Pemerintah Saudi Agar Hanya Izinkan Warga Iran yang Muslim untuk Berhaji dan Umroh
Redaksi
Salam-Online – Senin, 14 Zulhijjah 1436 H / 28 September 2015 06:30
Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS) menyatakan dukungan
sepenuhnya terhadap pelaksanaan Ibadah Haji selama ini. Karena itu, ANNAS
meminta pemerintah Arab Saudi ke depannya harus lebih selektif lagi untuk hanya
mengizinkan warga Iran yang Muslim saja yang bisa berhaji dan berumroh.
Permintaan ANNAS kepada Raja Salman bin Abdul Aziz ini akan disampaikan melalui
Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta.
Soal Tragedi Mina, Ada Usaha Memojokkan Saudi Tak Becus Urusan Haji ( Geng Syiah, Sepilis dan Salibis )
Senin, 28 September 2015 - 11:30 WIB
Semua
tahu mengurus jamaah haji sebanyak 4 juta orang itu tidak mudah
Ketua
Umum Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) Dr. Hamid Fahmy
Zarkasi menyatakan beberapa penyebab terjadinya musibah dalam pelaksanaan haji
tahun ini harus dipilah-pilah.
Seperti
jatuhnya alat berat (crane)
murni masalah security (keselamatan) yang kurang maksimal,
ditambah adanya badai dan angin besar di seluruh Arab. Sementara untuk kasus
tragedi di Mina akibat berdesak-desakan, ada banyak kemungkinan.
“Saya
rasa soal crane ini musibah. Sementara untuk tragedi Mina ini ada
kemungkinan-kemungkinan penyebab tragedi itu bisa terjadi,” ujar Hamid kepada hidayatullah.com, Ahad (27/09/2015).
Tragedi Mina 1436 H Bertepatan Dengan Adanya Kampanye Tidak Wajar Dari Jamaah Syiah Iran

Abu
hamzah
Gensyiah:
Banyak saksi mata dari lokasi kejadian saling dorong dan injak, menyatakan
adanya rombongan jamaah haji Syiah Iran yang berjalan melawan arus kemudian
dorong mendorong yang mengakibatkan 768 wafat dan 934 luka-luka(berita resmi
dari mentri kesehatan Saudi sabtu 26 sept). Setelah peristiwa ini terungkaplah
informasi bahwa insiden tersebut bertepatan dengan terburu-burunya jamaah haji
Iran dalam jumlah besar melalui pasar Arab. Mereka menolak untuk kembali. Ini
terjadi sebelum tragedy tersebut, menurut saksi yang berbicara kepada “Sabq”.
Dari
sumber yang sama seorang pejabat ekspedisi haji Iran mengatakan bahwa “jamaah
haji Iran tidak mendengarkan instruksi dan mengabaikannya dan bentrok dengan
kami dan meneriakkan slogan-slogan sebelum insiden saling dorong.”
Hukum Nonton TV di Jaman ini. Di Balik Tayangan Televisi Umum.. Mayoritas Acaranya Merusak Generasi Bangsa (Ghazwul fikri )


Hukum Nonton TV di Jaman ini
Syeikh Muhammad Nashiruddin al Albani rahimahullah mendapat pertanyaan sebagai berikut, “Apa hukum menonton televisi di masa kini?”.
الجواب: التلفزيون اليوم لا شك أنه حرام، لأن التلفزيون مثل الراديو والمسجل، هذه كغيرها من النعم التي أحاط الله بها عباده
Jawaban beliau, “Tidaklah diragukan bahwa hukum menonton televisi pada masa kini adalah haram. Televisi itu seperti radio dan tape recorder. Benda-benda ini dan yang lainnya adalah di antara limpahan nikmat Allah kepada para hamba-Nya.
Dusta Kantor Berita Iran Pada Musibah Mina
MetroTV, Pemiliknya Anti
Islam, Petinggi/Redakturnya Anti Islam, Medianya Anti Islam ! Muslim Yang Kaffah (QS. Al Baqarah: 208) Haram Menontonnya. ( baca referensi dibawah )

Erdogan Bantah Media Pro Syiah Dan Kritik Iran Atas Sikap Menyalahkan Saudi. Arab Saudi Sudah Lakukan Yang Terbaik Untuk Jamaah Haji
Erdogan Kritik Iran Atas Sikap Menyalahkan
Saudi
Posted on September 27,
2015 by tabayyunnews
PRESIDEN Turki Recep
Tayyip Erdogan mengatakan tudingan terhadap Arab Saudi terkait tragedi di Mina
tidak tepat.
Menurut Erdogan, Saudi telah
melakukan yang terbaik dalam menyelenggarakan ibadah haji.
Kepada Metro TV ( Anti Islam Tulen ) Dan Pendukungnya Kaum Syiah Dan Liberalis!!!
Arab Saudi Di Mata Syiah,
Kelompok Liberal dan Metro TV
Jamaah haji setiap tahun yang
jumlahnya diperkirakan mencapai 4 juta orang, membutuhkan manajemen dan
pengelolaan yang ekstra tinggi dan kerja keras tiada henti. Beberapa hal kecil
yang bisa dilihat misalnya;
Tolak Pengelola Tanah Suci Selain Kerajaan Arab Saudi, PB NU : Itu Gagasan Konyol Dan Produk Gelap Mata !

Ada Usulan Haramain Dikelola Otoritas Multinasional, PBNU : Itu Gagasan Konyol dan Produk Gelap Mata
Minggu, 27/09/2015 15:51:42
Terkait munculnya gagasan
memindahkan otoritas pengelolaan tanah haram (Makkah dan Madinah) dari tangan
kerajaan Arab Saudi kepada otoritas multinasional, Katib Aam PBNU KH Yahya
Cholil Staquf mengatakan, salah kelola atas tanah suci Makkah dan Madinah yang
menjadi tujuan Muslim dunia bukan alasan pelimpahan wewenang dari Kerajaan Arab
Saudi ke otoritas multinasional dalam segala bentuknya.
Ulama Majusi Syiah Al-Saba Dajjal Al-Kadzab laknatullah Iran Hasut Umat Islam Seluruh Dunia Untuk Rebut Mekkah dan Madinah
Penulis Budi Marta Saudin -
Minggu, 27 Sep 2015 - 06:37
TEHERAN (gemaislam) – Ulama
Syiah di Iran, Ayatusyaithon Mohamat Yazdi pada Jumat (25/9/2015) mengajak kepada
negara-negara Islam didunia untuk merebut Mekkah dan Madinah. ( ?? )
Pernyataan hasutan itu
dilontarkan setelah terjadi insiden Mina yang menganggap Arab Saudi tidak mampu
mengelola kota suci. ( emang iran siape ? )
TV One Media Anti Islam Kaffah, Gemar “Mainkan Isu Teroris”, Pendukung Kaum Syiah Dan Liberalis, Terkuak Kebenciannya Terhadap Kerajaan Saudi !

Salah Tayangkan Video Mina
2012, TV One Akhirnya Cabut dan Klarifikasi
Video "Wakil Putra
Mahkota Saudi Sumber Malapetaka Mina" yang merupakan Video Haji Tahun 2012
dan awalnya disebarkan oleh Media Pro Syiah dijadikan rujukan dan ditayangkan
oleh stasiun televisi nasional TV ONE. ( ??? )
Setelah mendapat protes dari berbagai pihak akhirnya TV ONE mencabut video
tersebut dan membuat klarifikasi. ( ??? ! )
Syiah Nasrallah: Eksistensi Rusia di Suriah Bentuk Aliansi Komunis-Syiah Lawan Pejuang Islam ( Terbukti Syiah Laknatullah, Bukan Islam ! )
Sekretaris Jenderal Syiah
Hizbullah, Hassan Nasrallah, mengungkapkan bahwa keikutsertaan Rusia di Suriah
adalah untuk mempertahankan rezim Bashar Al Assad yang menjadi satu-satunya
sekutu Moskow di kawan Timur Tengah.
Sunday, September 27, 2015
Murid Syaikh Utsaimin Ini Menjadi Mujahid Besar di Chechnya (Bag. 1)
Sosoknya muncul seolah
“menghangatkan” sebuah daerah dingin di pegunungan Kaukasus utara. Daerah
bercurah hujan tinggi yang selalu dilanda “sengketa” dan menjadi saksi bisu
perjuangan para mujahidin di sana. Ya, di wilayah Chechnya inilah seorang
mujahid dari Afghanistan keturunan Arab hadir. Namanya tak asing dan tak usang
di telinga masyarakat yang bermukim di dalamnya.
Dialah Muhammad bin ‘Abdullah
bin Saif Al-Jabir Al-Buaynayn At-Tamimi, atau lebih dikenal dengan Abu Umar
As-Saif. Seorang Arab dari Bani Tamim yang lahir dan besar di provinsi
Al-Qasim, Arab Saudi. Bani Tamim adalah suku besar yang tersebar di seluruh
Jazirah Arab.
Pengaruh Buruk Pemikiran Murji’ah

Oleh Ustadz Kholid
Syamhudi
Perpecahan kaum Muslimin
menjadi kelompok-kelompok yang mengusung beragam pemikiran, sungguh merupakan
kenyataan yang tidak bisa dimungkiri. Perpecahan ini, tidak lain, karena kaum
Muslimin jauh dari ajaran Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan jauh
dari pemahaman para sahabatnya dalam beragama. Mengenai perpecahan ini,
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam sudah mensinyalir dalam sebuah hadits:
“Sesungguhnya, barangsiapa di
antara kalian yang hidup, maka ia akan melihat perselisihan yang banyak. Dan
berhati-hatilah kalian dari perkara yang baru, karena ia adalah kesesatan.
Barang Usiapa di antara kalian yang mendapatinya, maka wajib berpegang teguh
kepada sunnahku dan sunnah para khulafa-ur rasyidin al-mahdiyin; gigitlah ia
dengan gigi gerahammu” [HR At-Tirmidzi]
Apa Jadinya Jika Iran Mengelola Haji?
Paska tragedi Mina kemarin,
Iran menuding Saudi Arabia tidak mampu dan tidak cakap mengurus penyelenggaraan
haji.
Jika ditanyakan balik, apakah Iran mampu
dan cakap mengurus haji??
INGATLAH SEJARAH....
Kenapa Iran Sangat Berambisi??!
Yang paling lantang berteriak
memojokkan dan memprotes Saudi Arabia adalah IRAN.
"Saya minta pemerintah
Arab Saudi bertanggung jawab atas bencana ini dan memenuhi kewajiban legal dan
Islaminya terkait hal ini," ujar Rouhani menirukan pernyataan pemimpin
tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei yang juga menyalahkan pemerintah Saudi.
"Dunia tak akan menerima
alasan-alasan seperti cuaca panas atau para jemaah tidak bisa diatur,"
cetus salah seorang ulama Iran, Mohammed Emami-Kashani.
Media-media pro Iran pun
gencar membentuk opini sedemikian rupa, mengarah pada satu kesimpulan
bahwa Saudi-lah yang salah.
IRAN BERBUAT DEMIKIAN,
karena :
Syiah yang telah dikafirkan para ulama mengapa masih diperbolehkan masuk masjidil haram

Minggu, 27 September 2015 by Thalab Ilmu
Syar'i
Tanya:
Kita telah tahu bahwa para ulama telah mengatakan bahwa kaum syiah itu telah
keluar dari islam atau kafir. Tapi kenapa koq masih diijinkan masuk ke Makkah?
Jawab:
Oleh Al Ustadz Abu Abdillah Luqman Ba'abduh hafizhahullah
Na'am syiah rafidhah itsna
asyariyah ja'fariyah adalah kafir. Syiah yang meyakini bahwasannya Al Qur'an
yang ada di kaum muslimin ini hanya sepertiga dari yang semestinya, dua
pertiganya hilang. Syiah yang mengatakan sahabat Abu Bakr dan Umar itu adalah
dua berhala quraisy. Syiah yang mengatakan bahwa ibunda Aisyah istri rasul itu
sekarang sedang diadzab di neraka, sekarang ini. Syiah yang meyakini dan
beraqidah bahwasannya memiliki dua belas imam yang ma'shum, yang terlepas dari
kesalahan dan kelalaian, dua belas imam yang mengetahui perkara yang ghaib yang
itu hanyalah hak Allah saja, dan seterusnya maka mereka adalah kuffar, yaitu
syiah rafidhah.
Mengapa Haramain Menjadi Target?
SABTU, SEPTEMBER 26, 2015
Tanah Haramain
(Makkah-Madinah) sangat istimewa dan strategis. Nilai spiritual kedua temapt
suci ini menembus hati setiap muslim sejati.
Makkah adalah Qiblat kaum muslimin seluruh dunia. Setiap tahun jutaan kaum
muslimin berbondong-bondong datang ke Makkah demi melaksanakan ibadah haji atau
Umrah. Dan Madinah adalah kota Nabi , sekaligus tempat dimakamkannya Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wasallam.
Lelah Berperang Lawan Negara Islam, Banyak Tentara Irak Kabur Jadi Pengungsi ke Eropa
Surat kabar The Times Inggris
mengungkapkan bahwa migrasi ke negara-negara di Eropa kini menjadi fenoma baru
di kalangan prajurit Irak yang telah lelah bertempur melawan organisasi Negara
Islam.
“Saya telah terluka sebanyak
dua kali dalam pertempuran melawan milisi Negara Islam. Saya lelah dan
memutuskan untuk pergi ke Eropa setelah sembuh dari luka tersebut,” ujar Qasim
kepada The Times London beberapa waktu lalu.
Inilah Ruang Kendali Penyelenggaraan Haji di Saudi

Many have started blaming
Saudi's mismanagement over millions of annual gathering where more than 700
Hajees died, but let's not forget the preparations they've made for the
pilgrims
"Panasnya Kuping Syiah & Pendukungnya Saat Diduga Penyebab Tragedi Mina"
Chirpified By @M4ngU5il
btw, ada musibah lagi di
mekkah? mina? terowongan lagi kah? kok bisa? skrg kan udah searah
tragedi model mina gini ,
biasanya jd bahan kaum sepilis nyerang islam . "tuh kan , gak usah
haji" . udeh ada yg propaganda?

